Rekan-rekan IAGI,

Terforward beberapa posting terkait Gunung Sadahurip dari Asisten Staff Khusus 
Presiden saudara Erick Ridzky. Sekedar untuk memperkaya khazanah berpikir, 
berfikir out of the box...ceunah...

Salam,

Dar 

----- Pesan yang Diteruskan -----
Dari: e_ridzky <[email protected]>
Kepada: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected] 
Dikirim: Senin, 30 Januari 2012 14:00
Judul: [IA-ITB] Catatatan Perjalanan Geotrek Indonesia Sadahurip Sebuah Wisata 
alam Kontroversi dan Kebebasan Berpikir.
 

 


Catatatan Perjalanan Geotrek Indonesia Sadahurip  Sebuah Wisata alam 
Kontroversi dan Kebebasan Berpikir.

Oleh Ummy Latifah

“Manusia tidak dipenjara oleh takdir, melainkan dipenjarakan oleh pikirannya 
sendiri”- Franklin Delano Roosevelt  (1882-1945) –

Mamat,  Ade dan teman-temannya dengan sigap dan cekatan mengikuti  perjalanan 
kami komunitas Geotrek  Indonesia menaiki Gunung Sadahuraip. Sepanjang 
perjalanan Mamat yang berusia 8 tahun dengan gembira bercerita tentang hiruk 
pikuk  para tamu yang mendatangi Gunung Sadahurip. Mamat dengan cekatan 
menawarkan sebagai porter kami untuk membawa tas. Mamat mengatakan  sudah biasa 
menjadi portersejak Gunung Sadahurip diberitakan ada Piramida di dalamnya 
bahkan  sebagai pengantar logistik orang-orang yang bermalam di Gunung 
Sadahurip.

Perdebatan dan kontroversi Gunung Sadahurip yang diduga  di dalamnya ada 
Piramida membawa Komunitas Geotrek Indonesia  berkunjung ke Desa Cisapar di 
kaki  Gunung Sadahurip yang Indah. Komunitas Geotrek Indonesia bukan berniat 
mencari Piramid atau menambah sengit perdebatan, namun kami berminat  piknik 
dan mendiskusikan apa yang sebenarnya terjadi bagaimana hal ini menjadi polemik 
yang belum selesai.

Perjalanan yang ditempuh   2 jam cukup melelahkan kami, sampai di desa Cisapar 
kaki gunung Sadahurip kami disambut oleh tatapan ramah penduduk desa yang sudah 
terbiasa dengan kedatangan para pengujung yang penasaran tentang Piramida. 
Setelah makan siang Narasumber kami yang biasa disebut Kepala Sekolah Bapak 
Awang H Satyana (geolog BP Migas) mulai membentangkan poster lengkap tentang 
struktur Gunung Sadahurip , penelitian Geolistrik dan radar serta gambar 
tentang tipe-tipe arshitektur Piramida di seluruh dunia. Sebuah penjelasan yang 
multidisiplin Ilmu dari Bapak Awang H Satyana.

Hal yang menarik dalam kuliah pengantar di kaki gunung Sadahurip adalah 
bagaimana penjelasan Pak Awang menghipnotis penduduk desa untuk berkumpul  dari 
mulai ibu-ibu, bapak-bapak dan anak-anak diam membisu, tanpa kita ajak dan 
dengan serius mendengarkan materi yang diberikan Bapak Kepala Sekolah. Pak 
Awang menjelaskan aspek  geologi, sejarah dan kearifan lokal dengan bahasa awam 
dan mudah dimengeriti oleh penduduk desa. Salah seorang penduduk desa 
membisikan kepada temannya “oh kita nya cara neangan pyramid teh…. Kudu digali 
heula jeung cang tangtu aya nya…. Oh kitu nya eusina gunung teh” . Sebuah 
pencerahan bagi kami peserta dan penduduk desa yang sering kali bingung dengan 
kedatangan para pengunjung.

