Di amrik atau di negara yang punya kerja sama dgn kita, pasti ada. Bukankah 
setiap saat dat dikirim ke kantor induknya?
Berani tdk BPMiGas minta lagi data ke mereka?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Andang Bachtiar" <[email protected]>
Date: Tue, 10 Apr 2012 14:56:52 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Data Data Data !!!
Baru saja mendengarkan keluhan dari CEO satu perusahaan KKKS yg mendapatkan
award blok dr pemerintah 2 tahun lalu yg di dalamnya harusnya ada data 10
sumur eksplorasi, beberapa ribu km seismik 2D dan 3D, dan banyak sekali
laporan2 studi. Ternyata hanya data 7 sumur yg ada, itupun ada data log-nya
yang dipotong di zone yg di-DST. Kemudian sebagian data seismik 3D-nya nggak
terlacak entah di mana. Belum lagi puluhan laporan akuisisi dan studi2 yg
hanya tinggal beberapa biji. Padahal blok tersebut baru saja dikembalikan ke
pemerintah 3 tahun yg lalu. Kalau ingin mendapatkan data2 lengkapnya
kayaknya mrk harus beli lagi resmi di PND ataupun di pasar2 gelap dalam dan
luar negeri. Apa yg sebenarnya terjadi? Dimana kewibawaan peraturan dan
sanksi ttg data2 migas yg selalu digembar-gemborkan "suci"? Lha wong
kontraktor mengembalikan data gak lengkap atau terpotong2 aja nggak ada
aksi; atau mungkin justru "penggelapan"-nya terjadi setelah data kembali?
Ayolah, kita mulai serius dan tegas dari data ini!!! Bagaimana mungkin
bermimpi dapat temuan cadangan2 raksasa lagi kalau ngurusi data saja
pemerintah berantakan dan sama sekali nggak ada sanksi atas keteledoran2
semacam ini!???

 

Salam

ADB - 0800


Kirim email ke