Sedikit menambahkan saja karena sudah banyak yang urun rembuk. Semoga berguna.
Analisa Swirr menggunakan metoda rel-perm dan Capillary Press. Dari metoda Pc kita cari asymptote kurva PC vs Sw. ** sangat tergantung kepada metode yang digunakan. Saya asumsi yang digunakan adalah metode centrifuge karena ini cara paling murah dan cepat. Menentukan apakah setelah proses desaturasi (drainage) Sw sudah menjadi Swirr sangat tergantung sekali kepada lamanya waktu yang diperlukan supaya kondisi kejenuhan air stabil pada tiap tiap tekanan kapiler, terutama pada kondisi tekanan kapiler tinggi dimana kita suspect Sw sudah menjadi Swirr. Coba minta ke vendornya kalo punya water production data di tiap tiap tekanan kapiler dalam bentuk water production vs time. Barangkali saja belum stabil, sehingga Swirr belum mewakili** Sedangkan Sw nya didasarkan dari soxhlet extraction. Lumpur pengeborannya menggunakan lime-KOH. NMR low confident karena saat di plot dengan VSH, data CBW scatter, sehingga sulit untuk mendapatkan CBW.Pada formasi tersebut tidak diketemukan sand yang benar-benar 100% air, tidak diketemukan oil water contact, namun mempunyai Swirr 30% dan Swe 75 %. Kalau melihat perbedaan ini, tentunya ada indikasi water out. Ini yang menjadi concern saya, pernahkan rekan-rekan menemukan hal seperti ini pada reservoir yang belum banyak diproduksi. ** Ini berarti dari Dean Stark analysis. Kalo kita memakai water based mud, maka air yang kita ambil dari core sudah diinvasi oleh mud filtrate selama pengambilan core, sehingga tidak mengherankan angkanya menjadi besar sekali. Kita boleh mengabaikan hasil ini. Lebih tepatnya, water based digunakan untuk mendapatkan saturasi minyak residual (Sor). Saya berasumsi bahwa CBW dari NMR yang dimaksud adalah porositas NMR di bawah 3 msec. Feeling saya, barangkali perlu beberapa alat untuk menghitung kembali VSH nya, mungkin bisa kombinasi dengan metode GR dan Density-Neutron just in case GR menunjukan radioaktif di sandstonenya. Korelasi NMR dengan CBW mungkin bisa dari Shale section. mengenai Sw yang tinggi, ini tidak musti bahwa water out akan tinggi. Sw yang tinggi karena Swirr yang tinggi bisa menghasilkan water-free hydrocarbon. Coba pakai metode Buckle Chart untuk menetukan apakah zona interest ini menghasilkan hydrocarbon tanpa air atau dengan air.** Oh ya pengambilan samplenya pada titik yang sama. Sekarang saya masih struggle dengan otak-atik kemungkinan Rw dan shale resistivity. Rw yang digunakan relatif rendah, kurang dari 0.5 yang hal ini sesuai dengan pengendapannya di neritik. Sw dihitung dengan menggunakan model Simandoux. ** memang susah memakai harga Rw kalao tidak punya water bearing sand atau data produksi dari sumur sebelah. Saya setuju memakai pendekatan harga Rw melalui analogi lingkungan pengendapan** 2012/10/14 <[email protected]>: > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ________________________________ > From: Gantok Subiyantoro <[email protected]> > Date: Sat, 13 Oct 2012 23:27:44 -0700 (PDT) > To: [email protected]<[email protected]> > ReplyTo: <[email protected]> > Subject: Re: [iagi-net-l] swirr lagi > > Analisa Swirr menggunakan metoda rel-perm dan Capillary Press. Dari metoda > Pc kita cari asymptote kurva PC vs Sw. Sedangkan Sw nya didasarkan dari > soxhlet extraction. Lumpur pengeborannya menggunakan lime-KOH. NMR low > confident karena saat di plot dengan VSH, data CBW scatter, sehingga sulit > untuk mendapatkan CBW. > Pada formasi tersebut tidak diketemukan sand yang benar-benar 100% air, > tidak diketemukan oil water contact, namun mempunyai Swirr 30% dan Swe 75 %. > Kalau melihat perbedaan ini, tentunya ada indikasi water out. Ini yang > menjadi concern saya, pernahkan rekan-rekan menemukan hal seperti ini pada > reservoir yang belum banyak diproduksi. > Oh ya pengambilan samplenya pada titik yang sama. Sekarang saya masih > struggle dengan otak-atik kemungkinan Rw dan shale resistivity. Rw yang > digunakan relatif rendah, kurang dari 0.5 yang hal ini sesuai dengan > pengendapannya di neritik. Sw dihitung dengan menggunakan model Simandoux. > > Salam > GS > ________________________________ > From: Jhon Wood <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Saturday, October 13, 2012 9:59 PM > Subject: Re: [iagi-net-l] swirr lagi > > Pak Gantok, > > mungkin bisa di lihat lebih detil lagi di core report nya,,metode2 yg di > pakai dalam pengukuran core tersebut,, > termasuk jenis fluida nya (Rw atau salinity nya),, > metode pengeringan sample nya seperti apa,, > dan titik2 dari sample tersebut ada dimana jika di bandingkan dengan data > cutting atau interpretasi litologi nya,, > > 2012/10/13 shofiyuddin <[email protected]> > > > Bisa dijelasin lbh detil: > 1. Swirr dari SCAL dan RCAL, ni hasil dari pengukuran metode apa? Jenis > lumpur yg digunakan apa? > 2. Log NMR low confident, maksudnya apa ya? > 3. Pertanyaan, darimana air tersebut? Kalimat diatasnya sumur belum > diproduksi. Kata air disini merefer kemana ya? > > > > > > > Sent from Samsung tablet > > > > Gantok Subiyantoro <[email protected]> wrote: > > > Ingin tanya, berapa sih normalnya SWIRR pada litologi yang terdiri dari > selang-seling sand dan shale. Sebagai info, masing-masing ketebalannya 1-4 > inch, sedangkan tebal formasi itu sendiri, total, bisa mencapai 300 feet. > Namun yang produktif tebalnya 10 - 60 feet ?. Untuk memproduksinya > diperlukan fracturing job. Dari core data (4 wells) hasil Swir dari SCAL > menunjukkan 30 % sedangkan Sw dari RCAL = 70 - 80%, padahal formasi ini > belum banyak diproduksi. Bisakah data core ini dipercaya ?. Kita juga punya > data NMR, tapi low confident. Nilai resistivitynya juga rendah 3 - 5 ohmm, > por=+/- 17 % dan perm=40 - 400 mD . Pertanyaan berikutnya adalah dari mana > kira-kira air tersebut?. Mohon pencerahannya. Terimakasih,. > > GS. > > > > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2011-2014: Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com -------------------------------------------------------------------------------- Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. REGISTER NOW ! Contact Person: Email : [email protected] Phone : +62 82223 222341 (lisa) -------------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

