Mnrt saya, jangan langsung dibilang melanggar hukum. Emas itu kan bukan milik perusahaan, tapi milik negara, nah bukankah rakyat juga bagian negara? Jadi biar saja mereka ambil, kan persh negara sebagai pngelola atau perusahaan yang dipercaya membeli hasik kerja mereka kan lebih baik. Kemampuan mereka juga terbatas. Perusahaan dgn modal besar boleh ambil yang dibawah muka airtanah, yang diatas biar sama rakyat saja. Kerjasama lebih baik daripada nanti tembak menembak, dengan alasan ilegal. Legalkan saja. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Sarwanto Sutan Alamsyah <[email protected]> Date: Mon, 2 Apr 2012 15:00:19 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Harga logam naik, kagiatan eksplorasi anjlok.. Secara yuridis hampir semua daerah yang bau emas sudah di blok, tapi sebagian terbesar merupakan KP tidur..alias menunggu investor. Untuk pertambangan rakyat (Peti) kan sifatnya illegal...melanggar hukum, meskipun lokasi pertambangan seperti ini jumlahnya ribuan..tersebar hampir di seantero Nusantara. Salam, sArwanto 2012/4/2 Bandono Salim <[email protected]> > Kenapa antam juga gak berani bergerak? > Kalau usaha kecil2an dlm emas kan jalan terus. (Peti dll dan yang hidup > enak para penampungnya). > Salam._ > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Sarwanto Sutan Alamsyah <[email protected]> > Date: Mon, 2 Apr 2012 11:44:11 > To: <[email protected]>; IAGI<[email protected]>; < > [email protected]> > Reply-To: <[email protected]> > Subject: [iagi-net-l] Harga logam naik, kagiatan eksplorasi anjlok.. > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2011-2014: > Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com > Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com > > -------------------------------------------------------------------------------- > Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. > Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir > pengiriman abstrak 28 Februari 2012. > > -------------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > For topics not directly related to Geology, users are advised to post the > email to: [email protected] > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- >

