Argo, jauh sebelum ada BPLS, saat ada Tim Nas dan lalu BPLS itu lembaga yg 
operasionalnya dg APBN, pdhal kasus lusi belum diputuskan scr politik sbg 
bencana alam. 
Salam, agus hend

Sent from my iPad

On 23 Sep 2011, at 12:14, argo wuryanto <[email protected]> wrote:

Mas Andang yang saya hormati,


Kalau boleh saya mengajukan beberapa pertanyaan/ pernyataan mengenai LUSI ini, 
mohon koreksinya saja:
1. Kasus LUSI ini sudah "dipupuskan" sebagai bencana alam oleh DPR/ Pemerintah 
(??). Jadi untuk rehabilitasi dampak yang ditimbulkan akan dibebankan kepada 
negara (APBN)
  yang akan diambil dari uang rakyat (pajak) dan dari hasil bumi negara ini 
juga. Adapun untuk 3D seismic yang kemungkinan akan diakusisi, secara 
anggarannya bagaimana, Mas?
  Apakah juga akan dibebankan ke APBN? Bukannya saya menutup mata dengan 
penderitaan saudara sebangsa, tapi cuman kita yang tidak mencicipi madunya, kok 
ya ikut-ikutan kesengat tawonnya,
  he...he..

2. Sebagai lulusan geologi (walaupun belum ahli) dan juga tergabung dalam IAGI, 
setidak-tidaknya saya memiliki satu biting (suara) untuk disalurkan. Untuk 
kedepan (yah.. yang lalu biarlah berlalu)
   akankah menjadi lebih baik jikalau ada permasalahan seperti ini kita 
voting-kan saja??, untuk selanjutnya hasilnya disampaikan ke instansi yang 
berwenang (DPR kah/ PEMERINTAH kah??)
   atau sekalian diumumkan di koran saja, sehingga menjadi jelas sikap 
ahli-ahli yang ada menyingkapi permaslahan yang berkembang di masyarakat.
    Tentu saja, suara setiap orang tidak akan bisa disamakan, suara seorang 
ahli mungkin bisa dikalikan 10 dibandingkan anggota biasa seperti saya.
    Memang kebenaran tidak bisa ditentukan dengan voting dan suara terbanyak 
belum tentu yang benar, terlebih memang kebenaran bisa sangat sulit dilihat di 
negeri ini,
     entah karena permasalahannya yang sangat komplek atau memang karena 
faktanya seringkali dibuat abu-abu.


salam,
Argo
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Jumat, 23 September 2011 11:13
Judul: Re: [iagi-net-l] Lusi

Aku tahu betul MetroTv itu punya Surya Paloh dedengkotnya NasDem. Aku tahu 
betul Lapindo itu punya grup Bakrie dedengkotnya Golkar. Aku juga tahu kabinet 
mau reshuffle Oktober ini & menteri2 dievaluasi. Aku tahu 2014 sdh dekat & 
politisi2 saling rebutan opini. Tapi aku juga tahu derita rakyat di porong sana 
sdh sampai di ubun2 & tanpa data saintifik baru yg jelas & dimengerti smua 
pihak, tdk akan ktemu solusi permanen. Maka: permisi - aku teriakkan itu l dan 
ini agi! 

Penyelesaian masalah sosial tidak bisa dilepaskan begitu saja dr penyelesaian 
teknis. Kata Yossi HAGI juga: 60-70% biaya akuisisi seismik 3D di Porong situ 
bisa habis untuk hal2 non-teknis, itupun tdk termasuk ganti rugi yg harusnya 
sdh diberesi oleh pihak2 yg harusnya membereskan (Minarak, BPLS, dsb). Nah, ini 
bukan masalah siapa salah siapa benar, siapa memihak mana, apalagi: penyebabnya 
apa, tapi: bagaimana meng-imej bawah permukaan "dalam" di sana untuk 
digabungkan dg data time-series subsidensi dan juga fenomena2 permukaan lainnya 
yg sdh dipelajari Badan Geologi.

Dengan demikian bisa diprediksi dan dirancang hal2 sebagai berikut.

