Itu yang gak berani dilakukan, takut tidak berhasil, maka diserahkan ke pers asing? Apa begitu?
Negara ini rata2 subur, knp tidak berfikir membuat minyak dari pertanian? Heheh jangan hanya kelapa sawit, masih banyak lainnya. Kalau dihitung eksplorasi dan eksplotasi dibanding dengan cocoktanam untuk minyak sebanding tidak? Masih melamun ni untuk minyak bakar nabati. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> Date: Tue, 6 Mar 2012 13:36:43 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Minyak makin susut Yang salah bukan laju pengurasan yg tinggi, tetapi yang salah karena penemuannya sangat rendah. Penemuan migas selama 10 tahun terakhir ini hanya dibawah 50 mmboe, sedang produksi set ahunnya 350 mmboe. Selama ini pemerintah dan dpr memiliki target produksi tetapi tidak ada target discovery. DPR ga pernah atau sangat jarang mempertanyakan kurangnya discovery. Yg sering ditanyakan malah lebih sering soal tingginya cost recovery. Nah kalau kalau meningkatkan produksi secara benar ada tiga cara, yaitu eksplorasi, eksplorasi dan eksplorasi. Rdp On Tuesday, March 6, 2012, Bandono Salim <[email protected]> wrote: > Berita PR : cadangAn minyak Indonesia delapan kali lebih cepat dikuras dibanding dengan dua negara penghasil minyak besar Arab Saudi dan Libia. > Ironisnya, cadAngan mnyak InDonesia lebih banyak dikuras perusahaan asing. > Kita punya 4miliar brl, disedot 1jt brl/hr, katA Gd PradnyAna. > Kumaha atuh kumaha? > Sing enggal warasna para apa > Powered by Telkomsel BlackBerry® -- *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

