Saya rasa yang pertama perlu kita clear kan adalah definisi dari evolusi itu 
sendiri. Kalau buat saya definisinya adalah 'process of change in life forms 
over time'. Buat saya perubahan dalam konteks evolusi bisa terjadi dalam bentuk 
tingkah laku alias behaviour atau (ini yang lebih dianut oleh para ahli) secara 
fisis, khususnya genetis.

Secara umum 'tujuan' dari evolusi adalah untuk 'beradaptasi' demi kelangsungan 
hidup alias survival, yang sering dijargonkan sebagai survival of the 
fittest.... 

Saya masukkan evolusi tingkah laku meskipun banyak yang menganggapnya diluar 
konteks evolusi, karena hal ini bisa sama-sama kita amati dalam rentang hidup 
kita. Contohnya profil pria/wanita metrosexual  misalnya saat ini jadi favorit 
untuk pasangan hidup  karena merekalah yang dianggap sukses dalam lingkungan 
saat ini dan kemungkinan lebih besar bahwa keturunan mereka juga akan 'sukses'. 
Bandingkan dengan generasi2 sebelumnya dimana tipe-tipe pahlawan perang, petani 
atau pemburu lebih disukai karena lebih bisa menjamin kelangsungan hidup 
keturunannya.

Kalaupun kita menolak perubahan behaviour sebagai salah satu komponen evolusi, 
mari kita lihat perubahan fisik organisme yang bisa kita amati dalam rentang 
waktu hidup kita.

Nasehat yang selalu diberikan oleh dokter mulai dari dokter puskesmas sampai 
dokter kepresidenan adalah: 'habiskan jatah antibiotik yang diresepkan'. 
Kenapa? Untuk memperkecil kemungkinan terjadinya resistensi dan mutasi virus 
dan bakteri penyebab penyakit tsb. Saat WHO bilang virus H1N1 adalah mutasi 
dari virus yang ada di burung atau telah muncul baksil TBC atau plasmodium 
malaria yang resisten terhadap obat, mereka sebenarnya sedang menunjukkan 
evolution in action...

Jadi, bolehlah kita tak percaya pada charles darwin tapi sama pak dokter masih 
percaya khan ????......

Lam-salam
O'

On Thu, 07 Jul 2011 05:44 ICT [email protected] wrote:

>Tanpa evolusi pun ilmu2 itu bisa ada
>
>visit strivearth.com and be entertained
>
>-----Original Message-----
>From: o - musakti <[email protected]>
>Date: Wed, 6 Jul 2011 15:36:47 
>To: <[email protected]>
>Reply-To: <[email protected]>
>Subject: Re: [iagi-net-l] Teori Baru Punahnya Nenek Moyang Manusia
>Koq bisa geologist tidak percaya sama teori evolusi ya...?
>Lha cabang-cabang utama geologi seperti paleontology, stratigrafy , 
>sedimentology, geology sejarah, geologi minyak bumi dan batubara kalau bukan 
>didasarkan pada   teori evolusi terus dari mana ? 
>
>Atau jangan-jangan rekaman fosil yang kita pakai untuk penentuan umur geology, 
>lingkungan pengendapan, source rock analysis dll., Sak dek sak nyet terbentuk 
>3 abad yang lalu ? 
>
>
>
>Lam-salam...
>O'
>
>--- On Wed, 6/7/11, [email protected] <[email protected]> wrote:
>
>> From: [email protected] <[email protected]>
>> Subject: Re: [iagi-net-l] Teori Baru Punahnya Nenek Moyang Manusia
>> To: [email protected]
>> Received: Wednesday, 6 July, 2011, 7:53 AM
>> Dari teori ke teori, saya semakin
>> yakin kalo evolusi ini hoax
>> 
>> visit strivearth.com and be entertained
>> 
>> -----Original Message-----
>> From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
>> Date: Wed, 6 Jul 2011 07:42:29 
>> To: IAGI<[email protected]>;
>> [email protected]<[email protected]>
>> Reply-To: <[email protected]>
>> Subject: [iagi-net-l] Teori Baru Punahnya Nenek Moyang
>> Manusia
>> Mnarik.
>> Untungnya nenek moyangku orang pelaut :)
>> 
>> Rdp
>> --------------
>> 
>> Teori Baru Punahnya Nenek Moyang Manusia
>> 
>> 
>> » Homo erectus, nenek moyang homo sapiens
>> 
>> Muhammad Firman | Rabu, 6 Juli 2011, 05:29 WIB
>> 
>> VIVAnews - Sebuah studi yang diketuai oleh Etty Indriati,
>> peneliti
>> dari Universitas Gadjah Mada, Indonesia melakukan
>> investigasi dari dua
>> situs di sungai Bengawan Solo. Dari penelitian, disimpulkan
>> bahwa Homo
>> erectus kemungkinan tidak tinggal di habitat yang sama
>> dengan manusia
>> modern.
>> 
>> Temuan ini memunculkan keraguan pada teori evolusi manusia
>> sebelumnya
>> dan mengindikasikan bahwa nenek moyang manusia modern itu
>> punah jauh
>> lebih awal dibandingkan perkiraan sebelumnya.
>> 
>> Seperti diketahui, Homo erectus, yang meninggalkan Afrika
>> sekitar 1,8
>> juta tahun lalu, disepakati sebagai nenek moyang langsung
>> spesies kita
>> yakni Homo sapiens. Kedua spesies ini sebelumnya diyakini
>> pernah hidup
>> berdampingan. Setidaknya sampai muncul teori baru yang
>> membantah itu.
>> 
>> Selama ini, ilmuwan memperkirakan, sekitar 500 ribu tahun
>> lalu Homo
>> erectus lenyap dari Afrika dan sebagian besar Afrika dan
>> diperkirakan,
>> bertahan hidup di Indonesia hingga 35 ribu tahun lalu.
>> Adapun Homo
>> sapiens awal tinggal di kawasan Indonesia sejak 40 ribu
>> tahun lalu dan
>> tinggal bersama dengan nenek moyangnya tersebut.
>> 
>> Penelitian yang dilakukan Etty dan timnya menunjukkan bahwa
>> asumsi
>> selama ini tidak benar dan Homo erectus lenyap jauh sebelum
>> kedatangan
>> Homo sapiens di Asia.
>> 
>> “Homo erectus kemungkinan tidak tinggal di habitat yang
>> sama dengan
>> manusia modern,” kata Etty, seperti dikutip dari
>> DailyMail, 5 Juli
>> 2011.
>> 
>> Dari ekskavasi dan analisa waktu, hasilnya mengindikasikan
>> bahwa Homo
>> erectus punah setidaknya 143 ribu tahun lalu, dan bahkan
>> mungkin lebih
>> dari 550 ribu tahun lalu.
>> 
>> Jika demikian yang terjadi, maka temuan ini membantah teori
>> ‘Out of
>> Africa’ yang sudah disepakati sebelumnya yakni hipotesis
>> seputar
>> manusia modern telah berevolusi sepenuhnya di Afrika
>> sebelum
>> bermigrasi ke belahan lain di Bumi.
>> 
>> Teori itu memperkirakan terjadinya overlap antara Homo
>> sapiens dan
>> spesies lebih tuah yang mereka gantikan di luar Afrika.
>> Homo erectus
>> yang ditemukan masih bertahan hidup di Indonesia pada masa
>> itu
>> dianggap sebagai bukti pendukung teori tersebut.
>> 
>> Dengan temuan terbaru, peneliti menawarkan hipotesis baru
>> bahwa
>> manusia modern berevolusi dari spesies terdahulu di Afrika,
>> Asia, dan
>> Eropa. Hasil temuan ini sendiri dipublikasikan di jurnal
>> Public
>> Library of Science ONE. (sj
>> 
>> -- 
>> Sent from my mobile device
>> 
>> *"Everybody is safety leader, You can stop any unsafe
>> operation !"*
>> 
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> PP-IAGI 2008-2011:
>> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
>> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
>> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
>> biro...
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> Ayo siapkan diri....!!!!!
>> Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI,
>> Sulawesi, 26-29
>> September 2011
>> -----------------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to:
>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to:
>> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
>> information posted on its mailing lists, whether posted by
>> IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be
>> liable for any, including but not limited to direct or
>> indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
>> resulting from loss of use, data or profits, arising out of
>> or in connection with the use of any information posted on
>> IAGI mailing list.
>> ---------------------------------------------------------------------
>> 
>>
>
>--------------------------------------------------------------------------------
>PP-IAGI 2008-2011:
>ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
>sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
>* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>--------------------------------------------------------------------------------
>Ayo siapkan diri....!!!!!
>Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
>September 2011
>-----------------------------------------------------------------------------
>To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>No. Rek: 123 0085005314
>Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>Bank BCA KCP. Manara Mulia
>No. Rekening: 255-1088580
>A/n: Shinta Damayanti
>IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>---------------------------------------------------------------------
>DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
>its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
>its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
>damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data 
>or profits, arising out of or in connection with the use of any information 
>posted on IAGI mailing list.
>---------------------------------------------------------------------
>


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
September 2011
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke