Mbak Sari yth,
Terima kasih atas salam kenal dan masukannya. Senang sekali kalau analisa
gemologi dilengkapi dengan xrd, tetapi mahal kaan, sedangkan mang Okim hanya
UKM saja. Sekedar tambahan, analisa gemologi tidak merusak, paling-paling
batunya diceburin ke air untuk dihitung berat jenisnya atau digores dengan
ujung hardness pencil, itupun di bagian yang tidak menyolok mata.
Sekian dulu, semoga kapan-kapan kita bisa bertemu,
Warmest regards,
Mang Okim
----- Original Message -----
From: "Agustini Ashadi" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, June 15, 2010 8:27 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] GEM-LOVERS : PIRRHOTIE MISTERIUS BERNILAI RP 2,6
MILYAR
Mang Okim, salam kenal .....
saya sering membaca tulisan mang Okim tentang batu mulia ....
sedikit penasaran, kenapa tidak dicoba di analisa xrd, yang tidak perlu di
bubuk, cukup permukaan yang rata saja
karena saya sering mendapat conto batuan dan kebetulan saya
mengoperasionalkan xrd yang punya kelebihan tidak perlu di bubuk, kemudian
bisa di cross chek dengan mikroskop bijih.
Data base PDF4+ untuk mineral cukup untuk menganalisa komposisi dan jenis.
demikian dan terimakasih
best regards
sari
________________________________
From: MIKO [[email protected]]
Sent: Monday, June 14, 2010 7:22 PM
To: IAGI
Cc: Sadono Irana; Iman Santoso; Feni Kertikasyari; mira buana
Subject: [iagi-net-l] GEM-LOVERS : PIRRHOTIE MISTERIUS BERNILAI RP 2,6
MILYAR
Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman,
Hari Kamis , 10 Juni 2010, mang Okim kedatangan seorang tamu dari Jakarta ,
pak Mahri, yang membawa satu contoh mineral yang kenampakannya mirip dengan
pirit padat yang ada di koleksi mang Okim . Pak Mahri berjanji akan
datang ke Serambi Batumulia Bandung pukul 13.00 dengan harapan hasil
pemeriksaannya dapat langsung dibawa pulang ke Jakarta. Tetapi berhubung
satu dan lain hal, pak Mahri baru tiba pukul 16.00 sehingga hasil
pemeriksaannya baru dapat diberikan keesokan harinya. Alhamdulilah bahwa pak
Mahri dapat menerima penundaan ini dan tidak keberatan kalau mineralnya
ditinggal sehingga dapat diperiksa dengan lebih seksama. Mang Okim terkesiap
juga ketika diberitahu bahwa mineral tersebut akan dibeli oleh bos pak
Mahri dengan harga Rp 2,6 milyar asal hasil pemeriksaannya membuktikan bahwa
jenisnya intan atau diamond.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa berat mineral tersebut 1,56 kg ,
memiliki sifat magnetik yang kuat, bentuknya membundar, platy aggregates,
kilapnya metalik, kekerasannya sekitar 5 Mohs, dan berat jenisnya 6,23.
Dari hasil searching di buku, ternyata mineral yang kilapnya metalik dan
punya sifat magnetik kuat variasinya hanya 2 ( dua ) yaitu magnetite dan
pyrrhotite. Untuk magnetit tidak mungkin karena warnanya kekuningan
sedangkan magnetit kehitaman. Satu-satunya yang agak mirip adalah pyrrhotite
yang nama lainnya magnetic pirite atau pirit magnetik. Hanya sayang sekali
bahwa berat jenisnya tidak cocok yaitu 6,23 instead of sekitar 4,6.
Setelah mang Okim pertimbangkan segala kemungkinan khususnya yang menyangkut
potensi kerugian yang Rp 2,6 milyar , maka mang Okim berani simpulkan bahwa
mineral tersebut adalah pyrrhotite dengan catatan mengandung unsur mineral
berat sehingga ada anomali dalam berat jenisnya.
Mungkinkah METEORITE ???
Kisah di atas ternyata belum berakhir dan ada buntutnya. Kemaren sore ,
seusai mang Okim memimpin 50 an mahasiswa geologi Unsoed Purbalingga kuliah
lapangan dalam kaitannya dengan mata kuliah Geologi Batumulia, mang Okim
dijumpai oleh pak Eko yang diantar oleh 2 orang dosen Unsoed. Maksudnya
adalah untuk berkonsultasi tentang sebuah mineral yang beratnya sekitar 0,9
kg, yang diwariskan oleh kakek pak Eko. Mineral tersebut konon ditemukan
sendiri oleh kakek pak Eko di wilayah Purworejo sekitar tahun 1948, di
lokasi jatuhnya sebuah benda yang diduga meteor. Ketika itu ada cahaya
berkilauan dari langit yang melesat dan menumbuk bumi. Kakek pak Eko
kemudian langsung mendatangi lokasi tersebut dan menemukan sebuah benda
yang masih pijar membara. Keesokan harinya, ketika kakek pak Eko datang
kembali ke tempat itu, ternyata benda pijar tersebut adalah sebuah mineral
yang kenampakan fisiknya sangat mirip dengan mineral pyrrhotite pak Mahri
yaitu selain bentuknya yang membundar dan warnanya yang kekuningan seperti
pirit, memiliki juga sifat magnetik yang kuat.
