> Sdr KETUM

Khusus dalam MIgas masih banyak hal yang
harus dibenahi al.:
1.Indonesianisasi.
Wlaupun dalam Manajemen
"PUNCAK" KKS/KPS terpampang banyak nama Indonesia ,pada
prakteknya /keseharian sebagian (besar) malahan hanya nerupakan Laisson
Offier untuk mempermudah hubungan dg BP Mgas/Pemerintah/PEMDA,
Contoh
:: Banyak Budget meeting di BP Migas disampaikan oleh expertise
asing/orang yang bukan manjemn puncaknya. Bahkan ada meeting yang GM
Indoesianya pun TIDAK Hadir..
2. Energy Policy .
Sudah harus
difikirkan bahwa sebagian besar porsi produksi migas (termasuk gas Tangguh
umpamanya  terutama yang merupakan porsi Pemerintah untuk
dialokasikan untuk kepentingan domestik.
3. Pemerintah HARUS
mendorong agar supporting bussiness migas di Idonesia berkembang dengan
lebih baik.
Fakta : Sangat sedikit jumlah konsultan /perusahaan
pendukung operasi migas yang dimiliki oleh Pengusaha Nasional (secara
murni !!!). Perlu ebijakan finansial agar perusahan seperti ini dapat
berkembang dan dapat merupakan lahan kerja bagi para ahli Indonesia.
4. Serifikasi Profesi .
Perlu kejelasan dari Pemerintah , apakah
ini domain Asosiasi Profesi atau Pemerintah , kalau ada "campur
tangan" Pemerinyah agar dapat dijelaskan secara lebih transparant
kpd  Asosiasi Profesi.
5. Perlu peningkatan sarana dan prasarana
(termasuk budget dalam APBN/APBD) dala meningkatkan sarana "early
warning system" dari bencana geologi..
6. Pelestarian situs situ
geologi .
Harus ada kebijakan yang dapat memberikan jalan agar ada
dialog antar pemangku kepentingan dalam melstareikan situs situs geologi
yang dianggap sangat penting bagi ilmu geologi. IAGI hars dapat ,melakukan
inventarisasi untuk bahan pertimbangan Pemerintah.
7. Membuat aturan
yang mendorong nilai tambah bagi bahan dari batuan seperti batu mulia
dsb.
8. Mendorong berkembangnya "gologic tourism" dengan
memberikan informasi melalui jalur jalur  yang dimiliki
pemerintah/pemerintah daerah.

Masih banyak pemikiran yang ada
dibenak saya , tapi mungkin sementara ini saja cukup. Nanti Anggota
DPR-nya pusing hehehhe.


Si Abah



   Kawan-kawan
> Hari Selasa, 26 Januari 2010 akan ada
Dengar Pendapat Umum DPR Komisi VII
> dengan IAGI. Topiknya adalah
Perkembangan Industri Migas dan Pertambangan
> Umum. Mohon masukan
dari kawan-kawan sekalian.
> 
> Salam
> Lambok
> 
> 
> 
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT,
[email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL,
[email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5
departemen, banyak biro...
>
--------------------------------------------------------------------------------
> Ayo siapkan makalah....!!!!!
> Untuk dipresentasikan di PIT
ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 4-6 Oktober
> 2010
>
Deadline penyerahan makalah - 15 Februari 2010
>
-----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123
0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI
or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for
any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or
damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data
or profits, arising out of or in connection with
> the use of any
information posted on IAGI mailing list.
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 


-- 
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

Kirim email ke