http://tekno.kompas.com/read/2012/05/09/1818402/Bergelimang.Harta.Keluarga.Zuckerberg.Tetap.Bekerja
 
Statement I 
 
Namun Ed berkata tak ada formula khusus mendidik anak selain memberikan 
dorongan agar anak meraih impian mereka.

"Anda harus mendorong mereka menemukan passion mereka, dan Anda harus bersama 
mereka lebih lama dari waktu yang Anda habiskan untuk orang lain," ungkap Ed.
 

 
 
Statement II 

Sejak kecil dalam keluarganya, Mark dan ketiga saudara perempuannya memang 
dididik untuk bekerja keras dan berhemat. 

Itu sebabnya, meski kini Mark sudah menjadi milyuner dan bisa menghidupi 
keluarganya, tak ada satupun anggota keluarganya yang berhenti bekerja.
 















Share:





 
forbes.com
Mark Zuckerberg, Pendiri dan CEO Facebook 





KOMPAS.com - Apa yang akan Anda lakukan jika salah satu anggota keluarga Anda 
jadi sekaya pendiri Facebook Mark Zuckerberg?

Jika Anda menjawab dengan: berleha-leha di rumah sambil menikmati kekayaan, 
jawaban Anda jauh berbeda dengan apa yang dilakukan keluarga Zuckerberg.

Ya, Mark Zuckerberg memang salah satu milyuner di dunia yang masih berusia muda 
(28 tahun). Meski telah bergelimang harta, namun keluarga kecil Zuckerberg tak 
mau bergantung kepada satu orang dan hidup tanpa bekerja. 

Semua anggota keluarga hingga kini masih melanjutkan pekerjaan masing-masing, 
termasuk orang tua Mark.

Keluarga Mark Zuckerberg tinggal di sebuah rumah di Dobbs Ferry, New York. 
Sejak Mark kecil hingga saat ini, rumah tersebut masih memiliki furnitur 
sederhana dan dapur mungil yang sama. 

Satu-satunya benda mewah yang ada di dalam rumah hanyalah satu set home theatre 
yang melengkapi televisi ukuran besar di ruang keluarga. 

Berikut adalah gambar rumah pendiri Facebook ini :


Ayah Mark, Ed Zuckerberg, membuka layanan kesehatan gigi di rumah tersebut 
sejak tahun 1978. 

Layanan kesehatan gigi yang bernama "Painless Dr Z" itu sudah dianggap sebagai 
'bayi' yang ia rawat sejak kecil hingga berkembang seperti sekarang. 

Untuk itulah, Ed tak pernah berniat menutup layanan kesehatan gigi ini sampai 
akhir hayatnya.

Ed bahkan sempat menolak hadiah dari Mark, yakni saham Facebook senilai 2 juta 
dollar AS. Saham ini diberikan Mark karena Ed turut menyumbang dana di 
masa-masa awal Facebook. 

Untung, akhirnya Ed mau menerima saham itu. Saham tersebut kini telah bernilai 
60 juta dollar AS. 

Ed kini menjadi orang tua yang menjadi panutan para orang tua di AS untuk 
mendidik anak. Kehidupannya memancing rasa ingin tahu. 

Namun Ed berkata tak ada formula khusus mendidik anak selain memberikan 
dorongan agar anak meraih impian mereka.

"Anda harus mendorong mereka menemukan passion mereka, dan Anda harus bersama 
mereka lebih lama dari waktu yang Anda habiskan untuk orang lain," ungkap Ed.
 

Sejak kecil dalam keluarganya, Mark dan ketiga saudara perempuannya memang 
dididik untuk bekerja keras dan berhemat. 

Itu sebabnya, meski kini Mark sudah menjadi milyuner dan bisa menghidupi 
keluarganya, tak ada satupun anggota keluarganya yang berhenti bekerja.

Ayah dan ibu Mark tetap bekerja melanjutkan pelayanan kesehatan gigi di rumah 
mereka. Adik Mark, Arielle, menjadi product manager dari perusahaan Marketing 
Wiildfire Interactive di San Fransisco. 

Adik yang lainnya, Donna, baru saja mendapat gelar PhD dari Princeton, kini 
aktif menjalankan blog tentang makanan. 

Sedangkan adik lainnya, Randi, yang sempat menjadi marketing director Facebook, 
kini mendirikan perusahaan bernama R to Z Studio dan berniat membuat acara 
televisi.

Berikut adalah foto adik-adik Mark Zuckerberg. Dari kiri ke kanan: Arielle, 
Donna, dan Randi Zuckerberg.

                                          

Kirim email ke