2 Helikopter Bantu Cari Pesawat Cessna
Robert - detikNews
Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda
http://news.detik.com/read/2012/08/25/083846/1998632/10/2-helikopter-bantu-cari-pesawat-cessna?9911012
Foto: Robert/detikcom
Jakarta
Dua helikopter akan digunakan untuk membantu pencarian pesawat Cessna
PA-31 beregistrasi PK-IWH yang hilang. Helikopter itu mencari Cessna
dari sisi udara membantu pencarian darat yang dilakukan tim SAR.
"Kita
menunggu dan akan menggunakan 2 helikopter yang disiapkan pihak
maskapai (PT Intan Angkasa sebagai pemilik pesawat Cessna)," kata
Koordinator Posko Informas Cessna Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief
Prapto Santoso, kepada wartawan di Bandara Temindung, Sabtu (25/8/2012).
Menurut
Arief, tim SAR bekerja berdasarkan hasil citra satelit yang berkantor
di Singapura. Citra satelit tersebut memonitor posisi terakhir pesawat
Cessna dan telah menerjemahkan ke dalam ploting pemetaan.
"Tim mulai mencari di sekitar titik yang diberikan citra satelit. Dimulai dari
situ," ujar Arief.
"Data
satelit melalui titik koordinat sekitar pukul 14.00 WITA kemarin,
pesawat dalam kondisi critical time dan bahan bakar kritis saat berada
di wilayah jalan poros Bontang menuju Sangatta. Di sekitar Taman
Nasional Kutai (TNK) di Kabupaten Kutai Timur," tambahnya.
Dijelaskan
Arief, saat pesawat tersebut dalam pemantauan satelit, pesawat masih
dalam keadaan bergerak dan belum berhenti sama sekali.
"Saat
terpantau satelit, pesawat masih dalam keadaan moving, dalam artian
belum berhenti sama sekali atau belum berada dalam posisi zero (Nol),"
sebut Arief.
"Diperkirakan masih ada sisa-sisa bahan bakar untuk
membuat pesawat terus bergerak. Kira-kira tidak jauh dari saat terpantau
di sekitar TNK dan tim SAR darat sedang menuju lokasi," terangnya.
Saat
ini di lokasi sekitar TNK terjadi hujan gerimis. Tim sebut Arief, masih
menunggu keputusan kapten helikopter untuk memutuskan memulai pencarian
dari udara.
"Kita masih menunggu cuaca karena juga dari
pertimbangan pilot cuaca diperkirakan sedikit lebih baik di atas jam
09.00 WITA," ujar Arief.
Pantauan detikcom dari Bandara Temindung
Samarinda, satu dari dua helikopter yang akan digunakan untuk mencari
pesawat Cessna dari udara sudah tiba di Bandara Temindung, sekitar pukul
08.57 WITA. Helikopter tersebut langsung melakukan pengisian bahan
bakar.
Masih menurut Arief, tim SAR sempat kesulitan mencari
lokasi hilangnya Cessna disebabkan alat Emergency Location Transmitter
(ELT) tidak berfungsi.
"Dari tim SAR mengatakan ELT tidak
memancar. Dalam keadaan emergency, tidak berfungsi. Kemungkinan
baterainya tidak terisi. Tapi, kita manfaatkan pantauan satelit," tutup
Arief.
Seperti diberitakan, pesawat Cessna PK-IWH terbang dari
Bandara Temindung Samarinda, Jumat (24/8/2012) sekitar pukul 07.51 WITA
pagi tadi, menuju Bontang, Kalimantan Timur. Petugas ATC Bandara
Temindung hilang kontak sekitar pukul 08.04 WITA.
Pesawat
mengangkut Marshal Basir sebagai pilot serta 3 orang penumpang Suyoto
(Security Officer/Kementerian Pertahanan), Peter John Elliot (GM Elliot
Geophysics International/WNA Australia) serta Jandri Hendrizal (staf
Elliot Geophysics International).
Date: Fri, 24 Aug 2012 21:12:53 +0700
From: [email protected]
To: [email protected]
CC: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Re: [economicgeology] Pesawat Cessna Hilang - Kutai Timur
Mudah2an segera diketemukan dengan selamat.Turut prihatin
Rovicky
On Friday, August 24, 2012, wrote:
Turut prihatin atas kejadian ini. Semoga seluruh pnpang selamat. Apkh pandangan
terhalang krn tebalnya kbut asap saat kemarau ini? Salam n doa
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "S. (Daru) Prihatmoko" <[email protected]>
Date: Fri, 24 Aug 2012 19:49:28
To: [email protected]<[email protected]>; <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Pesawat Cessna Hilang - Kutai Timur
> Berita musibah dari Kutim. Buat kawan2 hardrocker, pasti kenal dng Peter
> Elliot. Dia ada di dalam pesawat naas tsb. Dua hari lalu saya masih
> komunikasi dng Peter yg sdng melakukan airborne mag di Kaltim. Semoga pesawat
> segera diketemukan dan semua awak + penumpang selamat.
>
> Salam prihatin,
> Daru
>
> Detiknews, 2012-08-24 19:02:18
> Pesawat Cessna Sempat Terlihat Berputar putar di Gunung Sekerat, Kutai Timur
>
> Pesawat Cessna CN-PKIWH hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Bandara
> Temindung, Samarinda, Kalimantan Timur pagi tadi. Pesawat yang membawa empat
> orang ini dikabarkan sempat terlihat di sekitar kawasan gunung Sekerat, Kutai
> Timur pada pukul 11.00 WITA oleh warga sekitar.
>
> klik selengkapnya:
> http://news.detik.com/read/2012/08/24/190218/1998535/10/pesawat-cessna-sempat-terlihat-berputar-putar-di-gunung-sekerat-kutai-timur
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman
abstrak 28 Februari 2012.
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--
"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"