Saat ini sedang berlangsung Geosea Convention 2012 (12th Regional Congress on Geology., Mineral and Energy Resources of Southeast Asia), di Grand Centara Hotel Ballroom di Bangkok. Ada lebih dari 300 orang memenuhi ruang plenary. Dari pagi tadi jam 9 sampai sekarang bergantian Ketua2 Asosiasi Geologi Asia Tenggara menyampaikan pidato mereka, termasuk Presiden IAGI: Rovicky Dwi Putrohari.
Dari Indonesia, saya mendampingi Rovicky dan baru esok hari di sidang Plenary akan bersama2 dg 6 pembicara lain panel membahas Mega Geological Hazard and Changing Earth. Saya akan menyampaikan status terbaru penelitian bencana purba di Indonesia, yang bahannya saya persiapkan bersama Danny Hilman, Didit Ontowiryo, dan Wahyu Triyoso. Geosea adalah ajang pertemuan regional antar asosiasi geologi se Asia Tenggara yang pada saat pendiriannya dulu salah satu proponen-nya adalah almarhum Prof. Rubini Soeriatmadja. Sependek ingatan saya Geosea yg saya hadiri adalah Geosea ke 9 th 1998 di KL, dan Geosea ke 10 th 2001 di Yogjakarta (waktu saya jadi Ketua IAGI). Setelah vakum 8 tahun, Geosea ke 11 baru dilaksanakan lagi 2009 yang lalu di KL, dimana hadir wakil dr Indonesia yaitu: Prof Lambok Hutasoit sbg Ketua IAGI, Pak Sekjen M. Syaiful, dan juga champion geowisata - geopark kita Pak Heryadi rachmat. Berikut sedikit petikan dr laporan2 Ketua2 Asosiasi Geologi Asia Tenggara pada pidato kunci mereka: IAGI (pakde RDP): focusing on ideas of South East Asia energy grid and highlighting more socialization of geology to the people Malaysia: geology and climate change in Malaysia; various geological works have been orchestrated to preparing peoples anticipating the changes, and highlighted geology heritage pioneering work, geodiversity - geopark matters Myanmar: issues of low number of geologist available for country development, and focus on tectonics and mining activity in Myanmar Philipine: presenting mining vs environment in Philipine, also present problems of very low numbers of geologist and geology education in university Thailand: discussing land subsidence, sealevel rise, and flooding disaster, and also presenting some issues on geological workforce in Thailand. Laporan lengkapnya mudah2an besok atau lusa bisa didongengkan oleh pakDe Presiden IAGI RDP. Salam ADB di Bangkok Powered by Telkomsel BlackBerry®

