Untuk project yg sedang berjalan silahkan tengok sini http://web.worldbank.org/external/projects/main?Projectid=P111034&theSitePK=40941&piPK=73230&pagePK=64283627&menuPK=228424 Jakarta Urgent Flood Mitigation Project
Disitu ada step step serta database, barangkali bisa dilihat sejauh mana project ini sesuai yg diharapkan Rdp On Saturday, February 25, 2012, bosman batubara <[email protected]> wrote: > Okelah kalau begitu Pakdhe, kita nikmati aja sembari juga kita nikmati data yang saya paparkan di bagian awal tulisan itu: 20% dari APBD DKI 2008 Pakdhe, alias seperlima... ;). > > " > Banjir bukan cuma masalah Jakarta, tetapi ia adalah masalah dunia. Berdasarkan data yang dirilis oleh Bank Dunia (BD; 2012), pada tahun 2010 saja di seluruh dunia ada sebanyak 178 juta orang terkena dampak banjir. Dan kerugian ekonomi akibat banjir-banjir tersebut untuk tahun 2008—2010 saja mencapai sebesar 40 milyar dollar Amerika Serikat (USD). Kalau data ini dipertajam, maka khusus untuk daerah Jabodetabek, menurut Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS; 2007), untuk banjir pada tahun 2007 saja total kerugian, termasuk di dalamnya hilangnya peluang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi, mencapai 4.3 triliun Rupiah. Ini bukan jumlah yang sedikit, kalau dibandingkan misalnya dengan APBD DKI 2008 yang sebesar 20,59 triliun, maka kerugian akibat banjir di tahun 2007 adalah sekitar 20%, alias seperlima, dari APBD DKI untuk tahun 2008. > " > > tabik > bosman batubara > > ________________________________ > From: Ismail <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Saturday, February 25, 2012 11:17 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Indonesia Membutuhkan Komisi Pemberantasan Banjir > > Wah boleh juga kalau Gub atau bupati yg bertanggung jawab banjir disuruh mundur jadi kalau musim hujan tiba ada penggantian Gubernur or bupati biar ada pemerataan jabatannya . Siapa tahu kebagian . . . . > > Kebetulan rumahku dipinggiran kali Ciliwung kurang dari 100 meter dari bibir sungai Ciliwung, sampai sampai hafal kalau ktinggian airnya sdh sekian { saya tandai } Kp Melayu banjir atau bukit duri banjir. > > Sepanjang bantaran sungai tsb banyak penghuninya begitu air naik dikit sudah tergenang , kalau saya tanya knp masih tinggal disitu mereka bilang paling banjirnya 2 ~ 3 mingguan saja jadi masih ada 50 minggu pertahun yg tdk kebanjiran , jadi dinikmati saja > > Ism > Sent by Liamsi's Mobile Phone > ________________________________ > From: [email protected] > Date: Sat, 25 Feb 2012 09:35:40 +0000 > To: <[email protected]> > ReplyTo: <[email protected]> > Subject: Re: [iagi-net-l] Indonesia Membutuhkan Komisi Pemberantasan Banjir > Yang paling bertanggung jawab ya presiden, dibawahnya gubernur dki jakarta, gubernur jabar, gubernur banten, menko kesra. Gak perlu komisi2an. Paling tempat calo bikin proposal ke lembaga rentenir. > visit strivearth.com and be entertained > ________________________________ > From: bosman batubara <[email protected]> > Date: Sat, 25 Feb 2012 01:29:30 -0800 (PST) > To: [email protected]<[email protected]> > ReplyTo: <[email protected]> > Subject: Re: [iagi-net-l] Indonesia Membutuhkan Komisi Pemberantasan Banjir > ya, saya sepakat soal itu. tapi pertanyaan utama saya, siapa yang bertanggung jawab terhadap manajemen banjir jakarta? > > tabik > bosman batubara > ________________________________ > From: "[email protected]" <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Saturday, February 25, 2012 10:16 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Indonesia Membutuhkan Komisi Pemberantasan Banjir > > lama2 saya mau mengusulkan komisi penjamin jalannya pemerintahan...saking absurdnya pemerintah sekarang bikin komisi ini itu cuman buat jadi kandang emas orang2 bergelar sarjana > visit strivearth.com and be entertained > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2011-2014: > Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com > Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com > -------------------------------------------------------------------------------- > Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. > Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012. > -------------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > For topics not dire -- *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

