Memang hebat negeri tercinta ini, pembisik lebih sakti dari menteri, barangkali Di ITB perlu dibuka Prodi: Pembisik?????
YSY 2012/11/15 Ok Taufik <[email protected]> > Ada kerancuan informasi yang disampaikan oleh ketua IAGI dan pengurus > (bendahara) Iagi seperti email yang dipostingkan oleh rahmadi avianto > seperti berikut: > Koko bukan IAGI tapi bener ada oknum IAGI yg pernah diskusi dg Mahfud MD > > Avi > > atau > > Loh meskipun yg maju Mohamdiyah tapi pembisiknya kan kita2 juga apa ngga > tahu > Nama IAGI kan harus muncul, yg penting kan bisikan udah jalan dan sudah > ada hasilnya > Selamat buat Indonesia merdeka dan terima kasih buat pak Mahmud MD > > Lam salam > Avi > > Sangat disayangkan kalau organisasi IAGI ini bisa dimanfaatkan oleh > oknum-oknum liar tanpa mengikuti akidah keorganisasian, perlu langkah > investigasi intern dilakukan untuk mencari fakta kebenaran atas kesimpang > siuran informasi tersebut. Sudah saatnya Badan kehormatan (dewan > Kehormatan) IAGI mengambil tindakan keorganisasian demi menjernihkan > kesimpang siuran peran "pembisik" dari pihak IAGI. > > 2012/11/15 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> > >> On Thursday, November 15, 2012, wrote: >> >>> ** >>> Pakdhe, apa bener IAGI menjadi pembisik para penggugat BPMIGAS? >>> Mohon jawabannya pakdhe... >>> Sent from my BlackBerry® >>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT >>> >> >> Koko dan juga rekan-rekan IAGI semua, saya tegaskan sekali lagi bahwa >> IAGI TIDAK PERNAH menjadi pembisik atau konsultan atau menghubungi dan >> dihubungi para pemohon pengajuan ke MK. IAGI selama ini dalam hubungannya >> dengan pembahasan UU MIGAS selalu membicarakan dan mengusulkan soal tehnis, >> performance, target-target eksplorasi, evaluasi, kemudahan perolehan data, >> riset dll. Dalam usulannya IAGI tidak membahas sisi kelembagaannya. Karena >> diluar kompetensi dan kepentingan. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya. >> >> IAGI secara kelembagaan dipanggil ke DPR, fraksi PKS, dan juga undangan >> ESDM dalam pembahasan UU MIGAS ini tahun 2010. Isi usulan serta isi dari >> materinya ada di sekretariat, mungkin besok bisa saya emailkan kalau >> kawan-kawan menginginkannya. Usulan itu sebelum dibacakan atau dibawakan >> selalu dibahas oleh PPIAGI bersama penasehat IAGI, juga team Pakar waktu >> kepengurusan saat itu, dimana saya juga salah satu yg ikut menyusun serta >> menghadirinya. Team lain yg saya ingat ikut dalam pembahasan ini, Pak Ketum >> Pak Lambok, Pak ADB, Yudi, Aris saya dan ada yg lain saya tidak ingat siapa >> saja orangnya. >> >> Dalam pengajuan gugatan ke MK ini IAGI TIDAK ada didalamnya, IAGI juga >> merasa tidak kompeten dan berkepentingan didalamnya. Silahkan diperiksa >> dalam dokumen-dokumen keputusan MK yang sudah beredar di milist ini >> beberapa hari yang lalu. >> >> Jadi mohon dimengerti bahwa IAGI bukanlah pembisik dari para pemohon >> >> Salam >> >> Rovicky Dwi Putrohari >> Keta umum IAGI >> >> >> -- >> *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"* >> >> >> >> -- >> *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"* >> > > > > -- > Sent from my Computer® > >