1) Sampai seluas apa lagi daerah yg akan terdampak dan bgmn probabiliti-nya shg 
bisa ditelorkan kebijakan baru: mungkin pengosongan area berthap dsb,

2) Bagaimana disain pemboran pengganti u/mematikan sumber semburan dg data 
subsurface baru plus apakah itu bisa diterima dr segi biaya.

3) Kalaupun nomer 2 diatas tidak bisa dilakukan, lalu bagaimana solusi 
alternatinya. Karena sudah kita ketahui luasan daerah terdampak dengan 
probabilitinya maka bisa jadi berbagai skenario re-development sbg area khusus 
menyusul pengosongan daerah terdampak bisa dibuat dan dilaksanakan.

4) Dsb.

Nah, makanya jangan kaget; kalau untuk menggolkan ide teknis untuk kepentingan 
masyarakat terdampakpun, kita harus masuk di kancah non teknis, bahkan 
censering politis-bisnis; seperti acara2 di MetroTV atau (nantinya mungkin: 
tandingan) di TVone dsb.

Tabik.

ADB - IAGI0800 / Arema!
(Yg bicara di MetroTV kemarin atas sepengetahuan dan dukungan Prof Lambok 
presiden IAGI dan Pak Yossi Presiden HAGI)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: Surya Sudana <[email protected]>
Date: Fri, 23 Sep 2011 03:23:26 +0100
To: [email protected]<[email protected]>
ReplyTo: <[email protected]>
Subject: RE: [iagi-net-l] Lusi

Pak Rakhmadi yg sudah sangat senior, saya yakin puluhan anggota IAGI sudah 
pernah mengalami blow-out dan melakukan kill well / relief well. Satu hal yg 
harus kita ingat bahwa penanganan/pengambilan keputusan dilakukan dalam 
hitungan ‘detik – menit – jam, paling lama hari’. Saya sependapat dilakukan 
relief well pd waktu terjadi semburan awal. Dalam kondisi seperti sekarang, 
pertanyaan simple yg muncul, dititik mana (koordinat) dan kedalaman berapa anda 
akan pompakan kill-mud / cement ato apapun, berapa volume yg anda butuhkan 
etc…etc…?? Sudah sangat-sangat terlambat pak. Saya sependapat dg ADB, lakukan 
3D seismic dulu apapun hasilnya (walopun noisy) baru kita interpretasi ulang 
dan design ulang relief well nya (kalo masih bisa dg relief well) atau mungkin 
dg solusi lain. Di negeri ini banyak ahli dan praktisi pemboran dg berbagai 
pengalaman termasuk menangani semburan liar pak. Sayang bapak baru mulai 
mengikuti diskusi ttg Lusi ini. Kondisi
 Lusi sekarang ini sangat complicated baik secara sain, teknis dan terutama 
masalah sosial, apalagi kalo sampai ke politik tidak se sederhana yg bapak 
sampaikan. Matur nuwun & salam.
 
Merdeka,
suro
 
   
 
From: rakhmadi avianto [mailto:[email protected]] 
Sent: Thursday, September 22, 2011 5:35 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Lusi
 
Suwun boz SO (Suryadi Oemar) yg telah melengkapi keterangan Example dan the 
real sepak terjang pak DR Rubiandini, boz SO ini adalah teman seangkatan saya 
di UGM dan blio yg jadi GM JOB PPEJ saat terjadi blow out di Sumur Lengowangi, 
dg tangkas blio ambil keputusan dg memanggil pak Rudi, pak Rudi ambil solusi 
relief well, setelah itu masalah slesai. Hal ini semua diterangkan secara 
ilmiyah oleh blio dg data lengkap. Critanya ini alumni ITB presntasi di depan 
alumni UGM hasilnya kita semua mendukung pak DR Rubiandini at all (yg dalam 
team ada DR Kusumadinata yg juga sangat saya hormati).

Ada kalanya masalah2 yg terjadi harus di approached dari segi Operation Geology 
/ drilling, tapi ada kalanya dg pure sain geologi, untuk hal ini saya milih 
aproach Operation.

