Mas amin,

Menambahkan apa yang disampaikan oleh bu shinta.

Sedikit membagi pengalaman pribadi mengenai meeting BPMIGAS khususnya di divisi 
eksplorasi dinas geologi

Untuk membantu proses pekerjaan 303 K3S yang ada sekarang, hampir setiap hari 
kami tidak pernah putus dari yg namanya meeting, baik itu secara langsung tatap 
mata, per telefon maupun berdiskusi melalui email.

Kalau setiap hari ada 2 meeting formal saja bisa dibayangkan artinya ada 
sekitar 400 rapat/tahun yang harus dilaksanakan, jangankan 2 rapat/hari, bahkan 
pada waktu2 tertentu bisa paralel 4-5 rapat/hari. Itu pun kami masih harus 
menyelesaikan pekerjaan sehari2 dikantor.

Hal yang saya sampaikan pun masih dalam koridor hari kerja, bahkan hari libur 
pun kami masih mencoba mengakomodir hal-hal yang urgent untuk diselesaikan, 
misalnya kendala operasional dilapangan, usulan uji kandung lapisan, pendalaman 
dan pendangkalan sumur. Soal waktu ? Jangan ditanya pak, mau jam berapa  pun 
kami coba akomodir, silahkan bertanya kepada teman2 PHE WMO (mas dwi mandiri), 
Husky (azhali edwin), CPI (pak harry tapiheroe), PEP (mas agung, pak mursalam, 
mas menot dkk), jam 2 subuh sama aja dgn jam 5 pagi atau jam 12 siang.
24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan dan 365 hari setahun.

Ada satu cerita tahun lalu bahwa setelah sholat ied pun dan belum sempat 
sungkeman dgn sanak famili, kami sudah harus berjibaku dengan problem pemboran 
yang sedang dilakukan, ada juga pengalaman dimana malam takbiran kami masih 
harus bekerja melakukan evaluasi teknis karena K3S mengusulkan dan mengejar2 
kami karena tajak sumur akan di H+2 lebaran, padahal setelah AFE disetujui 
tiba2 tajak sumur diminta diundur ke H+7 hanya melalui telefon.

Mudah2an membantu mas amin dalam pencerahannya.

Salam
JAP


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Shinta Damayanti Gumelar <[email protected]>
Date: Fri, 16 Nov 2012 12:25:01 
To: milis IAGI<[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: RE: [iagi-net-l] Re: TATAPOLITIK Indonesia sudah banyak BERUBAH
 ---> BREAKING NEWS :BP MIGAS BUBAR!!


 pak amir, kalau dapat bpmigas menyelenggarakan rapat yang jauh2, jawabannya 
tidak. kalau bpmigas yg mengundang rapat, akan pakai ruang rapat lantai 35. ada 
arahannya dari SDM, diatur sudah.yg mungkin adalah permintaan dari KPS nya. 
karena kalau diadakan dikantor memang personil bpmigas berpotensi dipanggil 
urusan lain yg lebih urgent. bpmigas cukup kekurangan orang. team tempat saya 
bekerja terdiri dari 9 orang senior - junior ngurusi kegiatan pengeboran 
eksplorasi di 303 wilayah kerja. jadi memang susah bagi orangnya. tapi kami lbh 
suka di kantor karena tdk ada pekerjaan yg harus kami bebankan ke anggota tim 
sisanya. selesai rapat, sorenya saya tetap bisa mengerjakan pekerjaan lainnya. 
diman hal ini tdk mungkin jika tempat rapat diluar kantor. kami at cost pak, 
tidak per diem. dan tdk dapat advance. jadi kita talangin semua sendiri dulu. 
itupun tergantung kwitansi. biasanya si saya gk pernah claim makan dn tol. 
(kebiasaan buruk saya tiket tol lsg buang dan bon makan gk pernah diambil) 
penyelenggaraan rapat WP&B di sheraton dan bukan di kantor sudah pernah di 
access. dg proses yg saat itu bpmigas mau (one stop shopping), ya harus kelas 
hotel yg punya fasilitas nya. bahkan dicoba di kantor pada saat rvisi lalu, 
tidak maksimal. khususnya supaya dapat per diem, revisi WP&B lalu tidak 
sekalipun saya claim SPD untuk ke sherton pak dan hal yg sama saya tau 
dilakukan oleh beberapa rekan saya. wp&b saat ini pun hal tsb msh terjadi. ada 
hal lain yg mungkin tidak diceritakan. pada saat proses WP&B di sheraton, 
karena memang semua dinas dan lini ada di sheraton, sering pekerjaan pun kami 
bawa ke sana. sehingga untuk pekerjaan diluar WP&B diselesaikan one stop 
shoping juga. semoga menjelaskan. salamshinta damayanti(bangga menjadi pegawai 
BPMIGAS) 
 Date: Fri, 16 Nov 2012 08:29:24 +0400
From: [email protected]
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: TATAPOLITIK Indonesia sudah banyak BERUBAH ---> 
BREAKING NEWS :BP MIGAS BUBAR!!

Bu Nuning, atau siapapun yang bekerja di BPMigas,
Mohon maaf ini sebelumnya.
 
Saya dengar kalau BP Migas suka menyelenggarakan rapat yang jauh-jauh. Biar 
mendapat perdiem..
Bahkan supaya bisa masuk kategori luar kota, rapat diselenggarakan di Hotel 
Bandara Soekarno Hatta.
 
Hal-hal yang seperti ini yang dilihat orang diluar,
suatu hal yang juga bisa menyakitkan hati.

Kebetulan saya tidak pernah berurusan dengan BPMigas. jadi cuma bisa mendengar 
cerita2 saja.
 
Jadi mohon klarifikasinya.                                        

Kirim email ke