----- Original Message ----- 
From: MIKO 
To: IAGI ; MGEI 
Cc: Iman Santoso ; Feni Kertikasyari ; mira buana ; Sadono Irana ; Paulus 
Tangke Allo ; [email protected] 
Sent: Thursday, January 13, 2011 11:04 PM
Subject: MINERAL- LOVERS : CONTOH PASIR YANG KAYA PLATINUM


Rekan-rekan Mineral-Lovers yang budiman, 

Beberapa hari yang lalu mang Okim kedatangan  seorang  tamu  yang membawa 
contoh pasir sungai dalam kantong plastik kecil ( segenggaman tangan ). Karena 
warnanya mirip warna antara pirit dan perak, maka mang Okim langsung menduga  
sebagai butiran pirit. Tamu tersebut minta  mang Okim untuk menerbitkan surat 
keterangan tentang kandungan logam  dalam contoh pasir tersebut. Ketika mang 
Okim memeriksanya  dengan loupe, mang Okim sangat terkejut karena di antara 
butiran-butiran pasir yang berukuran  halus sampai kasar, terlihat 
butiran-butiran emas yang mang Okim perkirakan jumlahnya sekitar 2 %. Kalau 
berat keseluruhan contoh pasir  962 gram, maka mang Okim perkirakan kandungan 
emasnya paling tidak sekitar 19 - 20 gram-an . Mendapatkan penjelasan tentang 
hal ini, tamu  mang Okim bukannya gembira , malahan menanyakan apakah  ada  
kandungan logam lainnya . Karena mang Okim belum dapat mengonfirmasi, tamu mang 
Okim kemudian setuju  meninggalkan 35,62 gram contoh pasir untuk diperiksa 
lebih lanjut.

Keesokan harinya mang Okim dibuat pusing tujuh keliling karena percobaan dengan 
alat dulang ternyata butiran emasnya ngapung di atas butiran yang tadinya mang 
Okim perkirakan sebagai pirit. Percobaan untuk memisahkan emasnya dengan alat 
dulang gagal total, sementara mang Okim belum menyadari bahwa mengapungnya 
butiran emas tersebut karena berat jenis butiran logam berwarna seperti 
perak/pirit  lebih besar dari berat jenis emas ( berat jenis pirit sekitar 5 
saja ).  Karena sudah buntu dan tak tahu apa yang harus mang Okim lakukan, maka 
dikirimlah pesan SOS ke seorang rekan  ahli yang lima belas tahunan yang lalu  
membantu mang Okim eksplorasi emas di Kaltim  ( waktu itu team mang Okim sering 
menemukan beberapa butir platinum di antara butiran-butiran emas hasil 
pendulangan ).  Puji Tuhan bahwa kurang dari 3 jam saja , dengan alat yang 
disebut Frantz  Isodynamic Separator, seluruh contoh pasir berhasil dipisahkan 
menjadi 0,54 gram emas ( 1,5 % ),  0, 70 gram pentlandite ( 2,0 % ), dan  34,37 
gram platinum ( 96,5 % ). 

Dengan bekal hasil Frantz Isodynamic Separator dan penjelasan lebih terperinci 
lainnya , maka mang Okim berani mengambil  kesimpulan bahwa dalam contoh pasir 
" konsentrat " seberat 962 gram tersebut terkandung sekira 15 gram emas ( Au ), 
19 gram pentlandite ( FeNi2S8 ), dan 928 gram platinum ( Pt ). Ketika mang Okim 
beritakan hasil  tersebut, meledaklah kegembiraan tamu mang Okim yang mengaku 
bahwa contoh pasir tersebut yang asal usulnya tidak diketahui merupakan 
pemberian dari orang tua atau kakeknya. Bagi mang Okim yang dijanjikan akan 
kebagian serpihan rezeki ( amiin ), kasus pasir platinum ini merupakan 
pengalaman yang sangat menegangkan. Bayangkan saja seandainya 35,62 gram contoh 
pasir yang dipercayakan kepada mang Okim  sampai hilang sewaktu percobaan. 
Nilainya sebagai platinum tak kurang dari Rp 18 juta kalau diperhitungkan 
dengan harga platinum dunia saat ini yang rata-rata USD 1750 / onz ( 1 onz = 
31,1034 gram ). Hal ini ternyata tidak disadari juga oleh tamu mang Okim 
sehingga tanpa beban , meninggalkan contoh sebanyak itu untuk dianalisa. Dan 
berapa nilai 962 gram contoh konsentrat pasir yang ditenteng kesana kemari 
tanpa khawatir hilang ?  Sangat fantastis, ditambah dengan kandungan emasnya, 
nilai totalnya tak kurang dari  Rp 475 juta .

