Pak Ipul , pak RDP Terima kasih pak Ong , sedikit koreksi yang dikemukakan oleh pak Rudimitu malahan "energi net importer" , tentunya salah satu problemnya (dan yang langsung berdampak kepada masyarakat) ya BeBeEM . haaah. Tah , tinggal atur waktunya .
si Abah ________________________________ From: Ong Han Ling <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, July 4, 2012 10:44 PM Subject: RE: [iagi-net-l] Kebijakan Wamen yang Baru Rekan-rekan IAGI, Si Abah mengusulkan adanya “grand strategy” dalam menanggulangi “net importer crude”. Ada yang mengusulkan harus datang dari G&G sebagai pelaku industri energi yang menghayati persoalannya. Saya sejak dua tahun yang lalu telah melakukan penelitian tentang subsidi BBM. Seandainya IAGI berminat saya bisa memberikan lunch talk dengan judul “Sebelas prioritas yang komprehensif dalam menanggulangi permintaan energi dan kenaikan subsidi BBM yang terus membengkak”. Saya sanggup setiap waktu untuk memberikan presentasi pumpung persoalannya masih panas dan Pemerintah kelihatannya kehilangan arah. Setelah dibahas bersama-sama, mungkin bisa dijadikan sumbangan dari IAGI kepada Pemerintah. Salam, HL . Ong. From:Yanto R. Sumantri [mailto:[email protected]] Sent: Monday, July 02, 2012 2:53 PM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] Kebijakan Wamen yang Baru Rekan rekan Setelah Wamen Wdjojono yang menjadi Wamen pada saat hot session perihal subsidi BBM , sehingga Alm terpaksa menjadi bumper Pemerintah , maka Pak Rudi memproklmirkan satu hal yang sangat strategis yi mencegah Indonesia menjadi "net importer energi". Suatu tujuan yang sangat strategis dan mulia. Dalam slogan ini maka ketiga faktor intensifikasi , devirsifikasi dan kenservasi Energi menjadi satu kebijakan yang satu sama lain harus saling menunjang. Karena itu maka mutlak adanya "grand strategY" untuk mencapai hal ini. Grand Startgy ini jelas bukan suatu strategi yang akan bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu masa pemerintahan. Jadi harus disusun segera tapi dapat dilaksanakan dalam pemerintahan yang akan datang. Para ahli geologi yang merupakan pakar yang kesehariannya mengelola SDA non hayati, tentunya sangat penting untuk mendapatkan informasi bagaimana kebijakan pak WaMen sebagaimana dituturkan diatas. Apakah IAGI tidak berencana untuk mengundang Pak Rudi , dan mendengarkan pemikiran pemikiran dasar Beliau perihal "Net Energi Importer" ? Bagaimana ? si Abah Note : koreksi dari e-mail pertama yang tanpa sengaja terkirim

