Pak Miko dan Pak Yo
Terima kasih banyak untuk semua informasi yang telah diberikan, 
benar-benar membuat kita semua terbuka tentang kekayaan alam negeri kita 
sendiri. Saya akan teruskan info yang sangat berharga ini kepada bapak 
dosen yang berkepentingan. Semoga peneliti-peneliti indonesia juga ada 
yang terlibat. Karena setelah saya baca paper yang kemarin, di daftar 
pustakanya betul-betul tidak ada orang indonesia yang nyangkut hehe.

nuwun,
Seno




"miko" <[email protected]> 
03/19/2009 08:25 AM

To
<[email protected]>
cc
<[email protected]>, <[email protected]>
Subject
Fw: ] RE : LAURITE SAUDARANYA PYRITE






Rekan-rekan Mineral - Lovers yang budiman,
 
Alhamdulilah, akhirnya Mas Yo di Atalanta USA tergelitik juga untuk 
melengkapi penjelasan tentang mineral LAURITE. Walaupun termasuk 
saudaranya PYRITE, kegunaan mineral ini ternyata suangat- suangat aduhai ! 
Oleh karenanya tidak heran kalau beberapa ahli luar negeri sampai datang 
ke  Kalimantan Selatan untuk menelitinya dan mungkin juga memburunya - - - 
ta' iya ! Hanya sayang sekali belum ada penjelasan tentang harga mineral 
Laurite ini di pasaran ( ayo MGEI , cari datanya dan siarkan ke para 
anggota !!! ).
 
Mang Okim yakin bahwa mineral Laurite ini  terkandung juga di 
endapan-endapan alluvial di hulu S. Mahakam , Kaltim, mengingat selama 
mang Okim dan team mengadakan penelitian potensi emas alluvial di daerah 
upstream  Long Lees lebih sepuluh tahun yang lalu , yang sering nyangkut 
di alat dulang tidak saja butiran emas, tetapi juga mineral platinum  dan 
mineral gelap lainnya yang tidak mampu diidentifikasi sehingga 
dikategorikan sebagai unknown mineral !
 
Semoga masukan dari Mas Yo ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi 
kepada kita semua khususnya rekan-rekan Mineralogiawan untuk terus 
berupaya meningkatkan semangat dan spirit untuk mengeksplorasi segala 
kekayaan mineral di tanah air kita  ini - - - untuk kepentingan bangsa 
tercinta  - - - dan agar tidak sering kecolongan orang lain  - - - ta' iya 
!
 
Terima kasih Mas Yo, sampai berjumpa di bulan Mei mendatang ,
 
Salam batu mulia - - - eeh - - - salam cinta mineral !
 
Mang Okim
Sujatmiko
e-mail : [email protected] or [email protected]
www.gemafia.co.id
----- Original Message ----- 
From: Yo Sumartojo 
To: miko 
Cc: [email protected] 
Sent: Wednesday, March 18, 2009 9:51 PM
Subject: ] RE : LAURITE saudaranya Pyrite

Mas Miko yang, budiman,

Mengikuti rembugan tentang mineral laurite RuS2, seperti anda ketahui ini 
adalah mineral langka ("rare") sebagai endapan alluvial. Soalnya di 
tanah-air mungkin sukarnya mendapatkan alat analisa yang dapat menganalisa 
dalam konsentrasi yang sangat rendah.

Di A.S. antara lain (Jawatan Geologi A.S.dan beberapa universitas) 
menggunakan alat-alat seperti:

ICP-MS (Inductively coupled plasma-mass spectrometry)
Electron probe microscopy
X-ray photoelectron spectroscopy

Saya kira dengan mikroskopi refleksi, di Indonesia tentu ada 
mineralogiawan yang mungkin dapat mengenal mineral laurite karena mineral 
ini adalah "saudaranya" pyrite; hanya saja karena butirannya yang sangat 
kecil mungkin sukar untuk misalnya mengukur pantulan cahaya 
("reflectance").

Kalau anda ingin melihat di kepustakaan tentang elemen ruthenium dalam 
gugusan keluarga platinum, ini adalah rujukan yang saya lihat buatan 
Jawatan Geologi A.S. 

Platinum Group Elements
<!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]-->
http://minerals.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/platinum/mcs-2009-plati.pdf
<!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]-->
Ruthenium Uses
Due to its highly effective ability to harden platinum and palladium, 
ruthenium is used in platinum and palladium alloys to make severe 
wear-resistant electrical contacts. It is sometimes alloyed with gold in 
jewelry. Fountain pen nibs are frequently tipped with alloys containing 
ruthenium. From 1944 onward, the Parker 51 fountain pen was outfitted with 
a 14K gold nib tipped with 96.2% ruthenium, 3.8% iridium. About 0.1% 
ruthenium is added to titanium to improve its corrosion resistance a 
hundredfold. 
Ruthenium is also a versatile catalyst, used in the removal of H2S from 
oil refineries and from other industrial processes. Some ruthenium 
complexes absorb light throughout the visible spectrum and are being 
actively researched in various solar energy technologies. Ruthenium can 
also be used in some advanced high-temperature single-crystal superalloys, 
with applications including the turbine blades in jet engines. (
www.resourceinvestor.com)

Wah, ini jadi "ngelantur" kemana-mana! Soalnya di Indonesia "buanyak" 
bahan-bahan penyelidikan (misalnya mineralogi) yang bukan saja mempunyai 
nilai ilmiah, tetapi juga mempunyai kegunaan industri dan kegiatan usaha 
(kalau inipun dapat menaikkan tingkat kehidupan kita) Ta'iya! (menurut 
ucapan anda!).
Salam,
Yo (Jojok Sumartojo)

Registered Professional Geologist
(KY, TN, NC, GA, FL)
Marietta, GA, USA








The information contained in this communication is intended solely for the 
use of the individual or entity to whom it is addressed and others 
authorized to receive it. It may contain confidential or legally 
privileged information. If you are not the intended recipient you are 
hereby notified that any disclosure, copying, distribution or taking any 
action in reliance on the contents of this information is strictly 
prohibited and may be unlawful. If you have received this communication in 
error, please notify us immediately by responding to this email and then 
delete it from your system. CNOOC is neither liable for the proper and 
complete transmission of the information contained in this communication 
nor for any delay in its receipt.

Kirim email ke