Sudah saatnya Indonesia butuh presiden yang tegas dan berani.. dan sepertinya hanya satu kandidat yang seperti itu, sayang partainya gurem...
On 6/15/12, Yanto R. Sumantri <[email protected]> wrote: > Heeeeeem , NKRI sudah menjadi "negara hukum rimba" , yaitu siapa yang > jumlahnya banyak dan pada saat itu merasa kuat secara jumlah dan fisik , > maka dialah yang merupaka HUKUM. > Heeeem mau apa saja boleh dibakar mau mobil , kantor polisi, kantor bupati , > kejaksaan , perusahaan BUMN /BUMD atau masjid , gereja . Tidak akan > pengadilan .........demi demokrasi dan > kepentinga masyarakat . > > Semuanya mengatas namakan :rakyat" , masyarakat setempat , kebenaran agama > dsb ............. > Yang lebih menyedihkan , ada juga golongan intelek yang membenarkan tindakan > to\indakan seperti ini dengan alasan "membela" rakyat yang tertindas , heeem > menyedihkan. > > Mungkin masyarakat kita lagi senang"barbeque" ya. > > Pak Bandono pemilik IUP itu sebenarnya hanya mempunyai hak untuk menambang > apabila persolan lahannya dengan pemilik sudah dianggap selesai . Jadi > memang disinilah titik kritikalnya. > Saya bukannya membela pemegang IUP , tetapi dalam UU dan paraturan > turunannya sudah jelas , Dus kalau ada pemegang IUP merasa seperti ini jelas > "ngawur". > > Yang menjadi lantaran penduduk tidak mau daerahnya dijadikan daerah tambang > adalah karena mereka merasa kurang mendapatkan bagian yang wajar. Nah > "wajar" inilah yang memang sulit diperrtemukan . > Apalagi kalau ada fihak fihak yang melakukan provokasidan menyulut penduduk. > Tambah runyam deh. > Kalau situasi sudah pada tahapan ini , maka UU hanya akan menjadi hiasan > dilemari lemari para pejabat. > > si Abah > > > ________________________________ > From: Bandono Salim <[email protected]> > To: Iagi <[email protected]> > Sent: Friday, June 15, 2012 6:25 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Batangtoru Memanas, 10 Warga Diperiksa_Martabe > Project > > > Ini lho masalah klasik. Yang punya iup mersa sebagai pemilik resmi. Naa > masyarakat yang tunggal lebih dulu (mungkin masyarakat adat) juga merasa > punya hak ikut mengelola. > Paling baik lakukan komunikasi sosial dulu, apa keuntungan dan kerugian yang > bakal terjadi. > Kalau ditata baik, bangsa ini pada dasarnya sopan dan menghargai sesama. > Tapi kalau mendadak ditusuk, kena atau tidak kena membalasnya memang dahsyat > ( amok dlm bhs inggrisnya) > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ________________________________ > > From: Bosman Batubara <[email protected]> > Date: Thu, 14 Jun 2012 09:57:49 -0700 (PDT) > To: iagi net<[email protected]> > ReplyTo: <[email protected]> > Subject: [iagi-net-l] Batangtoru Memanas, 10 Warga Diperiksa_Martabe Project > > > > ada yang tahukah kejadiannya? > > *** > > Batangtoru Memanas, 10 Warga Diperiksa > Konflik antara perusahaan pertambangan emas PT G-Resource Martabe > dengan warga Muara Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel), terus > berlanjut. Pada Selasa (12/6) lalu, konflik itu memicu pembakaran mobil > dan pipa limbah milik perusahaan tambang itu. > Keterangan yang diperoleh menyebutkan, pembakaran itu terjadi Dusun > Pulo Godang, Batangtoru yang masih masuk areal perkebunan milik PT > Perkebunan Nusantara 3. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian > tersebut. > Nah kemarin, Polres Tapsel masih terus melakukan pengembangan untuk > mencari pelaku. Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya, saat dikonfirmasi, > Rabu (13/6) kemarin, mengatakan sudah puluhan masyarakat yang dimintai > keterangannya. “Sampai sekarang sudah ada sekitar 10 lebih masyarakat > yang kami periksa,” ujar Subandriya. > Dikatakan Subandriya, tidak ada korban jiwa ataupun luka akibat > kejadian itu. Karena sebelum membakar mobil itu, warga terlebih dahulu > menyuruh sopir dan kondektur untuk turun. > “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sopir dan kondektur > disuruh turun oleh warga, sebelum mereka (warga,red) membakar mobil > itu,” ungkap Subandriya. > Subandriya juga menyebut, hingga Rabu malam, suasana di lokasi > pembakaran sudah kondusif. “Suasana sempat menegang saat pembakaran itu. > Tapi saat ini situasinya sudah kondusif,” beber Subandriya. > Disebutkannya, kini Polres Tapanuli Selatan masih terus memburu otak > pelaku pembakaran itu. “Saat ini kami masih lakukan proses > pengembangan,” tukas Subandriya. > Di sisi lain, puhak G-Resource membantah bila pipa yang dibakar > masyarakat merupakan alat penyaluran untuk limbah. Menurut perusahaan > asal Hongkong ini, penampungan limbah telah dibuat tepat didalam pabrik > tambang. > Hal ini diungkapkan oleh Communication Manager G-Resource Martabe, Katarina > Siburian Hardono, yang dihubungi via phone. > “Tidak benar limbah. Kita sudah mahal-mahal bangun fasilitas penampungan > limbah,” ujarnya. > Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Utara, Untungta Kaban > menyatakan bahwa pihaknya sudah mendengar kejadian tersebut. > (mag-12/ram) > > sumber: > http://www.hariansumutpos.com/2012/06/36005/batangtoru-memanas-10-warga-diperiksa.htm > > > tabik > bosman batubara -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012. -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

