Gempa "normal" di Selatan Jawa Barat 2011 Gempa pantai selatan Jawa Barat pada senin subuh 4 April 2011 lalu dgn magnitude Mw 6,7 (M7,1 BMKG) awalnya terlihat sebagai gempabumi biasa pada zona subduksi yang pada umumnya memiliki mekanisme sesar naik (thrust). Tetapi kemudian disadari terdapat beberapa hal menarik terkait gempa lalu, yaitu:
- Gempa 4 April 2011 sangat dekat dengan trench dengan kedalaman yang relatif dangkal (<24km) tetapi memiliki mekanisme sesar normal (turun) - Sudut bidang gempa (dip) yang lebih besar dari 50 derajat memperlihatkan bahwa gempa ini tidak terjadi pada bidang kontak antar lempeng (interface) atau interplate tetapi terjadi didalam lempeng atau intraplate. - Gempa tidak terjadi pada wilayah yang memiliki kekosongan kegempaan (seismic gap) tetapi tepat di ujung atas dari gempa-gempa susulan gempa-tsunami jawa barat 2006 Sehingga pertanyaanya mengapa bisa terjadi gempa normal pada ujung atas dari interface dimana lempeng samudra baru saja menghujam masuk? Sebetulnya gempa dengan mekanisme normal lazim terjadi pada zona subduksi sebagai akibat dari tarikan dari slab yang telah masuk terlebih dahulu (slab-pull) tetapi mekanisme ini biasanya terjadi pada bagian bawah dari interface, dimana slab menarik kebawah tetapi coupling pada bidang kontak menahannya dan akibatnya terjadilah gempa dengan mekanisme normal. Sehingga gempa normal jenis ini biasanya terjadi pada kedalaman medium. Dalam paper yang terbit thn 1982, Eisser dan Kanamori mencoba menjelaskan proses gempa normal yang dangkal sebagai akibat dari tarikan gravitasi pada slab, yang mengakibatkan patahannya terjadi pada daerah lengkungan (bending) dari slab. Gempa Sumba 1977 yang memiliki Mw 8,1 dapat dijelaskan dengan proses ini. Tetapi hal ini tidak bisa menjelaskan kaitan antara gempa 2006 dan 2011 yang berjarak kurang 20km. Penjelasan yang mungkin sesuai yaitu paper Mikumo dkk, 1999 yang terbit di BSSA. Mikumo menjelaskan gempa mekanisme normal (turun) bisa terjadi sebagai akibat proses picuan (triggering) dari gempa mekanime thrust (naik) yang diikuti oleh postseismic slip dalam waktu lama di wilayah yang sangat berdekatan. Mikumo mencontohkan gempa yang sangat mirip dengan gempa Jawa Barat 2011 yaitu gempa normal Mexico thn 1997 (Mw7,1) yang terpicu oleh gempa yang sangat dekat thrust pada tahun 1985 (Mw 8,1). Sehingga kemungkinan bisa kita simpulkan sementara bahwa gempa normal jawa Barat 2011, merupkan gempa yang terpicu (dynamic triggering) oleh gempa thrust 2006 yang diikuti dengan postseismic slip yang masih berlangsung sampai saat ini. nuhun, irwan meilano -- Irwan Meilano, Dr.sc Lecturer Geodesy Research Group Faculty of Earth Science and Technology Institut Teknologi Bandung (ITB) Ganesa 10, Bandung 40132,Indonesia [email protected] [email protected] -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29 September 2011 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

