Vita,
Penggunaan Soltex* bertujuan untuk menstabilkan lubang bor (shale
inhibitor), mengurangi *lost circulation* dan memberi lubrikasi untuk
mengurangi friksi selama pemboran. Semuanya akan berdampak pada pembentukan
*mudcake* di dinding sumur dan infiltrasi fluida ke formasi. Soltex* dipakai
di lingkungan lumpur polymer yang ber-pH rendah dan/atau di lumpur yang
memakai KCl, NaCl atau modified PAC mud. Saya belum berpengalaman kalau
Soltex* dipakai di lumpur ber-KOH/Lime.

- Jika *MudCake* yang terbentuk terlalu tebal, maka *probe* alat pengukur
tekanan (RFT**/MDT**/RCI***/XPT**) tidak mampu menembus lapisan lumpur
tersebut. Informasi dari emailnya Vita belum lengkap. Berapa besar tekanan
diberikan pada *pad* untuk "mengusir" *mud-cake*? Pada saat *pad* dan *probe
*-nya menempel di dinding dan *probe* belum di set ke formasi, bagaimana
pembacaan *gauge*-nya? Apakah *pre-test* dilakukan untuk membersihkan *probe
* dari LCM (lost circulation material)? Ada *probe* yang masih bisa
beroperasi pada konsentrasi LCM @ 25 pounds/bbl. Tapi banyak
*probe*yang berspesifikasi lebih rendah lagi. Berapa konsentrasi
Soltex* di sumur
tersebut? Apakah dilakukan *Reaming* sebelum *Pressure Tester *ini di-*run*?
Dan... masih ada beberapa prosedur QC lain yang harus diperiksa untuk kasus
ini, *of course quality comes with prices* :)

- Untuk masalah diameter lubang yang besar dan/atau *mud-cake* yang tebal,
biasa bisa diatasi dengan pemilihan ukuran *probe* yang lebih panjang.
Sebagai contoh, alat XPT** dari Schlumberger punya 4 ukuran *Anchoring
Kits*(mulai dari ukuran 6 inch hingga 15 inch).

- Masalah kedua adalah, permeabilitas yang rendah. Lagi-lagi informasinya
juga terbatas. Apakah benar-benar sama sekali tidak ada aliran fluida ke *
probe* alias *tight*? Teknologi *Pressure Testing* sekarang memungkinkan
kita melakukan pre*-test* sebanyak mungkin dalam satu *run*. Jika ada
sedikit saja fluida yang bisa mengalir, volume *pre-test* cukup 0.1 cc
dengan debit-nya hanya *0.05 cc/second* maka kita sudah bisa mengambil
kesimpulan tentang tekanan dan mobilitas fluida di formasi tersebut.

- Solusi lain adalah dengan menggunakan *straddle packers,* pada
*tool*pengukur tekanan, yang bekerja seperti DST (Drill Stem Test)
dalam skala
mini. Interval yang akan diukur diisolasi dari pengaruh anulus. Jadi yang
diukur adalah tekanan per interval bukan per *sampling point*. Pertanyaan: *
tool* apa yang dipakai kemarin?

Wassalam,

-bg
http://www.linkedin.com/in/bambanggumilar


* A Mark of Chevron Phillips Chemical Company
** A Mark of Schlumberger
*** A Mark of Baker Atlas



2011/9/26 Parvita Siregar <[email protected]>

>  Rekan2 IAGInet, ****
>
> ** **
>
> Mungkin ada yang punya pengalaman memakai solvent ini di sumurnya, nama
> dagangnya SOLTEX tetapi deskripsinya seperti yang di bawah ini.  Bisa
> dijelaskan apakah formation performancenya terpengaruh setelah memakai
> solvent ini?  Mungkin teman2 dari CNOOC dan VICO atau teman2 yang
> mempunyai reservoir dengan permeability rendah  mempunyai pengalaman
> menarik (atau buruk) setelah memakai solvent tertentu untuk menstabilkan
> lubang bor?  ****
>
> ** **
>
> Kebetulan sebagian section di sumur kami terdahulu memakai solvent ini
> karena lubangnya tidak stabil, kemudian ditambahkanlah solvent ini.  Ketidak
> berhasilan pengukuran pressure maupun testing dicurigai karena solvent ini.
> Karena pada dasarnya solvent ini adalah aspal, jadi bukannya disemir tuh
> lubang bor sama aspal?  ****
>
> ** **
>
> Terimakasih informasinya, (kalau tidak mau di forum ini diskusinya, bisa
> japri)****
>
> ** **
>
> ** **
>
> * *
>
> * *
>
> *DESCRIPTION*
>
> SOLTEX is a high molecular weight modified hydrocarbon compound of sodium
> asphalt sulfonate. It is a black, freeflowing****
>
> flake material.****
>
> SOLTEX is partly soluble in water (approx 75%), the water insoluble portion
> being soluble in oil. This property gives****
>
> SOLTEX an excellent emulsifying characteristic. It is also highly resistant
> to temperatures and the softening point is****
>
> in excess of 500° F (260° C).****
>
> ** **
>
> *Parvita H. Siregar*
>
> Chief Geologist ****
>
> Salamander Energy Indonesia****
>
> Suite 1502, Indonesia Stock Exchange Bld.****
>
> 15th Fl, Tower 2****
>
> Jln. Jend. Sudirman Kav. 52-53****
>
> Jakarta 12190, Indonesia****
>
> ** **
>
> Tel: +62 21 5291 2900****
>
> fax: +62 21 3000 4020****
>
> mailto: [email protected]****
>
> ** **
>
> P *Please consider the environment before you print***
>
> ** **
>
> *Disclamer:  This email (including any attachments to it) is confidential
> and is sent for the personal attention of the intended recipient only and
> may contain information that is priviledged, confidential or exempt from
> disclosure.  If you have received this email in error, please advise us
> immediately and delete it.  You are notified that using, disclosing,
> copying, distributing or taking any action in reliance on the contents of
> this information is strictly prohibited.*****
>
> ** **
>

Kirim email ke