OiJ$$hkkMmlkkiiiii Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Sujatmiko" <[email protected]> Date: Thu, 5 Jan 2012 15:38:04 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Cc: <[email protected]>; MGEI<[email protected]>; Feni Kertikasyari<[email protected]>; Iman Santoso<[email protected]>; mira buana<[email protected]>; SADONO<[email protected]> Subject: [iagi-net-l] GEM- LOVERS : FOSIL AMMONIT YANG MEMUKAU ( TAMBAHAN DARI SOLARIS ) Yth Pak George,
Mohon beribu maaf, saya baru sempat membalas. Terima kasih telah melengkapi posting saya tentang fosil Ammonite. Betul sekali, Ibu Yana memang punya beberapa ton fosil Ammonite dari NTT. Bahkan rekan Bu Yana juga yang tinggal di Tanggerang , konon punya sampai lebih dari 50 ton Ammonite ( wallahualam ). Waktu itu saya sudah menginformasikannya ke salah satu perguruan tinggi yang maksudnya agar mendapatkan perhatian mengingat fosil Ammonite dari NTT / Timor tersebut rasanya belum pernah diteliti secara serius. Sayang sekali bahwa informasi tersebut bertepuk sebelah tangan dan eksploitasi Ammonite tanpa batas terus berlangsung ( tujuan ekspor mentah ). Mengenai Ammonite Madagaskar yang saya tulis, perbedaannya dengan Ammonite Bu Yana antara lain transparansinya dimana Ammonite Madagaskar hampir seluruhnya translusen alias tembus cahaya. Selain dari itu, septa atau batas chambersnya lebih jelas dan kulitnya nmengandung lapisan pelangi ( iridescence ). Gambar di bawah ini sekedar memperlihatkan perbedaan antara Ammonite Madagaskar dan Ammonite Timor. Demikian dari saya, semoga penjelasan ini bermanfaat khususnya untuk para pencinta fosil. Salam SOLARIS, Miko LAMPIRAN P1030569-40.jpg GAMBAR 1 : Baby Ammonite dari Timor ( tidak tembus cahaya , coklat kemerahan, septa kurang lengkap, tidak mengandung laisan pelangi ) P1030520-40.jpg GAMBAR 2 : Baby Ammonite dari Madagaskar ( translusen /mengristal , coklat - coklat muda, septa lengkap, kulitnya berlapis pelangi - iridescence) -----Original Message----- From: George Hadiprayitno [mailto:[email protected]] Sent: 03 Januari 2012 12:18 To: [email protected] Subject: RE: [solaris_shell_id] GEM- LOVERS : FOSIL AMMONIT YANG MEMUKAU Dear Pak Miko, Pertama-tama SELAMAT TAHUN BARU 2012. Terima kasih atas sharingnya di tahun baru ini. Fosil Ammonit sangat erat kaitannya dengan Moluska. Sebelum Ibu Yana atau saya panggil Tante Sian meninggal, dia banyak mengumpulkan Ammonit dari yang ukuran kecil hanya 1-2 cm sampai yang diameter 30-40 cm, Ammonite tersebut dia potong, asah dan dijual. Saya sungguh buta soal fosil dan sampai sekarang belum tertarik ke arah sana sehingga belum pernah mempelajarinya. Setahu saya ammonite Ibu Yana banyak dari daerah NTT, Timor Barat. Ada bentuk yang mirip dengan foto-foto yang Pak Miko kirim. Fosil tersebut sepintas memang mirip dengan Nautilus yang ada sekarang, tapi mungkin beda spesiesnya. Nautilus memiliki ruang-ruang yang berhubungan satu sama lain, ruang ini bisa diisi air untuk mengatur buoyancy (daya apung) dari Nautilus tersebut. Chambered Nautilus lebih dekat dengan cumi-cumi daripada gurita. Kalau melihat potongan cangkang terlampir yaitu dari Nautilus pompilius, fosil Natutilus tidak jauh berbeda, tapi umumnya bagian cangkang dimana ada ruang cukup besar tempat bagian daging Nautilus berada umumnya sudah hancur/tidak ada pada fosil-fosil yang diketemukan, jadi yang ada hanya bagian "chambers" atau "ruang-ruang" yang masih bertahan dan ruang-ruang terisi oleh endapan ada yang penuh ada yang sebagian masih kosong dan menjadi fosil setelah ribuan tahun. Jadi ukuran cangkang sebenarnya 1.5 - 2 kali fosilnya. Nautilus sebagai moluska yang dapat berenang, maka penyebarannya bisa luas. Hanya itu saja yang bisa saya tambahkan. George