Nah tunggu apa lagi para pakar kalo perlu bantuan teknik Geologi UGM yg udah 
mumpuni pengalamannya saya siap membantu

salam damai
Avi

2011/9/22 <[email protected]>
Kejadian yang memang mirip dengan Lusi pernah terjadi di JOB PPEJ tepatnya di 
sumur Lengowangi-2 di Gresik. Yang paling penting adalah cepatnya mengambil 
keputusan dalam hal penanganannya. Pak DR. Rudy R kita panggil sbg konsultan 
dan tenaga ahlinya, semua keputusan hanya diberikan otorisasi kpd satu orang 
saja shg dalam waktu 3 hari sumur sdh dapat dikendalikan dan semua semburan 
mati . Ada 8 titik semburan pada kejadian tersebut dan kejadiannya pas orang 
pada libur akhir tahun (ada 11 hari libur termasuk natal + tahun baru + cuti 
bersama).
Powered by Telkomsel BlackBerry®
From: rakhmadi avianto <[email protected]>
Date: Thu, 22 Sep 2011 16:10:21 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Lusi
 
Ide DR Rubiandini DR Kusuma dan kawan2 ini brilliant lho, secara fisika dg 
relief well suksess rasionya lebih tinggi
pak Doktor telah berhasil menjinakkan sumur JOB PPEJ di Gersik dg gejala awal 
yg sama dg Lusi.Kita alumnus Geologi UGM pernah minta waktu khusus ke pak DR 
Rubiandini untuk mempresenasikan ide beliau dan kita lihat dari segi operation 
Geologist dan drilling kayaknya yg paling masuk akal, sehingga kita yg datang 
waktu semua setuju dg ide DR Rubiandini. SEbagai info tambahan kita2 Alumini 
Geologi UGM yg datang di presntasi tersebut sudah berpengalaman kerja di 
Chevron, ExxonMobil, CNOOC, IAPCO, BP dan Pertamina dg penglaman 15-28 th jadi 
sudah tuwuk makan asam garam drilling operation, seismik, sekwen strat, 
petrophysik dll. Kita menilai bukan kita anti pemerintah tapi sebagai saintis 
kita terpanggil untuk menkontribusikan solusi yg paling tepat, dan kesimpulan 
kita, SETUJU dg DR Rubiandini at all.

Kalo 3D seismik selain datanya akan tidak bagus at the end juga akan mengarah 
ke relief well, ojo di cemplungin beton dari atas mas itu ga bener, kita bor ke 
reservoirnya kemudian di spot lumpur berat shg lama2 aliran dari bawah bisa di 
stop

Salam
Avi
2011/9/22 kartiko samodro <[email protected]>
sepertinya kalau relief well sekarang sudah terlambat...sudah jebol dan  rekah 
di mana mana...
 
3d seismic mungkin bisa untuk mendeteksi daerah mana yang memiliki rekahan 
besar yang menyebabkan semburan ..tapi terus bagaimana menutupnya , apakah kita 
bisa  injeksikan semen di rekahan rekahan tersebut ?                            
                              Solusi terakhir mungkin memang harus dialirkan ke 
sungai porong sehingga sedikit demi sedikit dapat dibuang ke laut.... 
Untuk pengurangan pencemaran kalau memang ada zat berbahaya, maka bisa 
dilakukan pengolahan limbah dulu sebelum dialirkan ke sungai porong atau ke 
laut...pertanyaannya lagi ada budgetnya tidak ?
 
2011/9/22 <[email protected]>
Masalah Lusi ini memang udah di plesetin ke yg kurang tepat tentunya ada pihak2 
dg kepentingan yg berbeda

Kok saya stuju dg ide DR Rubiandini untuk di pake reief well yg lebih make 
sense secara ilmiyah, untuk yg lain mungkin sudah terlanjur remek di near 
surfacenya shg ide 3D seismik data yg akan diperoleh disangsikan akan bagus krn 
noisenya udah terlalu kuat

He he he baru gabung kok yo wis komentar

Last but least miss you all dan salam kenal

Sebagai perkenalan saya ini alumni Geologi UGM lulus 1982 kerja di Mobil Oil 
Indonesia 82-94 Mobil Nigeria 95-97 jadi ExxonMobil 98-2006 sejak itu nyangkul 
di Samudra Energy ltd
Pengalaman banyak di Exploration dan production
Tambahan saya itu musuh bebuyutan abah Yanto Sumatri di lapangan Golf

Mungkin itu aja jati diri saya
Salam damai

Avi

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Yanto R.Sumantri" <[email protected]>
Date: Thu, 22 Sep 2011 13:40:11
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Lusi


Nyoto

Amburadulnya , karena telah menyeleweng (dengan sadar lagi ) atau
selingkuh dari UUD - 45 dan Pancasila.
Kita meng-agung2 kan demokrasi liberal sembari lupa bahwa kita  bernegara
ini dalam bingkai NKRI yang sebenarnya sudah mempunyai budaya yang tidak
akan cocok dengan demokrasi liberal yang sangat individualistis.
Itu kata Bung Karno , dan saya percaya itu.

