----- Original Message ----- From: Yustinus Suyatno Yuwono To: [email protected] ; [email protected] Sent: Wednesday, March 09, 2011 11:01 AM Subject: Re: [iagi-net-l] RE: [economicgeology] GEM-LOVERS : TEMUAN INTAN HITAM DI KALTENG UTARA
Halo rekan-rekan. Menarik temuan intan Kalimantan yang berumur Pra Kambrium (3.2 GA) , perlu dicermati dengan lebih baik. Umur batuan tertua di Malaysia (granit) yang satu mandala (dikenal dengan Mandala Sibumasu - Siam, Burma, Malaya, Sumatera) dengan Indonesia Barat adalah 1.1 GA, ini batuan tertua yang pernah di dating di kawasan ini. Sekarang kita liat umur intan Kalimantan. Kita awali dengan memahami paragenesis intan, yang secara kimia-fisika terbentuk dan stabil pada mantel atas (bukan di kerak bumi). Intan tersebut "terbawa" ke kerak bumi sebagai xenocryst pada erupsi magma alkali basalt bahkan bercampur dengan " xenolith" ultrabasa (peridotite) yang juga berasal dari Mantel Atas. Hasil erupsi yang berupa breksi ultrabasa mengandung intan ini lebih dikenal dengan nama kimberlit. Mekanisme pembentukan breksi kimberlit ini dikenal dengan "subsonic explosion breccia", yaitu ledakan gunungapi yang terjadi jauh di bawah permukaan, yang membentuk "volcanic pipe", sedangkan manifestasi di permukaan berupa gunungapi "maar", di dasar maar inilah terbentuk leher gunungapi yang berupa volcanic pipe tsb. Volcanic pipe adalah nama khusus dari leher gunungapi yang anatomi-nya berbentuk silinder berdiameter ratusan meter tetapi panjangnya (dalamnya) puluhan kilometer terdiri dari explosion breccia tersebut. Nah kalau breksi ini terdiri dari fragmen peridotite mengandung intan, disebut kimberlit. Kembali ke umur intan Kalimantan, dengan memahami mekanisme dan paragenesis intan ini, maka menjadi mudah menjelaskan kenapa umur intan tersebut sangat tua. intan tersebut terbawa ke atas oleh magma dari semacam hot spot kontinental yang umurnya "harus" lebih muda dari umur intan dan peridotite- nya sendiri, misalnya saja Tersier. Jadi intan Pra Kambrium itu terbawa ke permukaan oleh gunungapi maar berumur Tersier yang pada gilirannya mengalami erosi dan diendapkan sebagai aluvial sungai. Untuk mengetahui umur gunungapi ini harus dilakukan pemetaan dan sampling untuk mencari batuan basalt alkali yang berasosiasi dengan breksi peridotite ini di pusat erupsi yang telah "eroded" berupa kimberlite pipe itu. Saya pikir umur 3.2 GA (giga annee) itu mewakili umur mantel di bawah Kalimantan, OK? Selamat berburu!!. Salam, Yatno (YSY)- GL ITB ----- Original Message ----- From: sujatmiko To: [email protected] ; 'IAGI net' Sent: Monday, March 07, 2011 1:25 PM Subject: [iagi-net-l] RE: [economicgeology] GEM-LOVERS : TEMUAN INTAN HITAM DI KALTENG UTARA Yth. Pak Ade Kadarusman, Kabar mang Okim alhamdulilah baik-baik saja Pak , masih menggeluti batu mulia dan kadang-kadang juga mineral. Mengenai makalah Bapak di PIT IAGI Lombok, alangkah berterima kasihnya kalau mang Okim dapat dikirimi copynya ( lewat email atau pos ). Waktu itu mang Okim tidak bisa join berhubung ada kesibukan di Bandung. Mengenai dating intan Kalimantan yang 3,2 milyar tahun, Mang Okim sangat surprise bahwa tak satupun ahli kebumian kita yang mengexposenya di milis kita ( untuk jadi bahan diskusi ). Bagaimana intan tersebut bisa muncul di bumi Kalimantan ya ? Kan menurut pelajaran geologi , umur batuan tertua yang tersingkap di Indonesia ( Irian Barat ) umurnya hanya sekitar 400 juta tahun saja ? Hebatnya lagi, hasil dating tersebut ternyata lebih kurang seimbang dengan intan carbonado di Brazil dan Republik Afrika Central yang 2,3 – 3,8 milyar tahun. Barangkali ada rekan-rekan ahli seperti Dr. Aziz dari Badan Geologi atau yang lain berkenan memberikan pencerahan ?? Untuk intan Bangkinang, kebetulan mang Okim pernah melihatnya sendiri sewaktu melakukan kegiatan eksplorasi Total sekitar tahun 1974. Butiran intannya bercampur dengan butiran timah yang didulang oleh penduduk setempat. Kalau mang Okim tidak salah, perihal intan Bangkinang ini yang menurut penjelasan Alm. Ibu Yana Murti , sesepuh MBI yang expert di bidang intan, merupakan one of the best diamond in the world, pernah mang Okim posting di milis kita ini. Demikian dulu ya Pak , semoga komunikasi dan silaturahmi semacam ini dapat terus terjalin . Salam cinta intan dan batumulia , Mang Okim From: Ade Kadarusman [mailto:[email protected]] Sent: 06 Maret 2011 21:10 To: [email protected]; IAGI net Subject: Bls: [economicgeology] GEM-LOVERS : TEMUAN INTAN HITAM DI KALTENG UTARA Mang Okim apa kabar?, terimakasih info tentang Intan dari Kalimantan, Kalimantan itu artinya konon 'Sungai Intan", Kali = sungai, Mantan=Intan. Asal mula Intan dari Kalimantan pernah sy presentasikan di PIT IAGI Lombok November lalu dgn meringkaskan penelitian2 terdahulu dan riset sy sendiri. Yg spektakular adalah umur dari Intan Kalimantan adalah sekitar 3,2 milyar thn yg lalu dgn metoda Re-Os mineral inklusi di dlm Intan (Smith et l., 2009). Selain di Kalimantan, Intan aluvial ditemukan juga di Bangkinang Riau menurut laporan temen2 dr SDM (Badan Geologi). Memang jitu iklan dari perusahaan penguasa Intan dunia, "katakan cinta anda dgn Intan, karena Intan itu abadi", hem apalagi Intan yg terpasang dalam cincin kawin sbg lambang cinta tsb berasal dari Kalimantan... wah kita bisa menjelaskan Cinta yg dilambangkan Intan yg berumur 3,2 milyar tahun....forever ha..ha.. Rgds, Ade Kadarusman ------------------------------------------------------------------------------ Dari: Miko <[email protected]> Kepada: Milist MGEI <[email protected]> Terkirim: Sab, 5 Maret, 2011 14:34:01 Judul: Re: [economicgeology] GEM-LOVERS : TEMUAN INTAN HITAM DI KALTENG UTARA Yth Pak Bowo, Terima kasih atas masukannya. Semoga bermanfaat bagi rekan2 / instansi terkait yang tertarik untuk melakukan penelitian / eksplorasi yang lebih khusus. Wassalam, Mang Okim Powered by Miko BlackBerry® ------------------------------------------------------------------------------ From: Bowo Kusnanto <[email protected]> Date: Sat, 5 Mar 2011 08:42:05 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [economicgeology] GEM-LOVERS : TEMUAN INTAN HITAM DI KALTENG UTARA Mang Okim, Sedikit info, kalau nggak salah dulu dr tahun 80an hingga 90an PT. Barito Intan Mas, anak perusahaan Pelsart yg kini dimiliki Gajah Tunggal Group, pernah melakukan explorasi intan di daerah Puruk Cahu - Murung. Barangkali bisa di track laporan2nya utk dijadikan referensi. Salam, Bowo On 3/4/11, MIKO <[email protected]> wrote: > Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, > > > > Beberapa waktu yang lalu, mang Okim mendapat kunjungan beberapa rekan > gem-lovers / ahli geologi dari Pusat Sumber Daya Geologi Bandung yang baru > pulang dari melaksanakan kegiatan eksplorasi mineral di Kabupaten Murung > Raya, Kalimantan Tengah. Mereka membawa contoh 2 butir intan yang ditemukan > di daerah sekitar ibu kota kabupaten tersebut yaitu Puruk Cahu . Intan > pertama berwarna putih dengan berat 0,80 karat, dan intan kedua berwarna > hitam pekat mengkilap , dengan berat 1,25 karat ( lihat gambar ). Intan yang > putih transparan, sedangkan yang hitam translusen. Kedua intan tersebut > selain memiliki kekerasan 10 Mohs, memberikan respon positive ketika > disentuh dengan alat uji intan. > > > > Temuan intan di wilayah Kalteng mengingatkan mang Okim akan ungkapan Pak > Yaya Sunarya , senior exploration geologist di Direktorat Geologi Bandung , > lebih 20 tahun yang lalu , bahwa Tuhan YMK menciptakan Pulau Kalimantan > dalam keadaan sedang tersenyum. Hal itu dihubungkan dengan kekayaan sumber > daya mineral khususnya emas yang ditemukan di seluruh wilayah provinsi di > Kalimantan. Dengan adanya temuan intan di Kalteng, apalagi ada yang berwarna > hitam segala, maka tuntaslah sudah penelusuran mang Okim akan potensi intan > di Kalimantan yang seperti halnya emas, ternyata ditemukan juga di seluruh > wilayah provinsi di Kalimantan. Tuhan YMK sepertinya memang sedang tersenyum > ketika menciptakan Pulau Kalimantan - - - ta` iya ! > > > > Potensi intan di Kalimantan > > > > Untuk sekedar mengingatkan, adanya kandungan intan di Kalsel khususnya > Martapura tentunya telah dikenal oleh rekan-rekan gem-lovers. Kegiatan > penambangannya dimulai sejak sekitar abad ke 16 dan terpusat di jalur > Cempaka - G. Lawak - Banyuireng. Antara tahun 1830 dan 1840, tak kurang dari > 200 lokasi penambangan intan tercatat di G. Lawak dengan jumlah penambang > sampai 3.000 - 4.000 orang. Temuan yang cukup spektakuler adalah Intan > Trisakti yang beratnya 167 karat ( 35,4 gram ). Temuan terakhir yang sempat > mang Okim posting di milis IAGI , 7 Februari 2008 , adalah Intan Puteri Malu > yang beratnya 200 karat ( 40 gram ). > > > > Di Kalbar, endapan intan terpusat di daerah Landak dan Sanggau. Catatan > resmi produksinya di tahun 1876 adalah 4062 karat ( 801,24 gram ) dan > menanjak tajam sampai 6673 karat ( 1.334,60 gram ) di tahun 1879. Seiring > dengan adanya temuan endapan intan di Afrika Selatan yang menyebabkan harga > intan dunia merosot , maka produksi intan Kalbar kemudian ikut merosot > tajam sampai hanya 600 karat ( 120 gram ) pada tahun 1907. Ketika mang Okim > mengunjungi Kalbar tahun 2009, kegiatan pendulangan emas dan intan masih > banyak dilakukan oleh masyarakat setempat ( hasilnya banyak yang dijual > mentah ke Martapura ). > > > > Di Kalimantan Timur, mang Okim pada awalnya tidak percaya kalau provinsi ini > punya juga kandungan intan. Tetapi ketika mang Okim diminta oleh satu bank > besar untuk menilai permintaan kredit dari satu perusahaan di Jakarta yang > sedang melakukan kegiatan eksplorasi emas di hulu Mahakam, mang Okim > mengidentifikasi langsung adanya butiran intan yang bercampur dengan butiran > batu safir, emas, dan platinum ( di konsentrat dulang ). Hal ini kemudian > didukung oleh laporan Felderhof yang sempat juga mang Okim evaluasi ( > Felderhof adalah bosnya de Guzman yang dikabarkan bunuh diri akibat kasus > emas bohongan di Busang ) . Di laporan tersebut, Felderhof menyimpulkan > tentang adanya cadangan intan sampai 1 juta karat di satu lokasi seluas > 2.000 ha di upstream Mahakam ( rahasia nih yee ). > > > > Misteri asal usul intan hitam > > > > Temuan intan hitam di Kabupaten Murung Raya , dan tentunya juga dengan > intan putihnya , sepantasnya mendapatkan perhatian dari kita semua dan kalau > mungkin ditindak lanjuti dengan penelitian yang lebih fokus. Khusus mengenai > intan hitam yang mang Okim namakan sebagai Bort Diamond, proses terjadinya > ternyata masih banyak diperdebatkan. Bentuknya yang bundar sempurna dan > translusen dengan permukaan yang hitam legam mengkilat dan berstruktur > granular/kasar yang mirip dengan tektite, semua itu memberikan kesan seolah > intan tersebut adalah butiran tektite intan yang berasal atau berkaitan > dengan benda yang jatuh dari ruang angkasa. Seandainya demikian halnya, > maka intan Kalteng tersebut mungkin saja identik dengan Intan Carbonado > yang konon hanya ditemukan di Brazil dan Republik Central Africa. > > > > Persoalan yang akan muncul kemudian adalah ketidak cocokan dengan hipotesa > Dr. Stephen Haggerty dari Florida International University yang mengatakan > bahwa intan carbonado yang ditemukan di Brazil dan Republik Central Afrika > adalah endapan alluvial yang merupakan benda extra-terestrial yang bahannya > berasal dari sebuah supernova yang setelah bertumbukan sekitar 3,8 milyar > tahun yang lalu ,. pecahan-pecahannya mengembara di ruang angkasa selama > 1,5 milyar tahun sebelum jatuh ke kedua Negara tersebut sekitar 2,3 milyar > tahun yang lalu. Nah lho, kalau sudah nyebut milyar-milyar tahun, tentunya > intan carbonado Brazil dan Republik Afrika Central tidak sama dengan intan > carbonado atau bort diamond Kalteng - - - ta` iya ! > > > > Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, > > > > Semoga kisah selingan ini dapat menjadi bahan pemikiran dan renungan bagi > rekan-rekan Gem-Lovers dalam melewati malam libur panjang ini. Persoalan > genesanya sangat menantang, demikian juga kemungkinan potensinya. Mang Okim > akan sangat gembira kalau rekan-rekan yang lebih ahli dapat melengkapi kisah > ini dengan penjelasan yang lebih baik. Perkenankan pada kesempatan ini, mang > Okim dan neng Ai menyampaikan kepada para sahabat yang beragama Hindu : > > > > Selamat Hari Raya Nyepi / Tahun Baru Saka 1933. > > Semoga kita semua selalu dalam kedamaian dan kebahagiaan. > > > > Have a good nite dan > > Salam cinta batu mulia dan mineral, > > > > Mang Okim > > > > LAMPIRAN GAMBAR > > Intan putih di kiri ( 0,80 karat ) dan intan hitam di kanan ( 1,25 karat ) > > > > cid:004d01cba34b$5259c280$0401a8c0@GEMAFA > cid:004e01cba34b$5259c280$0401a8c0@GEMAFA > > > > > > > > > > > > Indonesian Gemstone Promotion Center > Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173 > Telp/Fax: +62-22-6038712 > Http://www.gemafia.co.id > > -- Sent from my mobile device __._,_.___ Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic Messages in this topic (7) Recent Activity: · New Members 1 Visit Your Group MARKETPLACE Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now. ------------------------------------------------------------------------------ Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center. Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use . __,_._,___
<<image003.jpg>>
<<image004.jpg>>

