Lah kan semua sesar saling berhubungan, tinggal tunggu giliran buwat bergerak. Istilah gampang ngantri tunggu giliran. Lha aku dulu juga gak percaya teori tektonik sampai bilang kalo ada gempa di malysia baru percaya, ehh gak sebulan ada gempa di malaya jadi terpaksa percaya deh. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: fitra adlan <[email protected]> Date: Mon, 2 Apr 2012 11:09:07 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Gempa di daerah Back Arc (Siak) Pada hari Sabtu 31 Maret 2012 telah terjadi gempa berkekuatan 5.1 R di daerah Siak, Riau. Selama ini provinsi Riau dianggap aman dari bencana gempa, karena jauh dari lokasi pusat gempa yang biasa terjadi (pantai barat sumatra). Lokasi gempa berjarak lebih kurang 180 km dari Sesar Sumatra dan 480 km dari Zona Tumbukan. Yang jadi pertanyaan , mengapa gempa ini bisa terjadi dan mengapa terjadinya di lokasi ini (di sekitar Bimbi Fold-fault Zone, CSB). Bagaimana keterkaitannya dengan pergerakan Sesar Sumatra atau Subduksi di pantai barat. Dan Apakah ini berarti sesar-sear tua yang ada di NSB, CSB dan SSB bisa tereaktifasi kembali dan mememicu terjadinya gempa didaerah ini? Salam,

