Geolog: Butiran Kristal Air Mata Tina Hasil Pabrikan
Baban Gandapurnama - detikBandung


Share
Tweet
 



















Bandung - Tina Agustina (19) bersikukuh benda mirip kristal yang keluar dari 
matanya alami, tidak direkayasa. Namun bagi geolog, keterangan Tina tersebut 
tak bisa diterima. Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM Yunus Kusumabrata 
kembali menegaskan tak mungkin butiran kristal itu alami.

"Jelas kalau itu dipoles, sudah diasah. Itu pabrikan, siap jual. Bahannya 
sintetis. Kalaupun memang alami, tidak seperti itu, pasti bentuknya tidak 
teratur dan tidak bening warnanya," tegas Yunus kepada detikbandung melalui 
telepon, Rabu (6/6/2012).

Menurut Yunus benda itu gampang ditemukan di pasaran. Harganya pun tidak mahal. 
Satu gram sekitar Rp 25 ribu.

Lebih lanjut Yunus mengatakan apa yang disampaikannya kepada publik, sebagai 
pencerahan. Jangan sampai ada masyarakat yang tertipu karena hal ini. "Terlepas 
dari pengakuan Tina, kami hanya melakukan pencerahan. Ingat kan batu Ponari? 
Nah jangan sampai seperti itu," katanya.

Tim Badan Geologi Kementerian ESDM terlibat meneliti benda mirip kristal yang 
keluar dari sepasang bola mata gadis asal Sumedang tersebut pada 4 Juni 2012 
lalu. Ada tiga contoh material berciri biru milik Tina yang diperiksa Tim 
Geologi. Diperoleh empat data teknis hasil pemeriksan tersebut.

Pertama, kondisi fisik tiga contoh meterial memiliki ciri biru, transparan, 
berukuran 1-2 mm, dan berbentuk kristal. Kedua, bentuk kristal polyhedral tidak 
teratur dan tidak memiliki bidang berpasangan sehingga bukan benda terbentuk 
secara alami. Ketiga, komposisi berupa campuran material dengan 15,40 persen 
SiO2 dan 2,49 persen K2O, dan tidak ada unsur karbon. Dan keempat, ketiga 
contoh material yang diperiksa merupakan material sintetik yang diproses.

Tim dokter Pusat Mata Nasional RS Mata Cicendo Kementerian Kesehatan RI pun 
turun tangan. Tim dokter menyebut, secara medis Tina tidak menderita kelainan 
atau mata dalam keadaan normal, dan pada waktu pemeriksaan tidak ditemukan 
benda asing di dalam mata.

Sementara itu Tina menanggapi hasil pemeriksaan itu dengan santai. Ia menerima 
hasil penelitian dan pengecekan medis itu. Namun begitu, Tina membantah bila 
dituding merekayasa dan menipu.




http://bandung.detik.com/read/2012/06/06/174207/1934618/486/geolog-butiran-kristal-air-mata-tina-hasil-pabrikan?991104topnews











 
Yudiyoko Ega Sugiharto
email: [email protected]
--------------------------------------------
Every soul shall have a taste of death

Kirim email ke