Lalu apa yang didapatkan komunitas dari perjalanan ke Sadahurip tentu akan saya 
sampaikan mungkin hanya sebagian materi saja karena sangat banyak ilmu yang 
kami dapatkan dari Bapak Awang. Pertama mungkinkah ada budaya piramida di 
Indonesia jawabnya “mungkin dan ada” tetapi kita tidak harus berpikir dengan 
kerangka Piramida Mesir, karena menurut sejarah budaya Piramida Mesir adalah 
adalah salah satu bentuk dari model Piramida yang muncul hanya pada satu masa 
periode pemerintahan Firaaun. Jadi dalam gambar yang di bawa Pak Awang sangat 
banyak tipe Piramida. Di luar Mesir piramida pun ditemukan di berbagai Negara 
dengan masa dan bentuk yang berbeda. Misalnya piramida Ziggurat di Persia, 
piramida Indian Maya di Amerika tengah, Piramida Nsude di Nigeria, PIramida El 
Castillo-Chichen Itza di Mexico , Nubian di Sudan dan Piramida Hellinikon di 
Yunani. Bentuk Piramida ini bermacam-manam tetapi menunjukkan kesamaan yang 
khas, yaitu memusat di puncaknya
 seperti gunung. Di Indonesia sendiri budaya Piramida dikenal dengan modal 
punden berundak. Punden berundak adalah suatu variasi step pyramid. Contoh step 
Pyramid adalah Situs Gunung Padang.

Ketika kami sampai di puncak kami merasakan sebuah suasana psikologis yang 
berbeda Gunung Sadahurip dikeliling banyak gunung, seperti Gunung Galungung, 
Talaga Bodas, Rakutak, Gunung Guntur, Gunung Sadakeling. Gunung Sadahurip bagai 
sebuah pusat  “kosmologi”.  Di puncak Sadahurip Pak Awang membahas filosofi 
ilmu, membahas banyak fakta dan interpretasi  gunung Sadahurip agar kita  tidak 
terjebak dalam polemik yang melelahkan dan saling menyerang.

Kontroversi Sadahurip: Dogma dalam Sains, Perdebatan dan Kebebasan Berpikir.

Menurut Pak Awang antara  yang pro bahwa Sadahurip  adalah piramida dan yang 
pro Gunung api mereka memiliki fakta-fakta sendiri yang bisa diinterpretasikan 
masing-masing. Namun penelitian Geolistrik yang dilakukan pro piramida dapat 
menjawab 2 hal piramida atau vulkanik semua belum selesai.

Ada beberapa fakta Sadahurip yang disampaikan Pak Awang  1) Sadahurip merupakan 
bukit setinggi 1493 meter dpl 2) ia berbentuk piramida 3) beberapa batuan yang 
tersingkap didindingnya atau yang bertebaran di sekitarnya menunjukan disusun 
oleh batuan andesit 4) secara geologi regional Sadahurip merupakan jalur 
dominan gunung api di Jawa Barat 5) tidak dilaporkan keberadaan kawah di puncak 
atau dindingnya. Fakta-fakta tersebut merupakan faktor penyulit untuk segera 
ditafsirkan Sadahurip Piramida atau Gunung berapi tidak bisa diselesaikan 
dengan cepat.

Pembelajaran yang  paling berharga dari materi yang diberikan dari Pak Awang 
adalah “kebenaran yang telah menjadi mutlak dan menutup semua pintu terhadap 
kemungkinan lain adalah sebuah dogma. Sain berkembang tidak melalui dogma, 
sebab ketika dogma mengemukan selesailah sains. Sains berkembang melalui jalan 
perdebatan. Dari sejarah sains kita melihat bahwa apa yang telah dianggap benar 
dan telah menjadi teori, ternyata dapat gugur di kemudian hari sekalipun 
perubahan itu memakan waktu cukup lama puluhan bahkan ratusan tahun.  Biarlah 
perdebatan berjalan Fakta tak dapat merubah apa pun yang dipikirkan orang, 
metode penelitian bisa membantu tetapi bisa juga mengelabui. Marilah kita 
berpikir bebas tanpa terbelenggu dogma”.(pengalan kutipan materi filosofi ilmu 
dari Awang H Satyana)  Salam Geotrek Indoneisia foto oleh Edwin syahrial.

Semoga bermanfaat.

Salam,
ER

________________________________

From:  "e_ridzky" <[email protected]> 
Date: Mon, 30 Jan 2012 05:08:52 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [IA-ITB] Kabarnya piramid ? Oooo mereka ternyata memburu harta 
karun

Terimakasih atas konfirmasi mas Surono.
Kami juga mendapat konfirmasi serupa dari mas Bronto.

Salam,
ER gm86

________________________________

From:  [email protected] 
Sender:  [email protected] 
Date: Mon, 30 Jan 2012 03:45:07 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [IA-ITB] Kabarnya piramid ? Oooo mereka ternyata memburu harta 
karun
  
Mas Erick Rizky,
G Sadahurip bukan gunungapi aktif, sangat betul jika tdk ada kawah. Sumbat lava 
itu permasalahan lain. Di Gunungapi aktif, selalu ada kawah, namun belum tentu 
ada sumbat lava.
Demikian, semoga bermanfaat
Salam
Surono FI76

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  "e_ridzky" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Sun, 29 Jan 2012 02:27:01 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [IA-ITB] Kabarnya piramid ? Oooo mereka ternyata memburu harta 
karun
  

Berikut disampaikan tulisan sederhana saya tentang penelitian bencana 
katastropik purba yang mana saya ikut terlibat intens di dalamnya. Baik sejak 
mendiskusikan gagasannya dg para ahli kebumian, yg kemudian menghasilkan sebuah 
TOR yg kompresif, hingga survei-survei di lapangan di berbagai daerah sasaran 
penelitian.

Mudah-mudah bisa memberikan khasanah baru dari persepektif yg berbeda ttg 
aplikasi ilmu kebumian.

Tulisan ini sudah dipublikasikan melalui berbagai news-online nasional.

---------
SADAHURIP, SEBUAH  AWAL 

Dalam pengantarnya u/acara Geotrek ke Sadahurip 28Jan 2012 ahli geologi 
Indonesia dr BPMigas - Awang Harun Satyana - menuliskan: ...  "Tiadanya kawah 
atau sumbat lava seperti ditemukan di kebanyakan gunungapi membuat Sadahurip 
tidak bisa segera disimpulkan sebagai gunungapi. Keberadaan batuan-batuan 
volkanik di lereng Sadahurip dapat mengartikan dua hal: ini bukit volkanik atau 
batu-batu gunung itu justru merupakan jejak tradisi megalitik seperti punden 
berundak Gunung Padang Cianjur yang dibangun masyarakat prasejarah di 
lereng-puncak sebuah bukit volkanik".
 
Dalam hal ini Awang jauh lebih bijaksana, lebih sistimatis dan lebih berpikiran 
terbuka drpd ahli geologi sebelumnya yg sangat terburu2  menolak interpretasi 
kemungkinan bahwa Sadahurip adlh bentukan non-alamiah yang serupa piramida yang 
tertutupi oleh lapisan2 volkanik baik alamiah ataupun disengaja untuk 
menutupinya. Itupun dilakukan dengan hanya sehari mendaki Gn Sadahurip 
mengamati dan memotret 4-5 spot singkapan batuan di permukaannya. Paling tidak, 
dg adanya pendapat Awang tersebut, khasanah berpikir komunitas geosains 
Indonesia masih menyisakan sedikit tradisi "out-of-the-box thinking" yg sangat 
dibutuhkan dlm tahapan proses eksplorasi - pencarian dan penemuan sejarah 
lapisan2 pembentuk bumi dan/atau sumberdaya kebumian khususnya.
 
