Abah;
Aku hanya menyalin pernyataan dari kapuslit arkenas yang dimuat di Pikiran 
Rakyat, tadi pagi. 
Gn Padang bukan prioritas utama, masih kalah dengan Mojopait, Flores dan 
Sangiran yang telah jadi word heritage.
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Yanto R. Sumantri" <[email protected]>
Date: Tue, 28 Aug 2012 01:30:54 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Piramida gn padang.
Don

Omong kosong rasanya statement yang kurang ilmiah , kalau ada dua  pendapat 
dalam satu "case ilmiah" , saya kira itu berkah.
Minimal akan menghasilkan diskusi dan adu argumen ,
Dus , biar saja mereka saling membuktikan.
Anggaran kan cuma satu milyard , biar saja daripada ditilep koruptor kan kan 
kan ..........., cuma kalau dikasih IAGI , mungkin bisa jadi uang muka beli 
tempat untuk kantor  ya .

si Abah


________________________________
 From: Danny Hilman Natawidjaja <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, August 28, 2012 2:13 PM
Subject: RE: [iagi-net-l] Piramida gn padang.
 
Berita lebih lengkapnya ada di Majalah TEMPO minggu ini.
Mohon jangan salah paham, Tim Independen Terpadu tidak diikut sertakan dalam
Tim Satu-Milyar-APBN ini, meskipun sebetulnya anggaran ini turun atas usaha
dan rekomendasi kami  :-)  Harapan kita semoga dana tersebut dapat
benar-benar dimanfaatkan oleh Tim ARKENAS untuk menguak lebih banyak lagi
fakta ilmiah dari Gunung Padang, tidak sekedar membuat pernyataan omong
kosong untuk menepis "Isyu omong kosong". (i.e. karena penelitian tim mereka
belum dimulai toh, masa sudah disimpulkan...  :-) 

Salam, DHN

-----Original Message-----
From: Bandono Salim [mailto:[email protected]] 
Sent: 28 Agustus 2012 8:07
Cc: Iagi
Subject: [iagi-net-l] Piramida gn padang.

Menurut Kepala Puslit Arkenas Bambang Sulistyono, wacana piramida itu isu
omong-kosong. PR selasa 28 Agustus 2012. 
Tim peneliti Gn Padang terdiri atas belasan pakar dari berbagai disiplin
ilmu. 
Saya kutip aja pernyataannya sbg berikut:
"Bagi saya, piramida itu tidak ada. Bagi kami,arkeolog, juga tidak ada yang
namanya piramida. Itu hanya isu omong kosong belaka. Gunung Padang itu ya
situs punden berundak. Salah satu dari sekian banyak situs serupa di
Nusantara yang pernah kami teliti ada 1981."
Sikap ini berbalikan dengan ootimisme bbrp peneliti yang telah melakukan
ekskavasi lokal secara independen. Mereka meyakini keseluruhan bukit Gn
Padang merupakan konstruksi raksasa MIRIP piramida yang berpotensi situs
megalitikum terbesar di dunia..
Semoga cepat terbukti satu diantara pernyataan kontroverisi ini.
Satu milyard diajukan di APBN perubahan tahun ini untuk meneliti Gunung
Padang di KabM Cianjur.
Salam dan selamat bekerja para peneliti.
Powered by Telkomsel BlackBerryR


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir pengiriman 
abstrak 28 Februari 2012.
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke