Good points dari PII, ada satu lagi yang msh disisakan untuk IAGI berkiprah: Supaya tidak dikuasai oleh asing (spt amanat MK), maka hrs di bikin kontrak yg nasionalis, nah kalao K3S itu jelas pemegangnya boleh book reserves dan mengusahakan (tidak selalu) cari pembeli gas. Sehingga produk K3S ini mungkin tampaknya bentuk dasar dari pro asing. Di dunia ini ada satu lagi jenis kontrak yaitu SC (service Contract) spt yg skrg verlaku misalnya di Filipina. Apakah kira kira BUMN nanti (yg pastinya akan punya balancesheet dan diberi hak terbatas kuasa pertambangan Mining Right, bukan economic right kyk PTM) akan menerapkan ini? Oh ya kalo sistem Royalti sudah pasti tidak lah
Salam Yudie “_^ -----Original Message----- From: Eko Prasetyo <[email protected]> Date: Mon, 19 Nov 2012 08:48:13 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Ketua MUI: BP Migas Memang Harus Bubar karena Pro Asing! BUMN yang menjadi penguasa cadangan MIGAS...hmm...ya rubah aja BP MIGAS jadi PT MIGAS :P\ Tapi kalo BUMN rentan swastanisasi....bisa2 investor2 di Singapur dan Hong Kong mencet2 pemerintah supaya "PT MIGAS" di IPO dan mereka mengambil saham2nya perlahan2... 2012/11/19 <[email protected]> > > -Kontrak migas dengan swasta/asing dilakukan dengan BUMN, bukan dengan > pemerintah >