Cara berpikir keluar kotak mengandalkan ketajaman intuisi eksplorasi dari 
pengetahuan yg luas ttg prinsip2 ilmu geologi dasar. Di dlm kasus G. Sadahurip 
ini, misalnya, perlu diingatkan juga kpd masyarakat kebumian ttg "multiple 
working hypothesis" yg bisa jadi mendasari penelitian berlanjut ttg bentukan / 
morfologi gunung yg "aneh" tsb.
 
1. Dari IFSAR ketelitian 2-meter dapat terlihat dengan jelas anomali bentukan 
morfologi daerah puncak Gn sadahurip di atas garis kontur tertentu yg terlihat 
"mulus" tanpa torehan, tanpa jejak erosi sama sekali. Bentukan tanpa jejak 
erosi itu juga terlihat jelas secara visual dr berbagai sudut pandang dr lereng 
- dasar Gn Sadahurip, dan saat dibuktikan dg penjelajahan ke daerah tersebut yg 
kita dapatkan adalah: tumbuhan rumput ilalang dan semak2 di atas penutup 
"tanah" yg serupa lapukan dari tubuh batuan volkanik. Morfologi seperti itu 
dimungkinkan berasosiasi dengan: a) batuan trobosan (intrusi) asam - granitik 
yg berumur tua sehingga mengalami erosi lanjut menyebabkan pembundaran tekstur 
morfologinya, atau b) batuan volkanik penyumbat (volcanic plug) yg berumur 
sangat muda sehingga belum sempat untuk ditoreh - dierosi secara ekstensif oleh 
proses2 eksogen (angin dan air), atau kalau a) dan b) tdk terbukti, maka 
kemungkinan c) sebab-sebab alamiah maupun
 non-alamiah lainnya yg akan dpt dibuktikan dg menganalisis perconto batuan 
secara sistimatik, baik di permukaan maupun bawah permukaan daerah puncak tsb.
 
2. Bahwa bentukan2 bentang alam geometris produk2 gunung api yg nyaris simetris 
di beberapa sisi dikenal di khazanah ilmu geologi dengan berbagai nama seperti: 
cinder cone (kerucut sinder), volcanic plug (sumbat volkanik), parasit 
crater/volcano (gn api/kawah parasit), volcanic cone slides (longsoran kerucut2 
volkanik spt thousand hills di Tasikmalaya), volcanic (cummulo) dome (kubah 
volkanik) dan juga volcanic intrusion (intrusi volkanik). Masing-masing jenis 
bentukan tersebut di atas mempunyai karakter asosiasi batuan dan struktur 
permukaan dan bawah permukaan yg berbeda satu dg lainnya, meskipun ada pula 
kesamaan2nya. Untuk membuktikan termasuk pada jenis bentukan volkanik spt apa 
gn. Sadahurip itu maka diperlukan akuisisi data permukaan dan bawah permukaan 
yg memadai, bukan sekedar sampling permukaan sehari di 4-5 lokasi. Fenomena 
permukaan seringkali hampir sama antara bentukan satu dg bentukan lainnya, 
bahkan juga dengan bentukan non-alamiah yg
 kemungkinan memanfaatkan provenance (sumber batuan) setempat. Untuk itulah 
maka satu persatu secara sistimatis hipotesa2 ttg mulajadi (genesa) bentukan 
Gn. Sadahurip yg sangat eksotis simetris itu diuraikan dan diteliti dg 
menggunakan data2 yg diakuisisi juga secara sistimatik dan ilmiah. Geolistrik 
superstring (3 dimensi) dg berbagai spacing, GPR dg berbagai frekuensi, 
Geomagnetic survey, surface sampling, trenching, carbon dating, petrographic 
analyses, dan juga pemboran adalah metoda2 yang layak dipakai dalam 
menganalisis bentukan Gn. Sadahurip tersebut.
 
Seperti yg pernah saya kemukakan  dlm berbagai kesempatan diskusi dan 
tulisannya di media maya, saat ini sudah hampir setahun Tim Katastrofi Purba 
meneliti gn Sadahurip dg dasar "Multiple Working Hypothesis" itu, disamping 
kesibukan mereka yg juga meneliti daerah2 lain di Indonesia spt Banda Aceh, 
Lubuk Linggau, Palembang, Pagar ALam, Lampung, Banten, Bekasi - Batujaya, Gn. 
Padang Cianjur, Trowulan, dan tempat2 lainnya secara sporadis sehingga 
perkembangannya agak lambat dibanding kalau fokus hanya pada satu objek 
telitian satu lokasi saja. Hal ini perlu dimaklumi karena keseluruhan peneliti 
independen tersebut meskipun kebanyakan juga berasal dari Lembaga Penelitian 
pemerintah dan Perguruan Tinggi, mereka menggunakan sumber dana pribadi dan 
sumbangan2 yg tdk mengikat dari donor2 sehingga belum dapat secara efisien dan 
efektif melaksanakan penelitian2nya. Inisiasi oleh Staf Khusus Presiden  
Bantuan Sosial dan Bencana  dalam hal ini dilakukan karena
 tujuannya yang akan sangat banyak membantu menguak potensi kebencanaan masa 
lalu untuk dipelajari - sangat klop dg misi dan visi kantor SKP BSB yang ingin 
mensinergikan dan menstimulasi komponen2 sistim mitigasi kebencanaan nasional 
untuk bisa saling bekerjasama dan menghasilan manfaat bagi kselamatan 
masyarakat dan negara dlm konteks kebencanaan.
 
Insyaallah seusai pemboran Gn. Padang yang sedang berlangsung ini yg juga 
dikoordinasikan dengan pihak Arkeologi Nasional dan BP3 Serang, Tim BKP akan 
lanjut ke Trowulan untuk menguji fungsi kanal2 purba pra-Majapahit dg 3 
kebudayaan dan 3 penyebab bencananya, kemudian selanjutnya di bulan Maret 2012 
akan keGn. Sadahurip untuk melakukan pemboran eksplorasi di sana.
 
Pengetahuan tentang bencana2 katastrofik purba dan juga tentang tingkat 
pengetahuan dan teknologi purba menghadapi bencana mudah2an akan bermanfaat 
bagi keselamatan bangsa Indonesia hidup dengan bencana masa kini dan mendatang.
-----

Semoga bermanfaat.

Salam,
ER gm86

________________________________

From:  [email protected] 
Sender:  [email protected] 
Date: Sun, 29 Jan 2012 01:51:46 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [IA-ITB] Kabarnya piramid ? Oooo mereka ternyata memburu harta 
karun
  
Kemarin hasil diskusi di MNC News kira2 bgini kesimpulannya :

Bupati Garut : Dia hanya menunggu hasil penelitian. Tapi bagi pemerintah Garut, 
bila memang benar ada, maka itu akan sangat baik bagi pengetahuan sejarah 
budaya di Garut dan sdh pasti mendorong pariwisata di Garut. 

Pak Miko : Tdk ada piramid disana, jadi ndak bener.

Tim Peneliti yg dibentuk staf khusus Presiden : ada tanda2, dan saat ini sdg 
dilakukan penelitian. Jadi tunggu saja hasilnya

Asvi (ahli sejarah) : Bangunan itu tdk berdiri sendiri, tetapi juga pasti ada 
tanda2 peninggalan dalam budaya masyarakat. Bila dilihat dr budaya masyarakat 
yg ditinggalkan, sama sekali tidk mendukung adanya piramid disana

Tks

Arya M
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  Taufiqur Rahman <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Sun, 29 Jan 2012 08:50:23 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [IA-ITB] Kabarnya piramid ? Oooo mereka ternyata memburu harta 
karun
  
Kemarin saya baca artikel wawancara Bupati, judulnya seperti itu (menyebut 
harta karun).
Tapi saya cermati isinya, tidak ada satupun pernyataan Bupati yang menyatakan 
itu.
Ada kalimat-kalimat yang menyebut harta karun, tapi saya cermati itu tulisan 
wartawan dan tidak ada penjelasan dari mana dia mengutip itu atau menafsirkan 
seperti itu.


Tara



2012/1/29 <[email protected]>

 
>  
> Koran Tempo, Jum'at 27 Januari 2012: "Harta Karun di Gunung Sadahurip"
>
>"Gunung Sadahurip, yang berada di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan, 
>Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menyimpan benda purbakala yang berusia 
>ribuan tahun. Kepastian itu diketahui setelah Tim Katastropik Purba melakukan 
>penelitian di gunung itu...."
>
>Wah, berarti ada dua kegiatan secara paralel dilakukan di gunung ini, untuk 
>penelitian dan untuk memburu harta karun. Dan ahli yang terlibat ada dua 
>kelompok, ahli ilmu-ilmu dunia nyata dan ahli-ahli ilmu gaib. Yang jadi 
>pertanyaan, bisakah kedua kelompok ahli ini berada dalam satu tim kerja?
>
>Wendra-TK83
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>________________________________
>
>From:  [email protected] 
>Sender:  [email protected] 
>Date: Fri, 27 Jan 2012 11:51:32 +0000
>To: [email protected]<[email protected]>
>ReplyTo:  [email protected] 
>Subject: Re: [IA-ITB] Kabarnya piramid ?
>
>  
> Saya juga bernasib sama dengan bang Susan dan ingin tahu. Mungkin boss Arya 
> bisa kasih link ke tayangan tsb?
>
>Bung Erick...please share sedikit tentang hal ini, juga tanggapannya atas 
>pendapat2 yg berkembang dari acara di MNC tsb!
>
>Tks,
>Dar - GL87
>
>
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>________________________________
>
>From:  "Susan Farianto" <[email protected]> 
>Sender:  [email protected] 
>Date: Fri, 27 Jan 2012 14:12:27 +0700
>To: <[email protected]>
>ReplyTo:  [email protected] 
>Subject: [IA-ITB] Kabarnya piramid ?
>
>
>Katanya kemaren ada acara di TV tentang Piramida 
Garut.
> 
>Gimana kabarnya acara tersebut , ada yg nonton gak 
?
> 
>Ceritakeun dong yg udah sempet nonton. 
Karenapada jam-jam tayang tsb , aku masih 
(terpaksa) menikmati suasana kemacetan di JKT.
> 
>Penasaran nih , ....ada gak sih piramid buatan 
manusianya ?
> 
>Sebagai yg pernah belajar Geologi Dasar emang susah 
percaya.....
>tetapi sebagai penggemar Indiana 
Jones.......berharap jadi ada .....!
> 
>Jreng jreng 
jreng.................    jreng jreng jreng.......
> 
> 
>Salam Penasaran
>Susan Farianto



__._,_.___

***

Wow Senyum-ITB seru! Ajak teman dan kolega ikut. Klik http://bit.ly/p8cD25
Banyak program acara menarik dan seru di Senyum-ITB. Segera dicoba deh :-)


Anggota: 1.370                              Diperbarui: 1 Januari 2012
============================================================
                  *** IA-ITB ***
     Ikatan Alumni - Institut Teknologi Bandung
       http://www.yahoogroups.com/group/IA-ITB
       Portal Senyum-ITB: http://bit.ly/p8cD25

Managed by: IA-ITB & 99Venus International ( http://yhoo.it/fYDB7B )
    http://IA-ITB.com   http://IA-ITB.blogspot.com
============================================================


 

 


Your email settings: Individual Email|Traditional 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully 
Featured 
Visit Your Group  | Yahoo! Groups Terms of Use  | Unsubscribe  


__,_._,___

Kirim email ke