Dear Pak Rovicky,

Mungkin bisa dicoba dating nya di bagian pondasi punden berunda itu? karena 
kalau erosi memang  ada di bagian atas. Sementara bagian bawahnya (diharapkan) 
masih preserved.

Salam

David



________________________________
 From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
To: IAGI <[email protected]>; [email protected] 
Sent: Tuesday, February 28, 2012 1:45 PM
Subject: [iagi-net-l] Erosi di teras Situs G Padang
 

Salah satu hasil pengamatan sewaktu Ekskursi Gunung Padang Situs Megalith (25 
Feb 2012) adalah perlunya pemeliharan situs ini sendiri selain pembenahan 
fasilitas wisata. Digambar ini terlihat mulainya ada erosi yang sangat mungkin 
akan merusak konfigurasi situs ini.
 
Namun dengan melihat fakta adanya erosi ini saya tergelitik umtuk berpikir. 
Saya yakin proses erosi seperti ini juga "pernah" terjadi dimasa lampau (konon 
situs megalith sudah berusia 4 ribu tahun, 2000 SM). Artinya situs ini sangat 
mungkin sudah dipakai berkali-kali, dipelihara, dirawat dan sangat mungkin 
diubah. Juga terlihat ada pohonyg berada didalam konfigurasi kotak (pagar), 
juga terlihat pohon meililit batu-batu kotak ini. Dapat diartikan pohon ditanam 
setelah kotak, usia pohon diyakini kurang dari 300 tahun. kalau hal ini benar 
maka konfigurasi serta struktur dan srsitektural Situs Gunung 
Padang kemungkinan besar sudah berubah-ubah selama perjalanannya. Dengan 
demikian kalau situs ini dicatata diketemukan tahun 1914 oleh Belanda 
barangkali kurang tepat, lah wong Prabu Siliwangi juga barangkali sudah 
menggunakannya (menemukannya). 
(nggrundel mode: Kenapa semua sejarah dimulai dari Penjajahan Belanda)
 
Berbeda dengan situs-situs susunan batu yg diukir/ditatah/dibentuk, umurnya 
bisa dilihat dari ukirannya bukan hanya penyusunannya. Nah, kalau benar situs 
yang hanya beruba konfigurasi penyusunan kotak kotak ini 
diinterpretasikan, bagaimana caranya "dating" situs yang konon dikatakan 2000 
tahun SM ?
 
Kita bisa dikusi besok Kamis Sore di Supomo 10, bagi yg tertarik melihat 
aspek-aspek rekaman kebencanaan dari situs purbakala ini. Ditunggu.

RDP
-- 
"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman 
abstrak 28 Februari 2012.
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke