Sebagian besar REE berasosiasi dengan batuan late magmatic, umumnya plutonik bersifat asam. Dengan demikian batuan granitik seperti yang terdapat di kepulauan Bangka Belitung, Sumatra bagian barat, Sulawesi selatan dan Kalimantan punya potensi akan endapan ini. REE umumnya berasosiasi dengan mineral berat seperi zircon, monazite, xenotime, ixiolite. Lithium di Portugal ditambang dari ambligonite yaitu sejenis mica yang banyak terdapat pada batuan granitik.
Salam Andri Subandrio > rekan2 ahli geologi, > > di bawah ini saya teruskan pertanyaan ttg 'unsur bumi yg jarang' dari > milis > tetangga. mungkin kawan2 di bidang mineral atau yg aktif di MGEI (pak daru > tolong diteruskan ke milisnya) dapat menjawabnya. > > suwun n salam, > syaiful > ---------- Forwarded message ---------- > From: nunuk sedyaningsih <[email protected]> > > Pul, ini aku forward milis IA - ITB yg nanya2 soal geologi. > > Trims, > LS > > --- On *Mon, 8/30/10, Satria Zulkarnaen <[email protected]>* wrote: > > Subject: [IA-ITB] tanya: deposit/tambang rare-earth metal di Indonesia > Date: Monday, August 30, 2010, 2:45 AM > > > > Assalamu`alaikum wr wb > > Saya ingin bertanya kepada rekan-rekan di milist IA-ITB, terutama yang > berkecimpung di bidang pertambangan. > > Elemen tanah jarang / rare earth element (Lanthanum, Cerium, Praseodymium, > Neodymium, Promethium, Samarium, Europium, Gadolinium, Terbium, > Dysprosium, > Holmium, Erbium, Thulium, Ytterbium, Lutetium) adalah "bumbu penting" yang > dibutuhkan untuk memproduksi devais-devais yang berkaitan dengan > pengembangan energi terbarukan, baik itu di teknologi solar cell, > teknologi > hydrogen, superstrong magnet, superkonduktor dan juga battery. Tanpa bahan > rare earth ini, banyak teknologi energi alternatif berefisiensi tinggi > yang > tidak bisa berjalan. Selama ini, supplier utama dari rare earth element > ini > adalah China. Akan tetapi, mulai tahun ini China secara signifikan > mengurangi quota export rare earth materials, yang membuat pengembangan > teknologi energi alternatif kemungkinan akan melambat, kecuali di China. > Yang jelas Jepang sudah kelabakan atas kebijakan China. > > Pertanyaan saya adalah adakah deposit rare earth element di Indonesia, dan > seberapa banyak kah? Dan sudah adakah kebijakan pemerintah untuk > melindungi > keberlangsungan supply bahan ini di Indonesia, baik perlindungan atas > depositnya, maupun untuk mendapatkannya. Ke depannya, rare earth element > dan > juga Lithium akan menggantikan minyak dan gas bumi sebagai penggerak motor > energi dunia, the most wanted resources. > > Saya ingin tahu kondisi di Indonesia atas ini seperti apa... Mohon > tanggapannya rekan2. > > Wassalam, > > Izul > Satria Zulkarnaen > > > > > > -- > Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist > Mobile: 62-812-9372808 > Emails: > [email protected] (business) > [email protected] > > Technical Manager of > Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

