di sekitaran 121deg, 40' easting 0 deg, 50' southern. teluk Tomini. banyak gas seep disana.
________________________________ From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 17, 2009 4:21:14 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Gas Seep in Ophilite Complex ini lokasinya dimana sih ? Lattitude Longitude ... supaya bisa ditengok di google :) RDP 2009/6/17 Andri Slamet Subandrio <[email protected]> > Rekan-rekan yang budiman, > > Dalam penjelajahan di kompleks ofiolit dalam rangka prospeksi nikel laterit > di Sulawesi Tengah, kami sempat terpukau oleh keindahan terumbu karang yang > tumbuh pada batuan dasar ultrabasa. Terumbu karang ini berkembang pada > kawasan teluk yang ketika kami disana lautnya tidak bergelombang, alias > tenang. Bintang laut, ikan napoleon, nemo (ikan badut), koral, rumput laut, > ganggang tampak begitu jelas dari perahu. Namun semakin mendekati pantai, > kami banyak mendapati gelembung yang terus keluar diantara terumbu yang > ternyata dapat diikuti hingga kedataran pantai. Menurut nelayan setempat > gelembung-gelembung gas ini bisa dibakar! Di pantai nampak hamparan bebatuan > ultrabasa yang diantaranya nampak jelas kontang dengan batugamping terumbu! > Gelembung-gelembung gas ini terlihat pada cekungan-cekungan kecil diantara > batuan ultrabasa yang terisi air, pada beberapa sudut hanya terdengar bunyi > desis. Karena perlengkapan kami kurang, kami mencoba mencari batok kelapa > dan bambu yang terdampar dipantai untuk menampung gas! Berhasil! Ternyata > gas memang terbakar dan terus-menerus mengeluarkan api! Mungkinkah batuan > ultrabasa bertindak sebagai reservoir rekahan ? Ataukah hanya penyalur saja > ? Batuan magmatik ultrabasa ini berumur kamur (65-100 juta tahun yang lalu), > umumnya berasosiasi dengan mantel (puluhan kilometer dari permukaan bumi) > yang merupakan bagian paling dalam kerak samudra! Secara scientific daerah > ini menarik untuk diteliti. > > Penduduk daerah Tojo Una-una hingga kini masih miskin energi listrik! > Mungkinkah resapan gas dapat dipakai sebagai petunjuk untuk ekplorasi migas > dikawasan ofilit ini ? Bila memang endapan migas di kompleks ini ada, siapa > tahu bisa bermanfaat untuk menjadikan daerah yang cukup terpencil menjadi > lebih hidup. > > Bagi IAGI netter, ada lampiran gambar! Bila tidak sampai bisa buka japri! > > Salam > Andri Subandrio > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... > > -------------------------------------------------------------------------------- > ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! > yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang > 13-14 Oktober 2009 > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted > on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall > IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct > or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss > of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any > information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > -- http://rovicky.wordpress.com/2009/05/30/seamount-si-gunung-raksasa-dibawah-laut-1-proses-terbentuknya/