Mang Okim tentu saja penasaran akan dua peristiwa di atas. Sesampainya di
Bandung, mang Okim buka buku McCall, Meteorites and Their Origins ( 1973 ).
Di halaman 92 tertulis : The end member of the familiar pyrrhotite mineral
series ( FeS (1+n)), found in many terrestrial ores etc, this mineral occurs
in most meteorites. In irons, it forms rounded or irregular nodules or
patches, commonly associated with graphite - - - - - - - - -. Kalau kita
lihat dan perhatikan betul-betul pyrrhotite milik pak Mahri dan pyrrhotite
milik pak Eko ( lihat gambar di bawah ), sifat-sifatnya sangat mendekati
deskripsi McCall ini. Selain dari itu, ada lobang-lobang mencurigakan yang
mungkin saja sebagai lubang pelepasan gas. Kalau demikian, mungkinkah ke dua
mineral yang mang Okim interpretasikan sebagai mineral pyrrhotite ini adalah
benar-benar Iron Meteorite yang mengandung banyak mineral pyrrhotite
sehingga berat jenisnya lebih tinggi dari pyrrhotite ?
Semoga saja ada rekan-rekan akademisi dan mineralogist yang dapat
memberikan penjelasan lebih lengkap tentang mineral pyrrhotite ini dalam
kaitannya dengan meteorites / iron meteorites. Seandainya kedua mineral
yang mang Okim kisahkan di atas benar-benar meteorite, maka walaupun tidak
sedahsyat nilai intan / diamond, mang Okim berharap semoga pemiliknya, baik
pak Eko ataupun orang yang akan menjualnya ke bos pak Mahri, mendapatkan
rezeki besar atas mineral yang mereka miliki tersebut. Hal ini tentulah
bukan impian belaka mengingat dalam kasus jatuhnya debu meteor di Duren
Sawit Jakarta sekitar 2 bulanan yang lalu , ada kolektor yang konon berani
beli Rp 0,5 milyar untuk meteor padatnya yang tak kunjung ketemu .
Hanya - - - kalau benar-benar terjual mahal, jangan lupa zakat malnya yaaa
( mang Okim kurang paham, 2,5 % atau 10 % seperti halnya dengan zakat barang
tambang ??? ).
Semoga bermanfaat, salam cinta batumulia dan mineral,
Mang Okim
LAMPIRAN GAMBAR
[cid:005801cb0bbc$49ea2530$0401a8c0@GEMAFA]
Gambar 1 : Mineral " pyrrhotite " yang dibawa pak Mahri yang nilainya Rp 2,6
milyar.
Perhatikan goresan-goresan dan lobang-lobang yang menyerupai lobang
pelepasan gas.
Perhatikan bentuknya yang membundar ( Garis tengah cincin 2,5 cm atau
sekitar 1 inci ).
[cid:005901cb0bbc$49ea2530$0401a8c0@GEMAFA]
Gambar 2 : Close -up dari gambar 1 bagian kiri atas.
[cid:005a01cb0bbc$49ea2530$0401a8c0@GEMAFA]
Gambar 3 : Mineral " pyrrhotite " atau " iron meteorite " (?) milik pak Eko
yang ditemukan
di lokasi jatuhnya sebuah meteor di kawasan Purworejo pada tahun 1948 .
Perhatikan bentuknya yang membundar
( skala uang aluminium Rp 500 ).
[cid:005b01cb0bbc$49ec6f20$0401a8c0@GEMAFA]
Gambar 4 : Close-up dari gambar 3 bagian kiri atas.
Indonesian Gemstone Promotion Center
Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173
Telp/Fax: +62-22-6038712
Http://www.gemafia.co.id<http://www.gemafia.co.id>
________________________________
"This email (including attachments) is intended only for personal and
confidential use of designated recipient(s). If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any review, dissemination,
distribution or copying of this email (including attachments) is strictly
prohibited and you must delete this email (including attachments)
immediately.
Email transmission cannot be guaranteed to be error-free. Therefore, we do
not represent that this information is complete or accurate and it should
not be relied upon as such. Although PT Antam (Persero) Tbk is implementing
anti virus software for this email and attachments, PT Antam (Persero) Tbk
accepts no liability for any damage caused by any viruses and malicious
codes transmitted by this email. The receiver is responsible for checking
and deleting any viruses and malicious codes as a result of email
transmission".
"We are not in a position to advise you, we are not advising you, and the
contents of this e-mail must not be construed as any advice to you, on
(a)whether to purchase any of our securities or, (b) if you hold an
investment in our securities, the value of your investment or how or whether
you can affect any trades relating to your investment. These queries should
be addressed to a licensed broker or your broker from or through whom you
bought the relevant investment, respectively."
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------