29. Apa beda antara Gelombang P dan gelombang S ? Gelombang P adalah gelombang primary, gelombang elastik yang menjalar dimana arah simpangannya sejajar dengan dengan arah rambatan sedangkan gelombang S mempunyai simpangan yang tegak lurus arah rambatan.
30. Koefisient elastisitas apakah yang menyebabkan perubahan kecepatan gelombang S ? Cepat rambat gelombang S dipengaruhi oleh modulus geser mu dan densitas rho Vs(mu,rho) 31. Apa pengaruh rekahan terhadap cepat rambat gelombang S? Ketika gelombang S menjalar pada patahan maka akan terpolarisasi menjadi 2 macam gembang S, yang pertama adalah gelombang S yang menjalar dengan simpangan sejajar pada bidang rekahan dan yang tegak lurus rekahan. Gelombang S yang menjalar sejajar pada bidang rekahan akan mempunyai cepat rambat yang lebih besar dikarenakan bidang rekahan mempunyai modulus geser yang lebih besar secara sederhana kita katakan lithologi pada bidang rehahan akan lebih mudah terusik dengan gaya geseran. 32. Apa sajakah yang mempengaruhi cepat rambat gelombang P? Cepat rambat gelomang P dipengaruhi oleh kompressibilitas k dan modulus geser mu dan densitas rho, Vp(k,mu,rho) 33. Apa pengaruh rekahan terhadap cepat rambat gelombang P? Ketika gelombang P menjalar sejajar rekahan maka perubahan modulus geser mu akan menyebabkan kecepatan rambat gelombang akan ikut meningkat pula. Kalau pada rekahan terisi dengan gas maka harga dari kompressibilitas akan menurun disebabkan bulk modulus dari gas lebih lebih besar dari pada minyak ataupun air. 34 Jadi perubahan apa yang menyebabkan distribus rekahan dapat dapat diperkirakan distribusinya ? Perubahan sifat elastik dari batuan karena terekahkan dan perubahan sifat elastik karena keberadaan fluida, perubahan ini dapat tercerminkan pada perubahan cepat rambat gelombang P dan S. 35. Apakah secara teoritis masalah distribusi rekahan sudah terselesaikan ? secara teoritis dengan pendekatan dan asumsi bisa dikatakan ya; akan tetapi asumsi dan pendekatan yang dilakukan apakah sesuai dengan kondis lapangan itu adalah masalah lain yang harus dipecahkan. 36. Bagaimanakah dengan heterogenitas dari lithology? Untuk mengatasi hetergenitas dari lithology kami menggunakan pendekatan rock strength hal ini kami lakukan karena kami mengalami masalah dimana pada daerah kami terdapat lithology yang sama akan tetapi akan tetapi mempunyai reservoir properties yang sangat berbeda. Sebetulnya pendekatan kami masih dalam tahap "hypotesa" akan tetapi kami harus segera menyampaikan, paling tidak ide dasarnya. Penelitian kami terhadap hetrogenitas yang sudah kami lakukan pada lapangan kami adalah pembuatan hubungan antara rock strength dan porositas dimana hypotesa kami adalah "low rock strength highly fractured, more porosity and high anysotropi" yang semua masih secara teoritis dapat akan tetapi dapat dipelajari cores data dan seismik Salam Anggoro Dradjat

