Itu saya yakin kerjaan Tuti alias Tukang Tipu. Onyx itu untuk kerajinan. Yang warna hijau dibilang Giok, yang warna merah barangkali akan disebut Yaman, sehingga harganya jadi melangit (bagi yang tidak tau). Seperti kasus meja giok yang ternyata onyx itu. Salam, Yatno- GL-ITB
> Rekan-rekan Gem - Lovers yang budiman, > > Sejak beberapa bulan terakhir ini mang Okim banyak mendapatkan informasi > tentang sejenis batuan yang oleh para pengrajin dan pengusaha batumulia di > Sukabumi disebut sebagai batu sabun . Konon kabarnya, batu sabun ini > banyak diburu oleh orang-orang Taiwan dan Korea sehingga harganya di > Sukabumi melesat tidak karuan, dari sekitar Rp 20.000 / kg, kemudian naik > menjadi Rp 50.000 sampai Rp 200.000 / kg , dan kabar terakhir mencapai > Rp 2.000.000 bahkan sampai Rp 5.000.000 /kg untuk yang kelas super. > Beberapa pengusaha di Tasikmalaya dan Jakarta menanyakan ke Mang Okim > apakah punya stock batu sabun tersebut. Karena tidak punya, ya mang Okim > bilang tidak punya - - - ta' iya. Kepada beberapa kontak di Sukabumi , > mang Okim minta tolong untuk dibawakan contohnya sedikit saja, > paling-paling sebesar ujung jempol, tetapi sampai beberapa hari yang lalu > tak kunjung mendapatkannya. > > Kebuntuan informasi tentang batu sabun tersebut akhirnya mencair ketika > seorang pemasok batu dari Sukabumi menelpon mang Okim yang maksudnya > ingin membawakan beberapa kg batu sabun untuk diperlihatkan dan > ditawarkan ke mang Okim. Kesempatan emas tersebut tentu saja langsung > mang Okim tangkap - - - ta' iya. Maka pada hari Selasa, 3 Agustus 2010 > pukul 16.00, orang tersebut , Pak Ece, datang ke Serambi Batumulia, > membawa beberapa potong batu sabun yang berat totalnya sekitar 6 kg. > Menurut dia, batu tersebut dapat beli dari temannya dengan harga Rp > 650.000 / kg. Mang Okim membathin dalam hati, banyak duitnya juga niih > Pak Ece. Ketika batu sabun tersebut dibuka dari bungkusnya, mang Okim > langsung terkesiap karena tidak mengira akan berhadapan dengan sejenis > batu yang tidak asing lagi bagi mang Okim. > > Langkah mang Okim pertama adalah menguji kekerasannya dengan mineral > fluorite dan mineral kalsit dan menghasilkan angka kekerasan in between > ( 3 - 4 skala Mohs ). Langkah selanjutnya meneteskan asam HCl ke > permukaannya dan ternyata ngecros langsung. Dengan demikian maka dapat > disimpulkan bahwa batuan yang disebut batu sabun tersebut tak lain adalah > batu karbonat berwarna coklat. Pengamatan lebih dekat mengungkapkan > adanya bidang-biang perlapisan yang merupakan ciri dari batuan Onyx Marble > ( gambar 1 - 2 ) . Nah setelah ketahuan jenisnya, timbullah pertanyaan > besar : Why is it so expensive ??? Mang Okim jadinya curiga jangan-jangan > hal ini merupakan modus operandi seperti halnya uang Brazil atau giok > super yang harganya melangit. Konon menurut cerita Pak Ece dan > rekan-rekan lain di Sukabumi, batu sabun tersebut punya warna yang sangat > cocok untuk dipakai sebagai bahan patung . > > Mengapa disebut batu sabun ??? > > Mang Okim tidak tahu alasannya mengapa batu onyx coklat tersebut oleh > rekan-rekan di Sukabumi disebut sebagai batu sabun, padahal kekerasannya 3 > atau lebih sedikit, dan bereaksi dengan HCl ( lihat " batu sabun " koleksi > mang Okim di gambar 3 ) . Seperti yang pernah mang Okim posting di milis > kita ini beberapa waktu yang lalu, soapstone tak lain adalah sejenis > mineral talc yang massive dengan warna beragam. Kekerasannya jelas hanya 1 > skala Mohs - - - ta' iya. Pemanfaatannya pada umumnya sebagai " dimension > stones " atau sebagai patung yang bahannya disebut sebagai substitusi giok > ( jade substitute ). Sebenarnya muncul juga pertanyaan apakah issue harga > di atas benar adanya ? Pak Ece yang insyaallah dapat dipercaya > informasinya menjelaskan bahwa perdagangan batu sabun di Sukabumi dikuasai > oleh seorang " haji batu ", dan konon pernah melakukan transaksi dengan > orang Taiwan senilai lebih dari Rp 200 juta ( untuk sekitar 150 kiloan > batu sabun super ) - - - Wallahualam. Nah, barangkali rekan-rekan di MGEI > pernah mendengar tentang batu sabun model baru yang ditambang di Sukabumi > ini , tolong informasi / pendapatnya disharingkan ke kami-kami yaa. Hatur > nuhun sa teu' acanna ! > > Semoga topik selingan ini bermanfaat buat nambah wawasan, dan dapat > mengiringi week-end rekan-rekan Gem- Lovers. Pada kesempatan ini dan dalam > menyambut bulan suci Romadhon, mang Okim dan neng Ai mohon maaf lahir > bathin , semoga ibadah saum yang akan kita laksanakan nanti diterima oleh > Tuhan YMK, Amiin. > > Salam cinta batumulia, > Mang Okim > > Indonesian Gemstone Promotion Center > Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173 > Telp/Fax: +62-22-6038712 > Http://www.gemafia.co.id > > LAMPIRAN GAMBAR > > > Gambar 1 : Mineral kalsit coklat yang disebut batu sabun > > > Gambar 2 : Batu sabun dalam bentuk geode dalam batu gamping . Dinding > geodenya penuh dengan kristal-kristal kalsit menyerupai " drusy quartz ". > > > Gambar 3 : " Batu sabun " koleksi mang Okim ( sebelum heboh ) berupa > geode onyx coklat dalam batuan otak ( sejenis septaria ). > > > > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

