Salam kenal semua, Perkenalkan nama saya nardipta pratama. Saya bekerja sebagai geotechnical engineer. Saya ingin bertukar pikiran dengan rekan rekan semua.
Saya menyukai hal hal geologi yg berbau geoteknik. Apakah digroup ini membahas hal tersebut juga. Pertanyaan saya adalah jika kita mencari irisan antara teknik sipil , mining dan geologi kita akan mendapatkan connection antara ke tiganya. Apakah irisan dari 3 jurusan besar tersebut? Mohon advisenya. Terimakasih dan salam, Nardipta pratama Linkedin : nardipta Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Kus Adi <[email protected]> Date: Thu, 20 Sep 2012 12:58:44 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Usaha untuk mewujutkan adanya program study kebumian di daerah NUSA TENGGARA Dear All, Salah satu misi IAGI adalah untuk mengembangkan masyarakat dan keilmuan. Kami dari PENGDA NUSRA merasa berkewajiban untuk melaksanakan misi tersebut dengan berbagai macam program kerja yang salah satunya adalah meningkatkan keilmuan dan mengembangkan masyarakat kebumian. Nusa Tenggar terdiri dari 2 provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat kedua daerah ini terkenal dengan kekayaan geologi hasil gunungapi berupa emas, tembaga dll serta kekayaan geowisata seperti G. Rinjani dan Kalimutu, oleh karena itu banyak dilakukan penambangan oleh perusahaan – perusahaan besar . Disana banyak terdapat tenaga ahli geologi dan pertambangan. Di Nusa Tenggara terdapat Universitas Negeri Mataram terletak di kota yang memiliki perkembangan yang cukup pesat sehingga akses dari dan kesana cukup mudah. Minat masyarakat cukup tinggi di bidang keguruan dan kesehatan walaupun tidak memungkiri pentingnya hal tersebut tetapi kita wajib mengembangkan sumberdaya manusia yang sesuai dengan potensi daerahnya berupa kegeologian baik ekstraksi maupun geowisata. Di Universitas mataram belum terdapat jurusan yang berkaitan dengan kebumian dan adalah tidak mungkin di dalam waktu dekat didirikan karena belum mempunyai jurusan yang serumpun. Setelah kami membicarakan dengan pihak UNRAM satu – satunya cara adalah di embriokan di Jurusan Fisika F-MIPA UNRAM. Langkah yang cukup potensial menurut kami adalah dengan diadakan kerja sama antara IAGI baik pusat dan daerah dengan UNRAM melibatkan stekholder terkait. Langkah – Langkah yang telah kami lakukan secara non-Formal 1. Membicarakan dengan rektor kemungkinan membuka program studi seperti masih sulit. 2. Satu – satunya cara adalah hanya menambah mata kuliah di program study fisika yang kita harap jadi embrio untuk perkembangan ilmu kebumian. Walaupun demikian kami akan segera melaksanakan dan kami harapkan ada bantuan dari IAGI Pusat. Kami belum banyak pengalaman mengenai hal tersebut diatas tentunya senior kami yang telah lama berkecimpung di dunia pendidikan dapat memberikan advice untuk kelancaran program kami. Salam, Kusnadi Lombok

