Sebenarnya...The latest versionnya sudah dibuat sama IAGI tahun lalu....dan databasenya juga dalam GIS format...ada sama BPMIGAS.
BS Berapa Jumlah Cekungan Geologi di Indonesia ?<http://rovicky.wordpress.com/2009/04/01/berapa-jumlah-cekungan-geologi-di-indonesia/> 1 April 2009 at 11:51 am | In Dongeng Geologi<http://id.wordpress.com/tag/dongeng-geologi/>, Energi <http://id.wordpress.com/tag/energi/>, RuPa-RupI<http://id.wordpress.com/tag/rupa-rupi/>| | Tags: basin <http://id.wordpress.com/tag/basin/>, cekungan<http://id.wordpress.com/tag/cekungan/>, migas <http://id.wordpress.com/tag/migas/> Memetakan atau memberikan garis batas cekungan (*Basin Outline*) sepertinya pekerjaan mudah karena cekungan-cekungan seringkali dikenali dari kedalaman basement atau batuan dasarnya. Namun ketika mencoba membuat klasifikasi cekungan-cekungan ini untuk keperluan studi ilmiah maupun eksplorasi seringkali *mbundet*. Apalagi ketika ingin dipakai untuk membuat database. Salah satunya untuk keperluan GIS (Geographic Information system). * [image: :(] Wuiih Pakdhe serius lagi. Batupetirnya donk Pakdhe !*[image: Click Me] <http://rovicky.files.wordpress.com/2006/03/dongeng_geologi.png> Batas cekungan (*Basin Outline*) Dibawah ini peta sebuah cekungan *antah berantah* yang kalau dilihat dari peta maupun penampangnya (cross-section) akan memperlihatkan bahwa adanya penumpukan yang tidak sederhana lagi. [image: cekungan] <http://geoblogi.files.wordpress.com/2009/04/cekungan.jpg> Mana Batas Cekungan itu ? Permasalahan tidak hanya untuk batas saja, tetapi juga untuk memasukkan data-data lain misalnya data pemboran sumur dalam database .Termasuk juga untuk memasukkan klasifikasi. Bagaimana dengan sumur A, B dan C. Sumur yg ini tergabung dalam kategori yang mana nantinya?. Persoalan diatas tidak hanya imaginasi saja. Dibawah ini contoh riil di Australia. Di Indonesiapun banyak sekali permasalahan yang sama seperti dibawah ini. [image: contoh_cekungan]<http://geoblogi.files.wordpress.com/2009/04/contoh_cekungan.jpg> Cekungan dengan sejarah berbeda-beda (multistories basins) Jadi kalau ada yang menyebutkan bahwa di Indonesia ada 50 cekungan, ada yang mengatakan 60 cekungan. Jangan heran ! Mereka memiliki cara pandang masing-masing ketika memetakan apa yang disebut Cekungan. Tidak hanya karena lokasinya berbeda, masing-masing yang disebut cekungan ini memiliki ciri geologi yang unik. Setiap cekungan memilki karakteristik dalam proses terbentuknya, isinya, serta proses-proses lanjutan setelah terisi oleh batuan sedimen. Dibawah ini peta cekungan yang dibuat oleh Harry Doust. [image: fig01_indonesianbasins1]<http://geoblogi.files.wordpress.com/2009/04/fig01_indonesianbasins1.jpg> Peta Cekungan untuk kebutuhan perminyakan yang dibuat oleh Prof. Dr. Harry Doust * [image: :(] Hallah Pakdhe. Biasanya di Indonesia itu lebih banyak lebih baik. Pulau Seribu juga ngga nyampai sertaus pulau kok [image: :)] * Berapapun jumlah cekungannya tetapi jumlah minyak yang sudah diketemukan tetap saja segitu. Namun seringkali dijumpainya cekungan-cekungan baru akan menambah potensi dan seandainya digali (dibor) akan menambah jumlah cadangan. Perhatikan peta diatas tidak memperlihatkan kerumitan Jadi jangan terpaku jumlah basin atau cekungan dalam angka saja, ya ! ---- http://rovicky.wordpress.com/2009/03/31/kesamber-petir-howgh-batupetir/ -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!! akan dilaksanakan di Semarang 13-14 Oktober 2009 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

