Mo nanya,
Apa waktu yang tercatta ini dilihat dari penglihatan JAM (benda, bisa jam
tangan, jam dinding, jam driller, yg jelas bukan jam karet) yang sama antara
di dua tempat itu?
kalo tidak, bagaimana bisa memastikan dan membandingkan waktu dengan JAM
yang berlainan, apa referensinya? dan bagaimana kemungkinan kesalahannya?
apa perlu JAM yang dilihat waktu terjadi loss itu dibawa ke toko atau badan
pemerintah untuk di uji ke akuratannya?

Soale jam ku di rumah dilebihkan 10 menit supaya anak anak bangun lebih
awal. Aku gak tahu kalo jamnya driller dimajukan juga atau dimundurin.

maaf nanya, karena sesama temen di kantor sendiri perbedaan waktu dari jam
tangan yang berbeda bisa antara 5-10 menit. Nah bagaimana jamnya di Lusi
dengan di Yogya?


"tambah bingung"

2011/6/13 Leonard Lisapaly <[email protected]>

>   Dear all,
>
> Sekedar “mempertanggung-jawabkan” pernyataan saya sendiri mengenai subyek
> di atas, berikut beberapa hal yang dapat saya sampaikan:
>
>    1. Berdasarkan database yang saya miliki, perbedaan waktu antara gempa
>    di Yogya (skala 6.1) dan mud loss yang pertama kali diamati di sumur adalah
>    sekitar 8-9 menit.
>    2. Berdasarkan database yang saya miliki juga, major loss terjadi
>    sekitar 8-9 menit setelah gempa di Yogya pada hari yang sama (skala 3.9)
>    3. Berdasarkan informasi munculnya gas dan lumpur serta jedah antara
>    pemunculan keduanya, saya membuat hipotesa bahwa gas ini muncul dari tempat
>    yang dalam (telah dikonfirmasi oleh Pak Bambang Istadi). Jika dihubungkan
>    dengan database yang saya miliki, munculnya gas pertama kali dapat juga
>    dihubungkan dengan gempa Yogya lainnya (skala 3.9 juga). Hal ini menurut
>    saya perlu dianalisis dengan teliti.
>    4. Tetapi, hasil analisa ray tracing gempa Yogya memperlihatkan bahwa
>    gelombang-S tiba di Sidoarjo KURANG dari 2 MENIT. Berarti ada gap 7 MENIT
>    antara tibanya gempa dari Yogya dan kejadian di sumur.
>    5. Hasil aplikasi software USGS memperlihatkan bahwa amplitudo body
>    wave untuk skala 6.1 dan skala 3.9 adalah 93000 micrometer dan 600
>    micrometer, lebih tinggi dari yang selama ini diduga oleh beberapa kalangan
>    yang menyebutkan hanya beberapa micrometer saja.
>
> Berdasarkan beberapa hal di atas, saya dapat mengatakan bahwa walaupun
> mengandaikan ada efek dari gempa Yogya terhadap kejadian LUSI, saya tidak
> bisa menjelaskan gap 7 menit yang ada. Untuk hal ini, dengan menganggap
> bahwa penentuan waktu terjadinya mud loss dilakukan berdasarkan data di atas
> permukaan, sedang terjadinya mud loss secara aktual adalah di bawah
> permukaan dan lebih awal, selisih waktu antara mud loss yang aktual dan
> pengamatan di permukaan dapat diuji apakah memang sekitar 7 menit.
>
> Walaupun secara kasar terlihat terkait dengan gempa, ada beberapa hal di
> sumur yang tetap harus diperhitungkan, misalnya : apakah sumur memotong
> fault, apakah daerah yang dipotong ini open hole, kedalaman sumber lumpur,
> dsb?
>
> Rgds,
> LL
>
>
>

<<image001.jpg>>

Kirim email ke