Menurut diskripsi mang Okim di tulisan koran, terletak di Desa SukaHurip, Kec. 
Pangatikan, dan dari GoogleEarth, puncak terdekat yg bentuknya mirip piramida 
ada di koordinat 7.180392 S, 108.044211 E, Elevasi 1421 m dan menambah 
mistisnya, di GoogleEarth puncak tersebut tertutup kabut (harus dilihat dengan 
prespective 3D view, baru kelihatan) .. Apakah yang ini ya?

Salam


________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, 18 January 2012 9:22 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] GUNUNG SADAHURIP : BUKTI-BUKTI GEOLOGI PERMUKAAN
 
Apakah mang Okim punya koordinat dari G. Sadahurip, supaya saya dapat 
menentukan lokasinya pada peta geologi skala 1:100.000 dari P3G dan di Google 
Earth?. Juga attachment di mailing list tidak keluar. TRMS
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Sujatmiko" <[email protected]>
Date: Wed, 18 Jan 2012 04:26:23 
To: <[email protected]>; MGEI<[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Cc: SADONO<[email protected]>; GUNARDI<[email protected]>; Feni 
Kertikasyari<[email protected]>; Iman Santoso<[email protected]>; mira 
buana<[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] GUNUNG SADAHURIP : BUKTI-BUKTI GEOLOGI PERMUKAAN

Rekan-rekan IAGI yang budiman,



Tanpa maksud untuk mengundang perdebatan,  mang Okim sampaikan di bawah ini
beberapa fenomena geologi tambahan  yang mang Okim amati  di lereng selatan,
timur, barat, dan utara G. Sadahurip pada 8 Januari 2012 yang lalu.
Fenomena geologi inilah yang membuat mang Okim berani menyimpulkan bahwa G.
Sadahurip bukan bangunan piramida budaya melainkan sebuah gunung api kecil
berbentuk piramida yang utuh, yang dari bagian kaki sampai ke puncaknya
tersusun dari batuan beku masif dengan sedikit selingan batuan piroklastik.
Morfologi dengan litologi semacam ini  disebut sebagai  lava dome  ( van
Bemmelen, 1949 : The Geology of Indonesia ) ,  atau cumulo dome  ( Holmes,
1984 : Principles of Physical Geology ).  



Wassalam,



Mang Okim



LAMPIRAN  GAMBAR





DSCN9967-40-60.jpg

Gambar 1 : G. Sadahurip terkesan sangat simetris dilihat dari arah Wanaraja.



DSCN9947-C-40-60.jpg

Gambar 2 : G. Sadahurip menjadi kurang simetris  dilihat dari Kampung
Cicapar



DSCN9945-30-60.jpg

Gambar 3 :  Singkapan batuan beku masif di Kampung Cicapar ( mendasari G.
Sadahurip )



DSCN9994-30-60.jpg

Gambar 4 : Sungkapan batuan beku masif dengan pelapukan kulit bawang di
lereng timur G. Sadahurip



DSCN9991-40-60-80.jpg

Gambar 5 : Inti  batuan beku masif yang mendominasi  lereng timur G.
Sadahurip 



DSC03572-30-60-60.jpg



Gambar 6 : Singkapan batuan beku masif di tebing  Batu Rahong. Seluruh
batuan yang tadinya

menutupi  lembah Batu Rahong  diyakini telah dipakai sebagai batu penyusun
piramida Sadahurip. 



DSCN0057-40-60-80.jpg

Gambar 7 : Singkapan batuan beku masif di tebing utara G. Sadahurip yang
dinyatakan sebagai

pintu masuk ke bangunan piramida. RCTI merekam dialog antara Pak Sekdes dan

Danramil Wanaraja  yang intinya membantah pernyataan  tersebut.



DSCN0063-40-60.jpg

Gambar 8 : Singkapan batuan beku masif di kaki barat G. Sadahurip ( identik
dengan

batuan beku masif di Batu Rahong dan Kampung Cicapar , batuan dasar
G.Sadahurip)

Kirim email ke