ADB saya kira tidak memihak  , hanya dia tidak sependapat dengan Awang
mengenai apa yang men"triger" lumpur.



si Abah.



On Thu, September 22, 2011 10:56 am, nyoto - ke-el wrote:
> Lain Golkar lain Nasdem, lain TVOne lain MetroTV ..... semua bermuatan
> politik, akan semakin panas menjelang Pemilu 2014 nanti, kita tunggu aja
> ...
> semua issue bisa dipolitisasi di negara amburadul ini ...
>
> wass,
> nyoto
>
>
>
>
>
> 2011/9/22 Joseph M. Sihombing <[email protected]>
>
>>   apakah ada hubungan dengan pernyataan polisiti golkar di kompas online
>> 21 sept 2011?
>>
>> http://regional.kompas.com/read/2011/09/21/14112951/Politisi.Golkar.Lapindo.Sudah.Selesai
>>
>> SUDAH SELESAI??? bukannya masih LANJUTKAN??
>>
>> joseph
>>
>>
>> --- On *Thu, 9/22/11, nyoto - ke-el <[email protected]>* wrote:
>>
>>
>> From: nyoto - ke-el <[email protected]>
>> Subject: Re: [iagi-net-l] Lusi
>> To: [email protected]
>> Date: Thursday, September 22, 2011, 6:40 AM
>>
>>
>>  Mas Kartiko,
>>
>> Kalau nggak sempat mirsani di MetroTV kemarin malem, bisa melihatnya di
>> link videonya dibawah ini, ada 5 episode, cukup seru, tapi kelihatannya
>> MetroTV "memihak", karena 3 nara sumber yg diambail semuanya "berpihak"
>> di
>> kubu yg berlawanan dengan kubu Lapindo, jadi isi & kesimpulannya jelas
>> pihak
>> Lapindo salah (saya sendiri "melihatnya" mungkin ada "muatan
>> politiknya",
>> yaitu Surya Paloh melawan Bakrie, atau Nasdem vs Golkar seperti selama
>> ini
>> yg kita lihat antara MetroTV vs TVOne), monggo :
>>
>>
>>
>> http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2011/09/21/10132/27/Petaka-Lumpur-Lapindo
>>
>>
>> Wass,
>> nyoto
>>
>>
>>
>>
>> On Thu, Sep 22, 2011 at 10:08 AM, kartiko samodro <
>> [email protected]<http://us.mc383.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> > wrote:
>>
>> sayang tidak melihatnya...
>> ringkasan kesimpulannya apa ya ?
>>
>>  On Wed, Sep 21, 2011 at 9:10 PM, S. (Daru) Prihatmoko
>> <[email protected]<http://us.mc383.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> > wrote:
>>
>> FYi - ADB live di Metro TV saat ini, ttg lumpur Sidoarjo
>>
>> SP
>>
>> Sent from my iPhone
>>
>>
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> PP-IAGI 2008-2011:
>> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT,
>> [email protected]<http://us.mc383.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL,
>> [email protected]<http://us.mc383.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>>
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> Ayo siapkan diri....!!!!!
>> Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
>> September 2011
>>
>> -----------------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>>
>> For topics not directly related to Geology, users are advised to post
>> the
>> email to:
>> [email protected]<http://us.mc383.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
>>
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
>> posted
>> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
>> shall
>> IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
>> direct
>> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
>> loss
>> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of
>> any
>> information posted on IAGI mailing list.
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>>
>>
>


--
_______________________________________________
Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma
hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
September 2011
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id

For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
 
 


______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email 
______________________________________________________________________

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email 
______________________________________________________________________


Kirim email ke