Pak Adam, ini berita ♈ªʼnĝ membuat optimisme baru .... Let find the new sleeping giant...in Indonesia. Salam. Agung Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: M-Adam CEPI <[email protected]> Date: Mon, 14 Nov 2011 12:12:27 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: RE: [iagi-net-l] Sleeping Giant (was Indonesia Geological Learning Curve) Mudah-mudahan tidak terlambat merespons. Dibawah ini link menarik tentang penemuan terbaru cadangan raksasa di North Sea offshore Norwegia sekelas Statfjord dan Ekofisk. Recoverable resources 2600 MMBO (potentially higher). http://storm.zoomvisionmamato.com/player/lundin/objects/wyjskr2f/ Walaupun North Sea sudah sangat mature dari sisi explorasi hampir semua play dan ide-ide out of the box sudah ditest sejak hey day explorasi tahun 70 - 80, tetapi tidak menutup kemungkinan ditemukannya raksasa tidur. Link tersebut berisi Video dari press release discovery dan presentasi-nya bisa di download pula. Sedikit keyword dari presentasi -nya: 1. Build a concept 2. New Technique (New data) 3. "Don't trust the old truth" seperti dikatakan Senior Explo Manager-nya dalam presentasi tersebut. Masih mungkinkah penemuan cadangan sekelas itu di Indonesia,..? Salam Cp From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[email protected]] Sent: 10 November 2011 07:52 To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Indonesia Geological Learning Curve 2011/11/9 Agung P. Widodo <[email protected]<mailto:[email protected]>> Yth para IAGI netter; Kalau menurut bpk2 praktisi/ilmuwan ini ... mohon pencerahan kalau di petakan posisi indonesia itu sudah dimana? Maturity atau Post ? Wah mas Agung buat threat cukup menggelitik saya nih. Pembelajaran atau learning yang digambarkan sebagai sebuah "learning curve" memang cukup menarik. Namun dalam ilmu geologi (terutama eksplorasi sumberdaya) yang saya amati sebentar ini (20 tahun dibanding jutaan tahun hanya skejab saja :), tentunya pendapat saya hanya dikategorikan sebagai satu sisi cara pandang. Maturity knowledge dalam artial learning curve menurut saya akan dapat diamati atau mungkin setara atau mirip yang terlihat pada discovery curve. Melihat discovery curve (creaming curve) ini juga tidak mudah dan bahkan sering ada lubang keledainya (pit fall). Seringkali terlihat bahwa adanya satu pertumbuhan penemuan akibat dari penemuan ilmu baru, tehnologi baru, maupun adanya lonjakan harga yg memicu eksplorasi. Salah satu contoh yang sering saya pakai adalah untuk Kutei (Mahakam). Walaupun tidak tepat banget tetapi secara general dapat dilihat proses perkembangan eksplorasi di basin tersebut.Terlihat bahwa discovey curve di cekungan Kutei ini bertahap dan kita tidak mungkin mengatakan bahwa Mahakam sebagai learning curvenya sudah sangat mature. Potensinya masih banyak yang belum digali. Bahkan kalau melihat East Java Basin akan terlihat adanya pemunculan play baru dengan penemuan lapangan Banyuurip di Cepu, itu mennjukkan adanya rejuvinasi. Kalau ADB menuturkannya sebagai kembali memunculkan silkus baru dalam eksplorasi. Yang lebih menarik lagi kalau melihat membandingkan jumlah sumur yg dibor di Indonesia dan Amerika. Kita akan tahu bahwa Indonesia ini boleh dibilang under explored (immature) dibandingkan dengan Amerika. Silahkan baca disini http://rovicky.wordpress.com/2009/03/27/minyak-di-indonesia-sudah-jenuh-di-ekplorasi/ ?? RDP "Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari" ________________________________ Registered in England and Wales No.811900 Registered Office 33 Cavendish Square, London W1G 0PW This e-mail and any attachments are intended only for the addressee. It is to be treated as confidential and may not be used other than for the purpose for which it has been sent. If you are not the addressee any use of this communication is strictly prohibited. In this case please delete it and notify the sender immediately. Any communication of a defamatory or illegal nature is contrary to company policy and outside the scope of the employment of the individual. The company will not accept liability arising in respect of such communication and the employee will be personally liable. It is the responsibility of the addressee to scan this email and any attachments for computer viruses or other defects. The sender does not accept liability for any loss or damage of any nature, however caused, which may result directly or indirectly from this email or any file attached.

