Dari foto di PR, hasil penggalian para arkeolog kok kelihatannya tumpukan kekar kolom yaa? Semoga nemu emas batangan yang mnr juru kunci terdapat di gua sebelah timur gn padang.
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Yustinus Suyatno Yuwono" <[email protected]> Date: Thu, 28 Jun 2012 15:40:27 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: RE: [iagi-net-l] Juru Kunci Gunung Padang Temukan Gerbang Keliatannya, Kang Dany Hilman dan Mas Andang Bachtiar betul- betul memerlukan seorang ahli produk gunungapi, saya anjurkan Dr. Sutikno Bronto untuk dimasukkan dalam team anda, mudah-2 an beliau bersedia. Saya sendiri sudah tidak pernah ke lapangan beberapa tahun terakhir karena kondisi fisik (pernah vertigo), sehingga tidak dapat membantu anda. Dengan demikian hasil penelitian nanti lebih baik karena didukung expert yang kompeten terhadap volcanic products. Salam, Yatno From: Yustinus Suyatno Yuwono [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, June 28, 2012 2:53 PM To: [email protected] Subject: RE: [iagi-net-l] Juru Kunci Gunung Padang Temukan Gerbang Rekans, Kita tunggu aja penelitian rekan-rekan yang telah berusaha untuk menyingkap misteri situs tanpa merusaknya. Sungguh merupakan rahmat bila penelitian berhasil mengungkap data geologis maupun arkeologis, sehingga memperkaya kasanah keilmuan kita. Salam, Yatno (YSY) From: Arul Kamil [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, June 28, 2012 9:06 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Juru Kunci Gunung Padang Temukan Gerbang Mungkin itu cuma celah2 yang terbentuk karena columnar joint, masyarakat di Desa Campaka memang selalu mengaitkan G. Padang terhadap hal2 yang berbau mistis dan tidak masuk logika. Kita ini geologist selalu melihat sesuatu secara logis dan dari sudut pandang geologi. Salam, Syahrul Kamil _____ From: David <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Thursday, June 28, 2012 8:49 AM Subject: [iagi-net-l] Juru Kunci Gunung Padang Temukan Gerbang fyi.. Juru Kunci Gunung Padang Temukan Gerbang http://oase.kompas.com/read/2012/06/28/04053230/Juru.Kunci.Gunung.Padang.Tem ukan.Gerbang | Jodhi Yudono | Kamis, 28 Juni 2012 | 04:05 WIB Image removed by sender. Dibaca: 6450 Image removed by sender. Komentar <http://oase.kompas.com/read/2012/06/28/04053230/Juru.Kunci.Gunung.Padang.Te mukan.Gerbang#komentar> : 1 | Image removed by sender. <http://twitter.com/home?status=Juru+Kunci+Gunung+Padang+Temukan+Gerbang+htt p://kom.ps/ABjnhF+via+%40kompasdotcom> Image removed by sender. <http://oase.kompas.com/read/2012/06/28/04053230/Juru.Kunci.Gunung.Padang.Te mukan.Gerbang> Image removed by sender. Share: Image removed by sender. Kompas/Rony Ariyanto Nugroho Hamparan batu yang tertata di Situs Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (10/2). Situs Gunung Padang di ketinggian 894 meter diatas permukaan laut (mdpl) ini merupakan peningalan peradaban Megalitik sekitar rentang waktu 2500 - 1500 SM dan merupakan situs megalitik terbesar se Asia Tenggara. CIANJUR, KOMPAS.com--Juru kunci Situs Megalit Gunung Padang, di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jabar, Senin, mengaku telah menemukan pintu masuk situs yang terletak dibagian timur 40 tahun yang lalu bersama ayahnya. Dadi (52), juru kunci itu, menceritakan saat usianya 12 tahun, dia sering menemani ayahnya mencari sarang madu lebah liar yang ada di daerah tersebut. Ketika itulah, dia pernah masuk ke dalam perut situs melalui goa yang memiliki gerbang layaknya sebuah rumah. "Posisinya sejajar dengan teras pertama, di sebelah timur. Ketika itu, rasa penasaran sempat membuat saya nekad untuk masuk lebih dalam, namun ayah saya melarang saya untuk terus masuk ke bagian dalam," kisahnya. Ketika itu, ayahnya bercerita perihal pantangan masuk ke bagian dalam situs tersebut karena di dalamnya terdapat harta karun yang berlimpah, namun dijaga beberapa ekor ular besar. "Sejak saat itu, saya tidak berani melanggar larangan ayah saya itu, termasuk masyarakat di sekitar situs ini. Tidak ada yang berani masuk sekalipun mereka mengetahui gerbang masuk ke dalam situs," katanya.Pengakuan Dadi tersebut, membuat tim ahli, dengan menggunakan alat cangih teknologi, berusaha memindai dari atas altar pertama, tepatnya dari permukaan maupun tebing. Hasil geolistrik dan georadar 3D ditemukan 2 pintu masuk dalam lorong. Saat ini, lorong tersebut diupayakan untuk dibuka.Pemindaian yang dilakukan, memperkuat indikasi keberadaan lorong tersebut. Setelah para geolog bekerja, kata ketua tim ahli, Danny Hilman, selanjutnya pihaknya menyerahkan penelitian selanjutnya ke tim arkeolog. "Untuk memastikan titik tersebut, kami masih melakukan penelitian, namun kami melihat ada lapukan batuan, sehingga kondisinya labil, sehingga dapat mengakibatkan langit-langit runtuh," kata Ali Akbar, ketua tim arkeolog.Sementara itu, beberapa orang arkeolog masih bekerja di lokasi, untuk mencarai kebenaran gerbang masuk situs tersebut. Mereka bekerja dengan sangat hati-hati, menggunakan alat sederhana seperti pacul, kuas, untuk membuat kotak ekskavasi. "Temuan terbaru saat ini, tim telah menemukan tangga yang kondisinya rusak. Diduga tangga tersebut, menuju pintu utama bangunan di perut Gunung Padang," tandasnya.
<<image002.jpg>>
<<image003.jpg>>