Sungai di pulau mana yang punya kandungan platinum sebanyak itu ?

Menurut pengakuan tamu mang Okim , dia  tidak tahu di sungai apa dan di pulau 
mana konsentrat dulang tersebut berasal. Walaupun demikian , dia  secara tidak 
sadar menyinggung tentang kemungkinannya yaitu di P. Sumatera. Hal ini bukan 
mustahil karena  tamu mang Okim tersebut ditemani oleh rekannya yang berasal 
dari Sumatera Utara yang terkesan  ikut memiliki contoh pasir tersebut. 
Sehubungan dengan hal ini, mang Okim mencoba menanyakan tentang seluk beluk 
logam platinum ke teman lama mang Okim di Unit Logam Mulia Aneka Tambang ( 
tentang proses pemurnian dan kemungkinan lokasinya ). Untuk itu mang Okim 
mendapatkan penjelasan bahwa sungai-sungai yang kaya akan kandungan platinum 
alluvial adalah di Maluku dan Sulawesi. 

Sehubungan dengan hal di atas, dan mengingat bahwa mineral platinum berkaitan 
erat dengan batuan ultra basa antara lain peridotites, dunites, serpentines, 
dan sejenisnya, maka kemungkinan ditemukannya endapan platinum alluvial di 
Sumatera, Maluku, dan Sulawesi bisa saja terjadi ( keterdapannya di Kalimantan 
Timur telah mang Okim buktikan sendiri ).  Bagaimana dengan rekan-rekan  IAGI 
dan MGEI yang pernah melakukan  mineral assessment  di seantero Indonesia ?  
Mang Okim dan rekan-rekan lainnya pasti akan sangat berterima kasih kalau  
kisah mang Okim ini dapat dilengkapi dengan tambahan teori genesanya dan 
hasil-hasil temuan serta pengalamannya dalam mengeksplorasi platinum alluvial ( 
tentunya dalam batas-batas kerahasiaan perusahaannya masing-masing  ).

Last but least, mang Okim menyampaikan selamat kepada tamu mang Okim yang baru 
menyadari tentang kepemilikannya berupa asset pasir konsentrat yang walaupun 
segenggaman tangan saja, tetapi nilainya tak kurang dari Rp 475 juta . Mengenai 
janjinya ke mang Okim, syukurlah kalau ingat, kalau tidakpun mang Okim sudah 
merasa sangat bahagia karena dapat membahagiakan  hati orang lain - - - ta' iya 
!

Semoga bermanfaat, dan salam cinta mineral dan batumulia Indonesia,

Mang Okim


LAMPIRAN  GAMBAR 

Gambar 1 : Contoh pasir yang dianalisa butir. Yang berwarna perak  adalah 
platinum, coklat pentlandite, dan kuning emas.

Gambar 2 : Halil pemisahan dengan alat Frantz Isodynamic Separator. Dari 35,61 
gram contoh pasir, 
berhasil dipisahkan dan diidentifikasi platinum 34,37 gram ( 96,5 % ), 
 pentlandite 0,70 gram ( 2,0 % ), dan emas 0,54 gram ( 1,5 % ).



Indonesian Gemstone Promotion Center
Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173
Telp/Fax: +62-22-6038712
Http://www.gemafia.co.id

Kirim email ke