SEJARAH KEGEMPAAN DI JAWA TIMUR

Mengacu pada sejarah gempa di Jawa Timur yang disebutkan oleh Pusat
Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, propinsi ini juga merupakan
wilayah langganan gempa dengan jarak waktu yang berbeda-beda, dari
tujuh tahun hingga belasan tahun.

Dari belasan kali gempa selama dua abad, Jawa Timur juga beberapa kali
mengalami gempa besar, bahkan menimbulkan tsunami sehingga memakan
korban dalam bilangan tak sedikit. Itu pernah terjadi di Trenggalek
dan Banyuwangi.

22/03/1836
Gempa terjadi di Mojokerto. Tidak diketahui berapa kekuatan gempa
tersebut, namun skala intensitas dampak gempa mencapai VII-VIII MMI.
Akibat gempa ini terjadi kerusakan pada bangunan.

20/11/1862
Gempa terjadi di Madiun dengan skala intensitas gempa mencapai VII
MMI. Akibat gempa ini sejumlah bangunan retak.

15/08/1896
Gempa terjadi di Wlingi dengan skala intensitas gempa mencapai VII
MMI. Gempa terasa sampai Brangah. Kerusakan pada bangunan dan rumah
penduduk.

20/08/1902
Gempa terjadi di Tulungagung dengan skala intensitas gempa mencapai
VII MMI. Akibat gempa terjadi kerusakan pada bangunan.

11/08/1939
Gempa terjadi di Jawa Timur dengan skala intensitas VII MMI. Getaran
gempa terasa hingga Rembang, Jawa Tengah. Sebuah rumah roboh di
Brondong.

19/06/1950
Gempa terjadi di Jawa Timur dengan skala intensitas gempa mencapai VI MMI.
Beberapa bangunan retak. Getaran terasa sampai Kalimantan dan Jawa Barat.

20/11/1958
Gempa terjadi di Malang dengan skala intensitas gempa mencapai VII-VIII MMI.
Akibat gempa terjadi retakan pada bangunan, tanah, dan 8 orang tewas.

19/2/1967
Gempa terjadi di Malang dengan skala intensitas gempa sebesar VII – IX
MMI. Kerusakan terparah terjadi di Dampit, 1.539 rumah rusak, 14 orang
tewas, 72 orang luka-luka. Di Gondanglegi 9 orang tewas, 49 orang
luka-luka, 119 bangunan roboh, 402 retak, 5 masjid rusak. Di
Trenggalek 33 rumah bambu retak. Getara gempa terasa hingga Banyumas
dan Cilacap di Jawa Tengah.

4/10/1972
Gempa terjadi di Blitar-Trenggalek dengan kekuatan 6 skala Richter dan
skala  intensitas gempa sebesar V-VI MMI. Akibatnya, terjadi kerusakan
sejumlah bangunan di Gandusari & Trenggalek. Goncangan terasa kuat
sehingga mengakibatkan 250 orang meninggal, 127 orang hilang, 423
luka, 1.500 rumah rusak, 278 perahu rusak dan hilang. Gempa ini juga
menimbulkan terjangan tsunami dengan ketinggian gelombang belasan
meter dan terjangan gelombang hingga mencapai 500 meter dari pantai.

3/6/1994
Gempa terjadi di Banyuwangi dengan kekuatan gempa mencapai 7 skala
Richter dan skala intensitas gempa VIII MMI. Akibat gempa menimbulkan
bencana di Rajegwesi, Gerangan, Lampon, Pancer, Pulau Sempu, Grajagan,
Pulau Merah, Teluk Hijau, Sukamade, Watu Ulo, Teluk Sipelori dan Teluk
Tambakan. Efek tsunami mencapai pantai Banyuwangi, Jember, Malang,
Blitar, Tulung Agung, Trenggalek & Pacitan.

20/7/2003
Gempa terjadi di Pacitan dengan kekuatan 5,9 skala Richter. Akibatnya
terjadi kerusakan pada sejumlah bangunan dan plester dinding lepas di
rumah dinas Polres Pacitan, 4 rumah di desa Pucang Sewu, 1 rumah di
desa Sambong, 1 rumah di desa Ponggok, Kecamatan Pacitan, Kabupaten
Pacitan; 1 rumah di desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Kabupaten
Trenggalek; pasar Madiun dan sebuah Ruko di kota Yogyakarta. Getaran
terasa di Pacitan, Trenggalek, Madiun, Surakarta, Yogyakarta hingga
Surabaya. Terjadi gempabumi susulan.

Penjelasan ahli gempa bali http://m.tempointeraktif.com/2011/10/13/361273/

-- 
Sent from my mobile device

*"Everybody is safety leader, You can stop any unsafe operation !"*

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
September 2011
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id

For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]

Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke