Terima kasih mas Kartiko & mas Franc. Kalo beda depth nya 100-200m kok 
sepertinya kurang useful in term of drilling ops. Mungkin nilai tambahnya 
datanya bisa kita gunakan utk kalibrasi seismic kita seperti yg mas Kartiko 
katakan. Dari temen bule juga bilang berdasarkan pengalaman dia di luar 
Indonesia (north sea), look ahead vsp kurang membantu.

Sekali lagi terima kasih & selamat berakhir pekan.

Ss


From: Franciscus B Sinartio [mailto:[email protected]]
Sent: Friday, June 24, 2011 2:05 PM
To: [email protected]
Cc: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia
Subject: Re: [iagi-net-l] Look Ahead VSP or PAB VSP

Apa yang disebutkan Pak Kartiko  benar sekali.
tetapi mungkin bukan dilihat dari kenampakan seismic nya saja,  coba hitung 
pore pressure nya dari Velocity dan mungkin AI (acoustic impedance)  nya.

sudah banyak tuh softwarenya atau malah servicenya yang tersedia.

hayo yang mau promosi silahkan,  soalnya saya juga pingin tahu.  sudah lama nih 
ketinggalan teknology VSP  dan pore pressure prediction

di tunggu ya.


fbs
________________________________
From: kartiko samodro <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, June 24, 2011 7:43:02 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Look Ahead VSP or PAB VSP
Mas Surya

Yang perlu diperhatikan dulu , apakah memang zona overpressurenya terlihat 
jelas di data seismic dari lapangan Mas.
Kalau dari data seismic yang ada tidak terlihat, penggunaan vsp untuk 
memprediksi overpressure juga tidak banyak membantu.

Dulu kita sudah pernah mencoba untuk salah satu lapangan yang kita anggap 
overpressure , tapi hasilnya tidak memuaskan untuk prediksi real depthnya ( 
berbeda 100-200 m ? dari real depth overpressurenya).
Tapi data vsp kita bisa gunakan untuk mengkalibrasi seismic kita sehingga miss 
tienya akan lebih kecil yang bisa membantu memperkecil resiko.

Mungkin rekan rekan lain bisa menambahkan.
2011/6/24 Surya Sudana 
<[email protected]<mailto:[email protected]>>
Rekans,

Untuk antisipasi resiko dalam drilling operation (shallow gas, loss circ zone, 
over pressure, etc), sekarang mulai digunakan ‘Look Ahead’ VSP atau PAB 
(Prediction Ahead of Bit) VSP. Yg umum dilakukan adalah kita drilling sampai 
kedalaman tertentu yg diperkirakan sudah mendekati critical zone yg dimaksud, 
kmd cabut string dan dilakukan VSP dg wireline spt logging biasa. Yg lebih 
gress lagi VSP ini bisa dicombined dg LWD tool (tetapi yg ini katanya masih 
terbatas sekali toolnya). Pertanyaannya, seberapa akurat kita dapat prediksi 
lithology below the bit (berapa msec) dan apakah worth it bila dibanding dg rig 
time yg terbuang (circ, pooh, rih) dan rental cost nya.

Mohon bapak-ibu yg pernah melakukan bersedia sharing pengalamannya.

Terima kasih & salam,
Surya

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________


______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email 
______________________________________________________________________

Kirim email ke