Mas Vick,

Seperti yang sering Mas Vick tuliskan, masalah energi memang berurusan
dengan masalah keamanan dan pertahanan nasional. Lah kalau enggak
punya migas yang cukup nanti tidak bisa menjaga kedaulatan negara. Mau
perang pake tank dan pesawat berisi minyak but but kali?

Jika kita bergantung pada orang lain untuk menyuplai kebutuhan energi
kita, alamat kita bisa dipermainkan dan didikte kan? Ambil contoh
kasus suplai gas ke Bulgaria dan Ukraina yang distop oleh Russia pas
di tengah puncak musim dingin (kalau tidak salah Januari 2008 yah?).

AS saja sampai bersedia mengorbankan tentaranya demi membuka Irak bagi
"investasi asing". Cina sekarang sedang gencar meminjamkan uangnya,
mengakuisisi banyak perusahaan dan berusaha mendapatkan akses ke
banyak wilayah sumber energi.

Sebuah negara dengan 210 juta jiwa, jelas membutuhkan energi yang
banyak banget untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, mobilitas dan
kesejahteraan kita sendiri. Secara ideal memang seharusnya kita
berhemat energi tak terbarukan dan menggenjot penggunaan energi yang
terbarukan. Akan lebih bermanfaat (tetapi beresiko) jika kita mampu
memanfaatkan uranium untuk menyuplai kebutuhan listrik, tidak usah
membakar migas/batubara.

Hanya saja, berapa orang dari 210 jt jiwa itu yang sadar kan hal
seperti ini dan dari yang sadar itu berapa yang betul-betul hendak
merubah kebiasaan kita memboroskan banyak energi? Dari orang-orang
yang sadar itu, berapa yang mampu menggerakkan ke arah penghematan
energi?

Salam
mnw93

2009/10/22 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>:
> Kalau dilihat dari sejarahnya, jabatan menteri ini tidak harus ahli
> tehnis. Malah lebih banyak non tehnisnya bahkan militer (psss SBY
> pernah looh jadi men esdm).
> Barangkali sangking pentingnya soal energi ini maka Purnomo menjadi
> menhankam. Memang sejak lama energi menjadi hal strategis, sudah
> merambah ke pertahanan keamanan. Mungkin salah satunya dispute
> teritorial di Ambalat ?
>
> who knows
>
> RDP
> 'segalanya menjadi sangat politis kalau sudah tingkat tinggi'
>


-- 
- when one teaches, two learn -
http://www.geotutor.tk
http://www.linkedin.com/in/minarwan

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke