Kalo ga bisa bhs Inggris mau beresaing dimana yah? Apa itu mungkin?
Kalo ga bisa bhs Internasional mana laku di pasar Internasional, di US itu 
bekerja di sana haram buat foriegner tapi kalo ada permintaan dari perusahaan 
US ya boleh
Mungkin itu yg dimaksud merdeka bisa kerja di mana aja jangan hanya jago kandang

Selamat Lebaran
Avi otw ke Sby dlm rangka sungkeman

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Didik Fotunadi <[email protected]>
Date: Tue, 21 Aug 2012 09:56:39 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Bls: [iagi-net-l] Ayo Merdeka!!
Kalau membaca note dari Pak Fariman .. ya .. demikianlah tantangan yang kita 
hadapi ... 
mengacu dari salah satu pemikiran terkenal bahwa suatu hari "dunia ini ibarat 
sebuah desa" .. saling terhubung dan saling mempengaruhi .. tdak bisa dibatasi 
batasan2 tradisional seperti tembok dan lain-lain ..
 
Tidak terkecuali dalam dunia kerja .. 
Berapa banyak saat ini karyawan asing yang bekerja di negeri ini? (USA, Canada, 
Australia, India, dll)
Namun kita perlu catat juga, berapa jumlah geologist / tambang / dll - pekerja 
kita yang bekerja di Australia, Malaysia, dan negeri2 lainnya ..
 
Dari perspective saya, dalam dunia global yang tak terbendung ini, sikap terus 
belajar untuk meningkatkan kompetensi diri sehingga mampu (bahkan lebih) 
bersaing dengan bangsa lain ini yang perlu kita raih dan kita jaga ...
 
Rekan2 IAGI-net
Selamat Idul Fitri 1433 H, mohon maaf lahir dan batin.
 
Regards
Didik Fotunadi
 
 
 


________________________________
Dari: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Kepada: "[email protected]" <[email protected]> 
Dikirim: Senin, 20 Agustus 2012 18:20
Judul: Re: [iagi-net-l] Ayo Merdeka!!


Yang pasti membuat saya sedih adalah munculnya atau merebaknya perasaan rendah 
diri, meyalahkan dan mengeluh, malah ada yg misuh-misuh. 

Saya lebih suka berpikir positip .... Saya lebih cenderung angkat jempol pada 
orang yg masih memiliki jiwa postip. 

Saya kalau eksplorasi hanya memiliki 10-20 persen kemungkinan sukses, usaha 
risetpun hanya menaikkan hingga 25persen kemungkinan sukses. Dan saya masih 
melakukan eksplorasi .... Walau kemungkinan gagal lebih besar, eksplorasi 
mineral, tambang, migas tetap dilakukan dengan berkonsentrasi pada 20persen 
kemungkinan sukses, bukan pada 80 persen kemungkinan gagal.

Siapa mau ikut dengan kemungkinan sukses hanya 15persen ?.

Rdp

On Monday, August 20, 2012, Farimanwhk wrote:

Bangun tidur kamu minum apa? Aqua? (74% sahamnya milik Danone prsh Perancis) 
atau Teh Sariwangi (100% saham milik Unilever Inggris). Minum susu SGM (milik 
Sari Husada yg 82% sahamnya dikuasai Numico Belanda). Lalu mandi pake Lux dan 
gosok "untu" pake Pepsodent (Unilever, Inggris). Sarapan berasnya beras import 
Thailand, gulanya juga import dari Brazil.  Sarapan makan empal - 
ehh.....dagingnya impor dari Ustrali........tambah makan tempe atau 
tahu.....gak taunya kedelenya dari USA...........Santai abis makan, rokoknya 
Sampoerna (97% saham milik Philip Morris Amerika). Keluar rumah naik 
motor/mobil buatan Jepang, China, India, Eropa, tinggal pilih. Sampe kantor 
nyalain AC  Merek Toshiba - Samsung or Haier...... ehh ....buatan Jepang, 
Korea, China. Pake komputer, hp (operator Indosat, XL, Telkomsel semuanya milik 
asing; Qatar, Singapore, Malaysia). Yuk belanja ke Lotte, punya korsel. Bgmn 
dgn Giant?  Katanya Ini punya Dairy Farm Internasional, Malaysia
 pemilik yg sm dgn Hero. Malam2 iseng ke Circle K dari Amerika. Ambil  ATM di 
BCA, Danamon, BII, Bank Niaga ah semuanya sdh milik asing walaupun namanya msh 
Indonesia. Bangun rmh pake semen Tiga Roda Indocement skrg milik Heidelberg 
Jerman (61,70%). Semen Gresik milik Cemex Mexico, Semen Cibinong punyanya 
Holcim (Swiss). Masih banyak lagi kalo mau diterusin. Btw BB andapun buatan 
China kan ? , beda tipis sm sy punya buatan Canada. JADI  MASIH BANGGA JADI 
ORANG INDONESIA?  Tapi jangan putus harapan ..........masih ada yang asli  
Indonesia................ tapi yaa itu .....Cuma "Koruptor"nya aja yg asli 
Indonesia. Sedih kan?
>
>Sent from my iPhone
>
>On 17 Agt 2012, at 16:53, "Ronald" <[email protected]> wrote:
>
>>
>> Setuju..
>>
>> Tapi harus dimengerti dulu apa arti merdeka itu sesungguhnya?
>> kang ADB bisa memaknai kemderdekaan tersebut krn telah melakukan uji coba
>> terhadap existensi kemerdekaaan dan berani menanggung resikonya.
>> Tapi  apakah Geos lain bisa memahaminya, sementara mereka terkungkung dalam
>> alam material dan  penuh rasa khawatir shg takut mencicipi apa rasa merdeka
>> ?, untuk itu Saya tidak yakin, aplagi kalo melihat para dosennya sekarang
>> ini yg cenderung opportunis dan tega menjerumuskan siswanya kedalam
>> keterbelengguan/tdk merdeka yg berkelanjutan baik dalam pengetahuan ataupun
>> dalam moral.
>>
>> Syukurlah kita masih punya ADB Geos yg Merdeka ditengah-tengah para Geos
>> tidak Merdeka, yang membangkitkan jiwa meredeka.
>>
>>
>>
>> Rs
>>
>>
>>
>>
>>
>> -----Original Message-----
>> From: [email protected] [mailto:[email protected]]
>> Sent: 17 Agustus 2012 9:15
>> To: [email protected]
>> Subject: [iagi-net-l] Ayo Merdeka!!
>>
>> Merdeka!!!
>>
>> Kita perlu lebih banyak geologist merdeka (independent geologists)!!! Bukan
>> geologist terjajah!!!
>>
>> Sudah saatnya "bertindak" merdeka, bukan hanya "berpikir" merdeka atau baru
>> "bercita-cita" untuk jadi merdeka!!
>>
>> Kalaupun masih terikat, terikatlah ke "Indonesia": jadi geologist nasional
>> yg nasionalis di perusahaan nasional atau minimal jadi geologist nasionalis
>> di perusahaan non-nasional!!
>>
>> Keberhasilan eksplorasi juga ditentukan oleh kemerdekaan pikiran dan
>> tindakan; ketika pikiran terjajah oleh konsep lama yg itu2 juga maka kita
>> hanya mencoba mengulang-ulang keberuntungan; ketika tindakan terjajah oleh
>> batasan2 ekonomi jangka pendek dan kepentingan sempit golongan, maka kita
>> hanya bermain eksplorasi-eksplorasian.
>>
>> Ayo, Merdeka!!
>>
>> 17 Agustus 2012
>>
>> ADB
>> Arema, IAGI-0800
>> Powered by Telkomsel BlackBerryR
>>
>> -----
>> No virus found in this message.
>> Checked by AVG - http://www.avg.com/
>> Version: 2012.0.2197 / Virus Database: 2437/5203 - Release Date: 08/15/12
>>
>>
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> PP-IAGI 2011-2014:
>> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
>> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
>> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman 
>> abstrak 28 Februari 2012.
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the 
>> email to: [email protected]
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id/
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclai

-- 
"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"

Kirim email ke