Tingkah seperti ini sudah terjadi berulang kali.Terus nanti dibantah.Terus
saling memaafkan,tanpa mencari akar masalah untuk diselesaikan.
Malaysia memang dari dulu senantiasa mempunyai karakter* "bermusuhan"*
atau*"iri"
* dengan Indonesia,hampir di segala sektor.Karakter inilah yang mendasari
pola hubungan,pola bertetangga dan pola berkomunikasi antara
keduanya.Jadi,nggak mengherankan klo dua karakter ini bertemu yang terjadi
adalah saling curiga,saling tidak percaya dan saling merendahkan.

Perkembangan bisnis Malaysia di ndonesia malin banyak.Namun karena "pola
hubungan" dan "karakter" yang seperti itu,maka yang terdengar dan terjadi
adalah:...pembunuhan orang hutan oleh perkebunan kelapa sawit
Malaysia,....penyelundupan kayu dan bahan tambang ke
Malaysia,...dsb.Demikian juga dengan kasus pelanggaran tapal batas, dan
kekerasan/pelecehan TKI yang tak terbilang jumlahnya.

Sebaiknya,janganlah kita kembangkan hubungan dengan Malaysia selama "pola
karakternya" belum dibenahi.Dan ini,sungguh berat dan perlu waktu
lama karena menyangkut Budaya Bangsa.Saya kadang berpikir,.."apa sih
ruginya klo kita nggak kenal dengan Malaysia??".....Mungkin saya
salah.Mungkin saja saya benar,....

Salam.
(hts)
2012/10/30 seno aji <[email protected]>

> Sebuah iklan tenaga kerja yang ramai beredar di malaysia dan membuat heboh
> dianggap melecehkan negara kita.
> Siapakah yang salah? Padahal sampai saat ini pemerintah telah berhasil
> menekan angka pengangguran dibawah 11 persen.
> Untung tulisannya maids bukan worker.
>
> Salam sumpah pemuda
> Sent from my @smartmail
>
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2011-2014:
> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> REGISTER NOW !
> Contact Person:
> Email : [email protected]
> Phone : +62 82223 222341 (lisa)
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the
> email to: [email protected]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net>Archive 
> 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

Kirim email ke