Yth. IAGI-netters, Mumpung sedang membahas kerjasama antara BP Migas dengan universitas, kami informasikan kepada para netters, bahwa kami baru saja memulai sebuah riset konsorsium yang berjudul “Overpressure in Indonesia’s Sedimentary Basin (disingkat INOV)”, yang dikoordinir oleh BP Migas. Konsorsium ini melibatkan tiga universitas, yaitu ITB – UNPAD – Durham University (UK). Perusahaan-perusahaan migas yang berpartisipasi dalam riset ini (data dan dana) adalah Pertamina EP, Vico, JOB Pertamina – Petrochina, Total, ENI, dan HESS. Informasi selengkapnya mengenai riset ini dapat dilihat di www.inov-id.com Terima kasih dan selamat berakhir pekan, Agus M. Ramdhan
________________________________ From: Brahmantyo Gunawan <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Friday, 21 September 2012 5:26 PM Subject: Bls: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] Kerja sama BPMigas - Universitas Weleh....ko konklusinya jadi melenceng Pak Franc ? :) Saya kebetulan anggota Tim NCB ini, jadi mengetahui sejak awal hingga saat ini, saya coba klarifikasi. Sesuai yang diberitakan di artikel berita tsb, program peningkatan kapasitas nasional (NCB) ini untuk peningkatan Kapasitas SDM-nya (jadi bukan kapasitas produksi :), walaupun harapannya memang berimplikasi ke produksi). SDM yang dimaksud juga bukan hanya SDM dari lulusan Perguruan Tinggi (PT) yang disebutkan tersebut. PT2 tersebut hanya merupakan KOORDINATOR PELAKSANA untuk setiap Sub Program NCB Tenaga Petroteknikal yang direncanakan BPMIGAS. Tenaga Petroteknikal terlatih yang dimaksud, dan menjadi sub-program pendidikan NCB, adalah : - Petroleum Explorationist - Petroleum Engineer - Production/Facilities Engineer - Drilling Engineer - Proses Engineer Sub program Petroleum Explorationist (dijalankan pertama dan menjadi pilot project) dan Drilling Engineer, Koordinatornya oleh ITB, sedangkan Koordinator sub-program lainnya oleh PT lainnya yang disebutkan tadi. Sub program Petroleum Explorationist sudah diinisiasi lebih dari setahun, Kurikulum terdiri dari Hard-skill (Technical skill) dan Soft Skill (menejemen, leadership dll). Kurikulum Hardskill disusun oleh Tim teknis dari BPMIGAS, Beberapa Exploration Manajer (dan Tim) dari K3S terkemuka, Lemigas, Pengajar2 ITB, Wakil dari IAGI dan HAGI. Selain berupaya merumuskan detail kurikulum yang terbaik, tim juga menentukan pengajar2 untuk mengisi setiap modul materi. Pengajar berasal dari para Dosen2 PT, Lemigas, Oil Services Co, serta ahli2 petroteknikal dari K3S baik nasional maupun expatriat sesuai kompetensinya. Kurikulum soft-skill, karena yang dirumuskan oleh Tim SDM BPMIGAS dengan sekitar 10 Tim SDM/HR dari K3S terbesar beserta Dosen2 Psikologi dari PT2 yang disebut; menurut Saya, sangat bagus dan bermanfaat. Program NCB petroteknikal terlatih ini akan sangat berat, karena kurikulum begitu kompak, diperlukan putra-putri terbaik Indonesia untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Maka seleksi peserta (fresh graduates, maksimum 2 tahun dari tanggal lulus) haruslah benar2 selektif. Demikian sekilas tanbahan klarifikasi Salam, BKG JAKARTA, 9 Mei 2012 — Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) telah menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (BADIKLAT KESDM) dan 6 perguruan tinggi terkemuka (ITB, UI, Trisakti, UGM, UNPAD, dan UPN) untuk bekerjasama melaksanakan program National Capacity Building (NCB) di Jakarta, Rabu (9/5). Program NCB bertujuan meningkatkan kapasitas nasional yang dilakukan antara lain melalui program percepatan/akselerasi tenaga kerja petrotechnikal dan kompetensi teknis terkait sebanyak 250 orang sampai dengan tahun 2014. Melalui program NCB ini, BPMIGAS akan merekrut lulusan sarjana (fresh graduate atau maksimal 2 tahun pengalaman kerja) untuk kemudian dididik selama dua tahun dalam program akselerasi tersebut. Pelaksanaan pendidikan selama 2 tahun ini dijalankan dengan bekerja sama dengan BADIKLAT KESDM dan 6 perguruan tinggi ITB, UI, Trisakti, UGM, UNPAD, dan UPN. Status peserta selama mengikuti Program NCB adalah sebagai Management Trainee (MT) di BPMIGAS dengan status karyawan tidak tetap. Setelah selesai mengikuti Program NCB, peserta akan ditempatkan di BPMIGAS atau ditawarkan ke Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) dan harus bekerja di BPMIGAS atau pada Kontraktor KKS selama 3N+1. “Program ini bertujuan untuk menjadikan tenaga kerja Indonesia siap pakai dan mempunyai kompetensi teknis yang sesuai pada kegiatan usaha hulu migas nasional,” ujar Kepala BPMIGAS R. Priyono dalam acara penandatanganan tersebut. Priyono menambahkan bahwa program akselerasi ini diharapkan bisa memberikan jawaban adanya kesenjangan kompetensi antara profesional migas nasional yang tersedia dengan yang dibutuhkan. Rencana program NCB yang akan dilakukan dari tahun 2012 sampai 2014 adalah program akselerasi untuk geologist & geoscientist; drilling engineer; drilling supervisor; reservoir engineer; production/operation engineer; process engineer; production supervisor; maintenance/reability engineer; dan rotating equipment engineer. Program NCB ini diselenggarakan dengan mengacu kepada pasal 12 dalam kontrak kerja sama yang berbunyi “Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) berkewajiban untuk mempekerjakan serta mendidik dan melatih pekerja Indonesia yang berkualifikasi, serta bersama BPMIGAS akan mempertimbangkan sebuah program bantuan untuk pelatihan pekerja pemerintah Republik Indonesia dan BPMIGAS”. Penandatanganan nota kesepahaman akan ditindaklanjuti dengan pengembangan kurikulum dengan badiklat dan masing-masing perguruan tinggi sesuai kriteria atau profil lulusan yang diinginkan. Pengembangan kurikulum tailor-made ini akan melibatkan lini BPMIGAS, para praktisi dari KKKS dan asosiasi profesi. Universitas yang menjadi mitra dalam program ini sengaja dipilih dari dalam negri, karena program ini diharapkan dapat turut meningkatkan kapasitas perguruan tinggi nasional sehingga mereka dapat membuat program sejenis dengan standar kurikulum yang baik di masa yang akan datang. BPMIGAS membuka kesempatan untuk terus menjajaki kerjasama dengan universitas-universitas lain di Indonesia. [www.esdm.go.id] ________________________________ Dari: Franciscus B Sinartio <[email protected]> Kepada: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia <[email protected]> Cc: iagi <[email protected]> Dikirim: Jumat, 21 September 2012 16:16 Judul: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] Kerja sama BPMigas - Universitas ok, sekarang saya sudah mengerti dengan jelas bahwa menurut BP Migas yang hanya bisa membantu BPMigas meningkatkan kapasitas produksi migas nasional hanya universitas universitas tersebut saja. fbs ________________________________ From: Elan Biantoro <[email protected]> To: 'Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia' <[email protected]> Sent: Friday, September 21, 2012 8:05 AM Subject: Re: [Forum-HAGI] Kerja sama BPMigas - Universitas Betul sekali yang disampaikan oleh Mas Tur Nugroho. Tujuan utama Program NCB BPMIGAS – Universitas adalah lebih kepada bagaimana meningkatkan kapasitas nasional dalam rangka peningkatan produksi migas nasional. Karena akan sangat sulit bagi BPMIGAS yang tugas utamanya menjadi pengawas pengendali industry hulu migas sekaligus menjadi penyalur lulusan universitas yang ada ilmu kebumiannya. Saya kira disini yang bisa jadi jembatan adalah organisasi keprofesian seperti HAGI, IAGI dan IATMI untuk jadi komunikator universitas di daerah (di luar UI,Trisakti, ITB, Unpad, UGM, UPN) ke industri. Saya ingat waktu saya masih aktif di HAGI dan kebetulan saya masih di bagian perencanaan (Divisi Eksplorasi dan Divisi Jianbang), saya sering menjadi mediator/fasilitator beberapa mahasiswa untuk bisa kerja praktek dan tugas akhir di KKKS. Dan ternyata mereka dinilai sangat baik (karena saya ikut menyeleksi mahasiswa tersebut, tentunya saya tidak akan merekomendasi mahasiswa yang tidak potensial), bahkan ada yang langsung direkrut oleh KKKSnya. Untuk para universitas daerah yang ada ilmu kebumiannya (Unila, Unibraw, Undip, Unhas dll) ada baiknya mencoba berhubungan dengan organisasi keprofesian untuk membuat kerjasama. Sekarang saya sudah bertugas lagi di Jakarta (setelah berkelana di Sumbagsel dan Jabanusa), mudah-mudahan dengan kesibukan saya sehari-hari saya masih bisa membantu bersama HAGI, IAGI dan IATMI untuk memberdayakan para lulusan ilmu kebumian di industry hulu migas. Salam, Elan Biantoro From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Tur nugroho Sent: Friday, September 21, 2012 1:27 PM To: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia Subject: Re: [Forum-HAGI] Kerja sama BPMigas - Universitas saya kira pemikiran dan energi BPMigas saat ini lbh terkonsentrasi pada pemenuhan target produksi migas nasional. Bagaimana kalau universitas membantu tercapainya tujuan ini. Kalau pendidikan di Universitas bukan nya sudah ada Depdikbud yg menangani pendidikan. kalau kesempatan kerja, bukan nya skrg iklan lowongan ada di website, koran dan sarana informasi lain nya. From:FH <[email protected]> To: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia <[email protected]> Sent: Friday, 21 September 2012 1:47 PM Subject: Re: [Forum-HAGI] Kerja sama BPMigas - Universitas 2012/9/21 syaiful basyuni <[email protected]> > Jika diterima bekerja berarti anak tsb memang smart dan jangan lupa dng > takdir. tidak perlu dari alumni mana, masuk rangking atau bukan. > Salam > SB Amieeeeenn .... :) :) :) ______________________________________________ Pembayaran iuran tahunan keanggotaan HAGI dapat ditujukan melalui : Bank BNI Cab. Menteng Jakarta No. Rek: 0010740147 Atas nama: Himpunan Ahli Geofisika Indonesia Iuran tahunan Rp. 100.000,- (profesional) dan Rp. 50.000,- (mahasiswa) Info lebih lanjut silahkan mengunjungi http://www.hagi.or.id/keanggotaan/ ______________________________________________ The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list. [email protected] | http://www.hagi.or.id/ ---*** for any help regarding maling list please send your email to [email protected] ______________________________________________ Pembayaran iuran tahunan keanggotaan HAGI dapat ditujukan melalui : Bank BNI Cab. Menteng Jakarta No. Rek: 0010740147 Atas nama: Himpunan Ahli Geofisika Indonesia Iuran tahunan Rp. 100.000,- (profesional) dan Rp. 50.000,- (mahasiswa) Info lebih lanjut silahkan mengunjungi http://www.hagi.or.id/keanggotaan/ ______________________________________________ The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list. [email protected] | www.hagi.or.id ---*** for any help regarding maling list please send your email to [email protected]

