Bagaimana kalau dibuat 2 step? Pertama dimodelkan dulu lithic fragment
ini setelah itu baru model pertama ini dianggap sebagai "grain" model
keseluruhan. Mengingat genesa-nya, tentunya banyak komponen yang
berbeda seperti aspect ratio, porositas, dll.

FHS

On 11/15/09, Trisakti Kurniawan <[email protected]> wrote:
> Pak Sanggam & Mas Indra yang saya kagumi..:)..
>
> Terima kasih atas pencerahannya.
>
> Parameter elastik si lithic ini sebenarnya yang menarik. Referensi Mavko dari 
> berbagai sumber penelitian memang sudah cukup detail menuliskan berbagai 
> mineral..baik itu kwarsa dan feldspar..namun untuk komponen lithic (atau 
> boleh saya bilang konglomerat-nya) ini yg saya belum ketahui secara pasti. 
> Saat melakukan rekonstruksi pencampuran mineral ini yg saya tidak bisa 
> dapatkan hasil secara baik setelah dibandingkan nilai elastik bulk 
> insitu-nya. Nilai kwarsa dan feldspar saja tidak cukup karena komposisi 
> lithic memiliki volume cukup besar. Nanti yang ada adalah trial and error 
> untuk input besaran elastik mineralnya. Mungkin disini Bapak2 dan Ibu ada 
> saran untuk mendesain rekonstruksi pencampuran model elastik lebih baik?
>
> hehe..om indra nih bisa aja..bukan karena posisinya dimana sekarang bos..tp 
> karena masih mahasiswa ya belajar2 terus..:)..btw thanks buat infonya.
>
> salam,
> trisakti
>
>
>
> --- On Sun, 11/15/09, Indra Hudaya <[email protected]> wrote:
>
> From: Indra Hudaya <[email protected]>
> Subject: FW: [iagi-net-l] apakah lithic fragment itu???
> To: "[email protected]" <[email protected]>
> Date: Sunday, November 15, 2009, 5:43 AM
>
> KAng MAs Sakti,
>
> Piye toh, wiken wiken begini mikirin kerjaan he he typical Duri banget githu 
> lho,....
>
> Cuman nambahin om sanggam dikit dengan dihubungkan dengan local knowledge di 
> CSB, kalo keberadaan lithic fragment di daerah CSB ini biasanya akan 
> berpengaruh kepada kualitas reservoir yang ada.
>
> Hal ini disebabkan karena di daerah CSB ini ada beberapa provenance yang 
> mempengaruhi keberadaan reservoir disana. Sebagai contoh untuk daerah main 
> CSB ke arah timur - utara biasanya di pengaruhi oleh malay terrain yang 
> berasosiasi dengan keberadaan mineral quartz yang dominan, sementara daerah 
> main CSB ke arah barat sudah mulai di pengaruhi oleh lithic fragment dari 
> bukit barisan sehingga kalo di bandingkan kualitas reservoir dalam FORMASI 
> YANG SAMA antara yang provenance nya dari malay terrain akan jauh lebih bagus 
> (por > 20% - 40%) tetapi kalo YANG SUDAH MENDAPAT PENGARUH BUKIT BARISAN AKAN 
> BERKURANG MENJADI SEKITAR 9% - 13% SAJA.
>
> Nah bagaimana kaitannya dengan sifat elastisitasnya ya, itu mah tinggal kita 
> tentukan saja sample batuannya dan hitung sifat mekanis static & dynamicnya? 
> kalo punya core liat hasil hitungan Poison ration & young modulusnya, habis 
> itu bandingan dengan perhitungan dari Vp & Vs nya selesai deh, jadi kita 
> punya data static to dynamic rationya yang bisa di gunakan untuk meng-udjust 
> data seismic atau petrophysic kita.
>
> Selain itu kang mas juga bisa menghitung rock strength nya juga sekalian 
> dengan menghitung UCS, FANG, and TSTR nya sekalian agar sifar rack phisicnya 
> bisa lebih jelas.
>
> Keliattannya data-data beginian sudah ada di MAs Gantok, beliau kan dewanya 
> petrophysic CSB setelah Mas Bambang Gumilah he he,..
>
> Ok deh, hanya iseng nambahin, heve a nice weekend ya.
>
> wassalam,
>
> ih
>
> ________________________________________
> From: sanggam hutabarat [[email protected]]
> Sent: Sunday, November 15, 2009 1:59 AM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] apakah lithic fragment itu???
>
> Trisakti
>
> 'Lithic (rock) fragments' = butiran pembentuk batuan (detritus kasar mis. 
> btpasir, konglomerat) berasal dari berbagai sumber (bisa batuan sedimenter, 
> beku. alihan/metamorfik, atau bercampur pada proporsi suka-suka), selain 
> kwarsa, feldspar dua mineral utama pembentuk batuan detritus kasar. Studi 
> detail petrografi dapat menentukan kira2 jaman dahulu 
> 'provenance/paleogeography' dari batuan detritus kasar tersebut (apakah 
> komposisi utamanya berasal rombakan volkanik, tinggian granitik atau 
> sedimenter, campuran dll). Kalo parameter elastiknya yang khas/universal yg 
> saya tau enggak ada sebab bukankan parameter tsb empirik? ('buku resep'nyah 
> Mavko dkk. memang mencantumkan banyak 'properties values' beragam bbatuan 
> (terutama btpasir) tapi tetep empirik/approksimasi berdasarkan komposisi 
> 'average' batuan). Jadi, misalnya, bila 'rock fragment'nya kebanyakan 
> granitik maka secara teoritis parameter elastiknya 'harus'nya mendekati 
> punyanya batupasir yang kaya
>  feldspar......
>
> Itu yang saya tahu, mohon teman2 lain tambahkan...
>
> Salam
> Sanggam Hutabarat
> -
>
> --- On Sat, 14/11/09, Trisakti Kurniawan <[email protected]> wrote:
>
>
> From: Trisakti Kurniawan <[email protected]>
> Subject: [iagi-net-l] apakah lithic fragment itu???
> To: [email protected], [email protected]
> Date: Saturday, 14 November, 2009, 4:29 PM
>
>
> Yth.Bapak2 dan ibu2,
>
> Ingin bertanya, apa yang dimaksud lithic fragment itu? dan bagaimana 
> sebenarnya terbentuknya? Apabila hasil lab menunjukkan komposisi mineral 
> lithic fragment ini, apakah bisa dihitung parameter elastiknya tersendiri 
> disamping mineral lain yang ditemukan seperti quartz dan feldspar? Mohon 
> pencerahan.
>
> Terima kasih & salam,
> Trisakti
>
>
>
>
>
>
>       New Email names for you!
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>
>
>
>

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan makalah....!!!!!
Untuk dipresentasikan di PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 4-6 Oktober 2010
Call for paper direncanakan Desember 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke