dipublikasikan bukan di makassar ya? 2011/6/6 aswan - <[email protected]>
> > Maaf Pak Miko, Mas Syaiful drr IAGI lainnya, tadi info pada email > sebelumnya belum lengkap. Di Daerah Sambung Macan fosil Magilus antiquus ini > ditemukan menempel (rekristalisasi?) pada Batugamping Klitik berumur > Pliosen. Selain di Sambung Macan, saya dan beberapa mahasiswa saya menemukan > juga fosil Magilus ini pada Batugamping Fm. Rajamandala (?) yg berumur > Oligo-Miosen di daerah Pasir Aseupan, Sukabumi. Insya Allah paper yang > mencakup tentang fosil ini pada Batugamping Rajamandala di Sukabumi akan > segera dipublikasikan. > Wasala, > Aswan > ------------------------------ > *From:* miko <[email protected]> > > *To:* [email protected] > *Cc:* IAGI <[email protected]> > *Sent:* Mon, June 6, 2011 12:22:47 PM > *Subject:* [iagi-net-l] Re: [solaris_shell_id] FOSSIL LOVERS : MOLUSKA > JENIS APAKAH GERANGAN ? > > Yth. Pak Aswan, > > Terima kasih Pak atas penjelasannya . Pembahasan siput cacing ini menjadi > lebih menarik karena Pak Aswan menemukannya berupa fosil dalam batugamping > di daerah Sambung Macan . Kalau demikian , kira-kira umurnya berapa ya Pak, > dan apakah ada bedanya dengan siput cacing masa kini ( yang dideskripsi > oleh Pak Bunjamin ) ? > > Wassalam, > > Mang Okim > > > > > ----- Original Message ----- > *From:* [email protected] > *To:* [email protected] > *Sent:* Monday, June 06, 2011 5:25 PM > *Subject:* Re: [solaris_shell_id] FOSSIL LOVERS : MOLUSKA JENIS APAKAH > GERANGAN ? > > > > Maaf Mang Okim, Pak Bunjamin dan rekans SOLARIS lainnya, > waktu jawab email terdahulu saya sedang di kantor istri, dan buku Pak > Bunjamin ada di kantor saya... sehingga salah spelling. Maksud saya > Magilus antiquus seperti di halaman 174 Plate 62 di Buku Recent & Fossil > Indonesian Shells Pak Bunjamin (2005). Fosil-fosil ini juga banyak > terdapat di Daerah Sambung Macan dekat Trinil pada Batugamping. > > SALAM SOLARIS, > Aswan > > > Rekan-rekan Fossil Lovers yang budiman, > > > > Mang Okim menyampaikan beribu terima kasih atas penjelasan Pak Bunjamin > > yang langsung mengoreksi dan sekaligus menghapus keraguan mang Okim > > (silahkan baca di bawah). Sebetulnya mang Okim ingin menunggu komentar > > dari rekan-rekan Ahli Paleontologi di IAGI / Perguruan Tinggi, tetapi > > sampai pagi ini belum muncul juga , mungkin topiknya kurang menarik atau > > tidak semenarik masalah LUSI . Komentar yang muncul justru dari Pak > Irawan > > , pengusaha / anggota Rotary di Surabaya , dan Pak Aswan, GL ITB. Kalau > > Pak Irawan memperkirakan bahwa Moluska tersebut kemungkinan besar sejenis > > cacing , maka Pak Aswan menebaknya sebagai Moluska dari kelompok > > MELONGENIDAE . > > > > Buku Pak Bunjamin edisi 2005 sebetulnya mang Okim punya juga, hanya > karena > > bayangan mang Okim selalu pada fosil, maka buku-buku keong masa kini > > jadinya terabaikan. Kebetulan mang Okim punya juga buku karangan R. > Tucker > > Abbott berjudul Seashells of South East Asia edisi 1991 ( Graham Brash > > Publisher, Singapore ) yang mengonfirmasi identifikasi Pak Bunjamin. Di > > buku ini ada gambar yang mirip dengan keong mang Okim dan disebutkan > > sebagai Coral-shell , Family Magilidae ( Quite variable shells, usually > > associated with stony or soft corals. Most of them do not have radular > > teeth. Some bore into brain corals. The operculum is usually thin and > > translucent yellow ). Penjelasan tambahannya sebagai berikut : Burrowing > > Coral-shell : Magilus antiquus Montfort, 1810, 150 mm, Indo-Pacific. > These > > strange worm-shaped shells are snails that burrow into brain coral. The > > early whorls are solid and glassy in texture. The remaining whorls are > > dull white. Areas of coral reefs in shallow waters. Uncommon. > > > > Sekali lagi kepada Pak Bunjamin yang Civil Engineer tetapi sangat tekun > > mendalami dan membuat buku-buku tentang Moluska / Siput masa kini ( dan > > juga Moluska fosil ), mang Okim menyampaikan beribu terima kasih. Semoga > > diskusi konstruktif semacam ini yang topiknya tidak berat dapat terus > kita > > kembangkan. Semoga bermanfaat, > > > > Salam Cinta Fosil dan Batumulia, > > > > Mang Okim > > > > Pak Bunjamin wrote : > > > > Dear Pak Miko, Pak Aswan, dan rekan2 Solaris, > > > > Siput ini adalah Magilus antiquus Montfort, 181; termasuk famili > > Coralliophilidae. Ia hidup didalam karang dengan membornya, kalau tidak > > salah dapat mengeluarkan zat untuk melunakkan karang. Isi bagian lunaknya > > sangat kecil, kalau siput muda atau anakannya bagian kepalanya mempunyai > > aperture yang terbuka lebar, Yang punya buku saya 2005 tolong lihat Pl. > > 62, no. 23 a-e dan Fig.1 halaman 29 (disini terlihat bentuknya yang > > variabel). > > > > Siput ini banyak ditemukan di pantai berkarang di selatan Jawa yang > > menghadap Samudera Hindia, tetapi meskipun jarang dapat juga ditemukan di > > negara Asia lainnya seperti Jepang, Vietnam, Thailand. Spesimen yang > > didapatkan dari pantai ada yang masih hidup atau sudah mati, sulit > > membedakannya kalau dilihat dari siputnya saja. > > > > Klasifikasinya: > > Class: Gastropoda > > Subclass: Euomphalomorpha > > Order: Neotaenioglossa > > Suborder: Muricina > > Superfamily: Muricoidea > > Family Coralliophilidae > > > > Semoga informasinya mambantu. > > > > Salam, > > > > Bunjamin > > > > Hasil searching / identifikasi mang Okim yang ternyata keliru total : > > > > Kingdom : Animalia > > Phyllum : Mollusca > > Class : Gastropoda > > Subclass : Prosobranchia > > Order : Mesogastropoda ( Taenioglossa ) > > Species / Genus : VERMICULARIA > > Catatan : Ditemukan sejak zaman Lower Ordovisium ( sekitar 500 jutaan > > tahun ) sampai Recent ( masa kini ). > > > > > > Gambar : Setelah dikoreksi maka namanya adalah Magilus antiquus Monfort , > > 1810, yaitu cangkang > > dari sejenis siput laut yang bentuknya mirip cacing dan hidup > > /bersembunyi dalam koral yang masih lunak. > > > > > > > > > > Pusat Promosi Batumulia Indonesia > > Jl. Pajajaran No. 145 Bandung > > Telp/Fax: +62-22-6038712 > > Web : www.gemafia.co.id > > Blog : www.batumuliaindonesia.blogspot.com > > Blog : batumuliaindonesia.blogspot.com > > __._,_.___ > Reply to > sender<[email protected]?subject=Re%3A%20%5Bsolaris_shell_id%5D%20FOSSIL%20LOVERS%20%3A%20MOLUSKA%20JENIS%20APAKAH%20%20%20%20%20%20%20GERANGAN%20%3F>| > Reply > to > group<[email protected]?subject=Re%3A%20%5Bsolaris_shell_id%5D%20FOSSIL%20LOVERS%20%3A%20MOLUSKA%20JENIS%20APAKAH%20%20%20%20%20%20%20GERANGAN%20%3F>| > Reply > via web > post<http://groups.yahoo.com/group/solaris_shell_id/post;_ylc=X3oDMTJxb2ttZG9rBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NDE0NTIxBGdycHNwSWQDMTcwNjE3MzQ0MwRtc2dJZAMxMTA0BHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTMwNzMzMzQxMA--?act=reply&messageNum=1104>| > Start > a New > Topic<http://groups.yahoo.com/group/solaris_shell_id/post;_ylc=X3oDMTJmbG42YzFmBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NDE0NTIxBGdycHNwSWQDMTcwNjE3MzQ0MwRzZWMDZnRyBHNsawNudHBjBHN0aW1lAzEzMDczMzM0MTA-> > Messages in this > topic<http://groups.yahoo.com/group/solaris_shell_id/message/1103;_ylc=X3oDMTM1dWQwZmo1BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NDE0NTIxBGdycHNwSWQDMTcwNjE3MzQ0MwRtc2dJZAMxMTA0BHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTMwNzMzMzQxMAR0cGNJZAMxMTAz>( > 2) > Recent Activity: > > > Visit Your > Group<http://groups.yahoo.com/group/solaris_shell_id;_ylc=X3oDMTJmdDhjdG1jBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NDE0NTIxBGdycHNwSWQDMTcwNjE3MzQ0MwRzZWMDdnRsBHNsawN2Z2hwBHN0aW1lAzEzMDczMzM0MDk-> > [image: Yahoo! > Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJlbWl0cnB0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5NDE0NTIxBGdycHNwSWQDMTcwNjE3MzQ0MwRzZWMDZnRyBHNsawNnZnAEc3RpbWUDMTMwNzMzMzQxMA--> > Switch to: > Text-Only<[email protected]?subject=Change+Delivery+Format:+Traditional>, > Daily > Digest<[email protected]?subject=Email+Delivery:+Digest>• > Unsubscribe<[email protected]?subject=Unsubscribe>• > Terms > of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> > . > > __,_._,___ > > -- Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist Mobile: 62-812-9372808 Emails: [email protected] (business) [email protected] Technical Manager of Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)

