Enam Situ di Depok Kondisinya Mirip Situ Gintung
Rabu, 01 April 2009 | 18:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Bina Marga 
Kota Depok, Jawa Barat,  Welman Naipospos mengungkapkan, ada enam situ di 
wilayahnya yang berpotensi jebol seperti Situ Gintung. Untuk mencegahnya butuh 
dana puluhan miliar rupiah. 
"Keenam siitu tersebut mirip Situ Gintung baik fungsi maupun posisi," kata 
Welman kepada Tempo, Rabu (1/4).Keenam waduk atau danau kecil itu adalah  Situ 
Asih Pulo di Rangkapanjaya, Situ Pedongkelan di Tugu, Cimanggis, Situ Bojong 
Sari di Sawangan, Situ Pangarengan di Cisalak, Situ Bahar  di Limo,Cinere, dan 
Situ Sido Muktidi  Sukmajaya.
Dari segi fungsinya, menurut Welman, keenam situ tersebut dulunya berfungsi 
untuk mengaliri  persawahan. Lantaran itu,  posisi situ  lebih tinggi dari 
daerah sekitarnya. Hanya saja, seiring perkembangan, daerah sekitar situ yang 
dulunya merupakan persawahan sekarang  berkembang menjadi permukiman.

Welman menambahakan, untuk menertibkan permukiman warga yang berada di daerah 
sekitar situ tidak  mudah. Pasalnya, penertiban pemukiman menyangkut tata ruang 
dan permukiman serta status tanah.  Welman tidak tahu perubahan fungsi lahan 
persawahan menjadi perumahan. “Saya tidak bisa menjelaskan kenapa perumahan ada 
di sekitar situ”, ujarnya. 
Welaman mengatakan, apabila mengacu pada Undang-Undang Nomor 7  Tahun 2004 
tentang SumberDaya Air, pembenahan situ  menjadi tanggungjawab pemerintah 
pusat. Tapi, dalam praktiknya tidak bisa hanya menyerahkan kepada pemerintah 
pusat semata.
“Kami sudah mengusulkan dana bantuan sekitar Rp  20 miliar  ke pemerintah 
provinsi untuk pembenahan situ,” kata dia. Dana tersebut  untuk normalisasi 
situ dan penertiban badan air dan banguan di sepanjang sepadan situ. Jumlah 
total seluruh situ di Depok ada 26. Kondisi dari situ tidak sama. Ada yang 
mirip dengan Situ Gintung, ada  yang posisinya sejejar dengan permukiman warga. 
“Kami inginnya semua situ diperbaiki.”
Situ Gintung di Cireundeu, Ciputat, Tangerang, Banten, jebol Jumat pekan lalu. 
Situ seluas 21 hektare itu airnya menerjang sebanyak 319 rumah penduduk dan 
menewaskan sedikitnya 100 orang serta puluhan hilang. Jebolnya tanggul diduga 
akibat perawatan situ yang kurang maksimal.
TIA HAPSARI
 

--- On Wed, 4/1/09, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> wrote:


From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Mohon informasi situ Jabodetabek
To: [email protected]
Date: Wednesday, April 1, 2009, 5:39 PM


Hmmm
Pertanyaan yang bagus Pak Rudy.
PeeR buat IAGI atau mungkin Badan Geologi

RDP

2009/4/1 <[email protected]>

> Bapak / Ibu Yth,
> Mohon informasi mengenai situ-situ lain di area Jabodetabek yang dapat
> dikategorikan "kritis" berdasarkan dari tinjauan Geologi.
> Atas bantuannya diucapkan terima kasih.
>
>
>
> Rudy Dh.
> Staf Deputi Bidang Koordinasi
> Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah
> Kemenko Perekonomian.
>
>



      

Kirim email ke