FYI... Press release IAGI-MGEI sudah termuat di detik.com dan beberapa media lainnya. Tetapi tidak lengkap karena sudah di edit (detik.com).
Pres release ini dibuat sehubungan dengan adanya informasi yang dimuat ANTARA, bahwa Freeport Indonesia memproduksi Uranium. Salam, azd ----------------------------------- Press Release MGEI - IAGI TENTANG URANIUM DI PAPUA Pemberitaan di beberapa media akhir-akhir ini tentang adanya produksi uranium di Papua yang dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan besar di dunia telah menarik perhatian para pemangku kepentingan dan masyarakat awam. Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) sebagai organisasi keprofesian ahli geologi yang bergerak di bidang pertambangan mineral dan batubara yang berafiliasi dengan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), menilai perlunya memberikan penjelasan mengenai keberadaan mineral Uranium dari aspek geologi eksplorasi. Hasil penelitian ilmiah yang dilakukan selama ini baik oleh perusahaan maupun akademisi independen dalam bidang geologi tidak pernah menemukan adanya kandungan Uranium yang signifikan di wilayah Papua Barat. Data kadar Uranium tertinggi sejauh ini yang ditemukan di salah satu daerah prospek PT. Freeport Indonesia adalah 83 ppm (part per million). Angka ini jauh dari nilai minimum ekonomis untuk penambangan Uranium yang ada di dunia saat ini yaitu 1.000 ppm. Seperti halnya pada mineral logam lainnya (tembaga, perak, emas dan sebagainya), Uranium membutuhkan pengkayaan secara alamiah sampai kadar tertentu agar bisa ditambang secara ekonomis. Secara geologi, Pulau Papua (Indonesia dan Papua New Guinea) terbentuk akibat tumbukan antara lempeng Australia dan Pasifik yang menghasilkan magma pada tepi tumbukan. Proses ini kemudian membentuk jalur mineralisasi tembaga dan emas di beberapa tempat. Dalam istilah geologi eksplorasi, cebakan-cebakan tembaga - emas pada jalur mineralisasi ini pada umumnya diklasifikasikan sebagai tipe cebakan "porphyry copper-gold" dan "epithermal gold". Hasil penelitian dan eksplorasi di seluruh dunia sejauh ini menunjukkan tidak adanya kandungan Uranium yang signifikan pada jalur mineralisasi dengan tipe "porphyry copper-gold" dan "epithermal gold" seperti yang ada di Papua. Demikian pernyataan MGEI mengenai potensi keberadaan uranium di Papua dari sisi ilmiah. Namun, kami selaku organisasi profesi ilmiah mengharapkan agar pihak PT. Freeport Indonesia dan Pemerintah Indonesia memberikan klarifikasi lebih rinci yang akan berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan lebih memberikan penjelasan kepada masyarakat. Jakarta, 27 Juli 2010 Ketua MGEI (Sukmandaru Prihatmoko) Ketua Umum IAGI (Lambok Hutasoit) =================================== -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

