Dear Pak Andang,

Kok jadi pesimis Pak.

Di bawah kutipan dari Wikipedia, maaf kalau dlm bahasa ingris.

Hydrocarbon exploration (or oil and gas exploration) is the search by petroleum 
geologists and geophysicists for hydrocarbon deposits beneath the Earth's 
surface, such as oil and natural gas. Oil and gas exploration are grouped under 
the science of petroleum geology.
Exploration methodsVisible surface features such as oil seeps, natural gas 
seeps, pockmarks (underwater craters caused by escaping gas) provide basic 
evidence of hydrocarbon generation (be it shallow or deep in the Earth). 
However, most exploration depends on highly sophisticated technology to detect 
and determine the extent of these deposits using exploration geophysics. Areas 
thought to contain hydrocarbons are initially subjected to a gravity survey, 
magnetic survey, passive seismic or regional seismic reflection surveys to 
detect large-scale features of the sub-surface geology. Features of interest 
(known as leads) are subjected to more detailed seismic surveys which work on 
the principle of the time it takes for reflected sound waves to travel through 
matter (rock) of varying densities and using the process of depth conversion to 
create a profile of the substructure. Finally, when a prospect has been 
identified and evaluated and passes the oil company's selection criteria, an 
exploration well is drilled in an attempt to conclusively determine the 
presence or absence of oil or gas.

Oil exploration is an expensive, high-risk operation. Offshore and remote area 
exploration is generally only undertaken by very large corporations or national 
governments. Typical shallow shelf oil wells (e.g. North Sea) cost US$10 – 30 
million, while deep water wells can cost up to US$100 million plus. Hundreds of 
smaller companies search for onshore hydrocarbon deposits worldwide, with some 
wells costing as little as US$100,000.

Yang menarik menurut saya paragraph terakhir.
Eksplorasi Offshore dan daerah remote biasanya di lakukan oleh perusahaan besar 
atau perusahan national (National Government)?, mungkin contoh nyatanya 
Petrobras dan Petronas.
Gimamna dgn Indonesia ya?.
Eksplorasi Onshore yang drilling costnya relatif lebih murah juga masih 
dilakuakn perusahaan2 sedang dan besar di Indonesia.
Apakah convention yang umum di dunia tidak berlaku di indonesia?.

Salam.

Bahal Tambunan



-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
Sent: venerdì 9 novembre 2012 12.55
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] IRONI EKSPLORASI

IRONI DAN KOMEDI EKSPLORASI DI REPUBLIK MIMPI

Eksplorasi adalah:
1. Menjual blok migas se-banyak2-nya dg komitmen sebesar2-nya, tanpa peduli 
apakah ada data baru dan atau konsep baru tektonik - petroleum system di blok2 
baru itu.

Eksplorasi adalah:
2. Memberikan ijin spec survey - joint study ke siapapun yg minta daerah 
terbuka asal tdk overlap satu dg lainnya ... Dan jangan lupa joint study itu 
maksudnya anda membayar studinya kami memberi ijin-nya. Nah, krn kami ikut 
mengawasi dan juga bikin panel ahli reviewernya (yg seringkali tdd dr para 
pelaksana studi itu juga), maka tolong dipikirkan jugalah kami2  ... (tau 
sendiri khan maksudnya?)

Eksplorasi adalah:
3. Menitipkan dana2 APBN ke spec2 surveyor untuk akuisisi data baru dengan 
mengikuti saja trend dimanapun mereka rasa data itu bakal laku, Perkara teori 
tektonik apa dan mengapa daerah2 itu dipilih u/spec survey biarlah orang2 asing 
itu yg mengerti. Terlalu ruwet buat kami mikiri.

Eksplorasi adalah:
4. Bikin proyek2 studi penyiapan lahan yg dikerjakan lembaga2 riset  dan perg2 
tinggi menggunakan data yg itu2 juga dg bbrp pengaturan. Supaya kelihatan sbg 
blok baru maka namanya harus baru. Perkara data seismiknya yang itu2 juga 
(bahkan sebagian juga sdh nggak ada entah kemana)...publik juga hrs faham dan 
mengerti, cuma itulah yg mampu dilakukan oleh Republik ini. Apalah kita 
ini,..mana mungkin kita mikir konsep2 terobosan yg canggih2,.. Mending jual 
beli data dan blok yg kita recycle saja. Toh penyiapannya juga dibiayai rakyat 
ini ...

Apa? Studi Tektonik? Studi Cekungan? Wah, ...apa pula itu? Rasa2nya itu semua 
nggak ada kaitannya dg eksplorasi. Itu khan kerjaan para akademisi - periset2 
dasar yg jauh panggang dr api. Apa pula hubungannya dg penemuan minyak dan gas 
bumi? Sori, kami kurang mengerti. Karena memang kami dulu dididik untuk 
memproduksi minyak dan gas bumi, ..bukan mencari dan menemukannya sendiri!!!

Medan, 9 Nov 2012
Powered by Telkomsel BlackBerry®

eni spa
Sede Legale
Piazzale Enrico Mattei, 1
00144 Roma - Italia

Capitale sociale
euro 4.005.358.876,00 i.v.
Codice Fiscale e Registro Imprese di Roma n. 00484960588
Partita IVA n. 00905811006
R.E.A. Roma n. 756453

Sedi secondarie:
Via Emilia, 1 e Piazza Ezio Vanoni, 1
20097 San Donato Milanese (Milano) – Italia

eni.com<http://www.eni.com>

________________________________
Message for the recipient only, if received in error, please notify the sender 
and read http://www.eni.com/disclaimer/

Kirim email ke