Yth Pak Kamsul,

 

Alhamdulilah, ada yang ikut nimbrung . Hatur nuhun dan suwun Pak Kamsul - -
- rasanya  capek juga ya ngikuti diskusi  tingkat tinggi  yang begitu
berkepanjangan. Mang Okim sebetulnya sangat mendambakan kalau kadang-kadang
ada juga postingan dari rekan-rekan di laboratorium mineralogi yang tentunya
sering melaksanakan penelitian - - - siapa tahu ada temuan-temuan baru yang
bisa disharing ke kami-kami yang tidak punya peralatan canggih seperti
mikroskop elektronik dll ( mikroskop polarisasi saja mang Okim belum punya -
- - he- -  hee ).  

 

Sebelumnya mang Okim  mohon maaf karena terlambat membaca email Bapak. Di
postingan terakhir, mang Okim menjelaskan tentang genesa krisokola kuarsa /
kalsedon yaitu  vein type dan crust type. Yang vein type adalah yang
benar-benar primer , berupa urat-urat hidrotermal yang memotong batuan
breksi atau lava bantal. Krisokola kuarsa jenis ini umumnya padat dan
menghasilkan batu mulia berwarna hijau kebiruan yang jernih ( disebut
mengristal ). Walaupun demikian, di dalamnya ada juga inklusi /
bintik-bintik hitam yang konon bisa ngalengit atau menghilang dengan
berjalannya waktu,  atau kalau dipanasi / digoreng. Inklusi mineral tembaga
yang teramati ( sekunder ? ) antara lain cuprite, malachite, tenorite, dan
bahkan native copper. Sekali lagi terima kasih atas sharingnya,

 

Salam Gem-Mineral Lovers,

 

Mang okim

 

 

From: Kamsul. Hidayat [mailto:[email protected]] 
Sent: 25 Oktober 2012 19:13
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: Re: [economicgeology] GEM-LOVERS : BATU BACAN

 

  

Dear  Ikbal dan Mang Okim;

 

Salam batu mulia;

 

Ikut nimbrung ya....bintik2 hitam di dalam Chrysocolla Quartz tersebut
mungkin bukan tembaga sekunder, tapi justru tembaga sulfida primer sejenis
Chalcocite. Chalcocite umum dijumpai pada  deposit dalam "magmatic-related"
maupun endapan exotic di dekat permukaan. Keberadaan bintik yg dapat
menghilang....bisa jadi disebabkan oleh sifat mineral ini yg lunak, mudah
tergores, mudah hilang. 

 

Chrysocolla quartz biasanya tdk berasosiasi dgn emas epithermal, karena
suhunya yg terlampau tinggi, dia bisa berasosiasi dengan tembaga &
basemetals. Tetapi dari keterangan Mang Okim di bawah, ditemukan juga jenis
Chrysocolla chalcedony....mungkin endapan emas epithermal ada di dalam
chalcedony dari P. Bacan ini. Thx sharingnya...

 

Salam,

Kamsul h 

 



Sent from my iPad


On Oct 24, 2012, at 7:46 PM, [email protected] wrote:

  

Mang Okim,

Terima kasih untuk pencerahannya, kebetulan rumah saya di Labuha dekat
dengan Keraton kesultanan Bacan (mudah-mudahan mang Okim masih ingat
gambaran kota Labuha).

Saat ini ditempat saya kabupaten Halmahera Selatan memang lagi ramai
kegiatan ekstraksi sumber daya mineral baik yang masih Eksplorasi maupun
yang sudah berproduksi hususnya Nikel yang ada dipulau Obi, pulau Obi
sendiri memiliki cadangan nikel cukup besar dibagian barat dan selatan,
sementara bagian utaranya terdapat bahan galian emas dan galena(emasnya
sendiri ditambang masyarakat). Sementara di pulau Bacan sendiri ada beberapa
perusahan yang sedang melakukan kegiatan eksplorasi emas dan tembaga.

Kembali ke batu Bacan, kalau diperhatikan keterdapan batu bacan tersebut
kemunculannya berupa boulder-boulder yang terjebak dalam endapan aluvial,
apa ada kemungkinan. masih bisa kita temukan body utamanya? Kalau itu bisa
terjadi kemungkinan bukan cuma diolah sebagai gemstone tapi bisa di
ekstraksi kandungan logamnya (tembaga dan teman2nya) mang Okim pernah
menganalisa grade metal conten-nya? Kalau pernah bisa di share angkanya?

Terima kasih.

Salam,
Ikbal

_

<<attachment: winmail.dat>>

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2011-2014:
Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
--------------------------------------------------------------------------------
Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
REGISTER NOW !
Contact Person:
Email : [email protected]
Phone : +62 82223 222341 (lisa) 
--------------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email 
to: [email protected]
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke